Perkuat Posisi Pasar, PT Softex Indonesia Bangun Pabrik Baru

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 11 Desember 2019 - 10:12 WIB

PT Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pertama di Indonesia pada tahun 1976.
PT Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pertama di Indonesia pada tahun 1976.

INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Softex Indonesia, produsen produk Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa, di bawah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies, berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di pasar Indonesia dengan membangun pabrik baru yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian. Pembangunan tersebut dilakukan untuk mengimbangi terus meningkatnya permintaan di pasar domestik.

Menurut Hendra Setiawan, Direktur Utama PT Softex Indonesia, saat ini Perseroan sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik terbaru yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini diharapkan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ke-3 tahun 2020.

Hendra mengatakan, pabrik baru tersebut terletak di kawasan industri GT Tech Park Karawang. "Pabrik ini akan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS),” ungkap Hendra.

Pabrik terbaru PT Softex Indonesia dibangun di atas lahan seluas 12 hektar (ha) dengan menerapkan teknologi ASRS untuk area warehouse-nya. Penerapan sistem dan mesin berteknologi baru ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi dan meningkatkan efisiensi penyimpanan barang.

Terkait dengan isu pelestarian lingkungan, Perseroan tidak hanya menghasilkan berbagai produk yang sekali dipakai dan dibuang begitu saja. Produk bekas pakai masih dapat dimanfaatkan. Produk popok bayi bekas misalnya, tidak dibuang begitu saja menjadi sampah tidak berguna.

“Popok bayi bekas yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat berubah menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai,” kata Hendra.

Dimulai sebagai perusahaan tekstil, PT Softex Indonesia mulai memproduksi dan memasarkan produk-produk pembalut wanita pertama di Indonesia pada tahun 1976. Sejak itu, PT Softex Indonesia berkembang menjadi perusahaan consumer goods terkemuka di Indonesia dan di seluruh wilayah Asia Tenggara.

Hendra Setiawan, Direktur Utama PT Softex Indonesia mengemukakan, "Kami memiliki pemahaman yang mendalam tentang konsumen kami. Kampanye pemasaran dan program komunikasi PT Softex Indonesia telah memastikan bahwa merek kami adalah merek pilihan konsumen yang populer di kategori masing-masing," ujarnya.

Sebagai bentuk komitmennya untuk memberikan kepuasan tertinggi kepada konsumen, merek-merek PT Softex Indonesia secara konsisten telah memenangkan banyak penghargaan bergengsi.

Menurut Hendra, selama bertahun-tahun, PT Softex Indonesia telah mengembangkan produk menjadi 3 (tiga) kategori, yaitu Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa, di bawah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies.

“Sebagai pelopor di segmennya dan sekarang menjadi bagian yang terintegrasi, kami melayani jutaan keluarga Indonesia dan dipercaya oleh berbagai generasi,” papar Hendra.

Perseroan menyediakan produk higienis sekali pakai, yaitu popok bayi, pembalut wanita, pantyliner, pembalut bersalin, popok dewasa, dan tissue basah dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia.

“Kami bangga menjadi pemilik berbagai merek pasar terkemuka di bidang perawatan bayi, perawatan dewasa dan perawatan feminin. Hal ini sejalan dengan visi strategis kami untuk melayani konsumen kami dalam seluruh tahapan siklus hidup manusia,” katanya.

Beberapa merek PT Softex Indonesia yang paling populer adalah Sweety, Happy Nappy, Confidence, Softex dan Softies.

Sweety merupakan produk perawatan bayi berupa popok yang dibuat PT Softex Indonesia pada akhir tahun 2003. Sweety hadir dengan dua varian produk, yaitu tipe perekat dan tipe celana. Dan hadir dalam tiga segmen dalam sub merek Sweety Gold, Sweety Silver, dan Sweety Bronze.

Happy Nappy merupakan produk popok bayi yang dibuat PT Softex Indonesia pada tahun 2009 dan hadir pula dalam dua varian, yaitu tipe perekat dan tipe celana.

Produk Confidence merupakan popok celana yang ditujukan untuk perawatan dewasa. Hadir dengan ekstrak lidah buaya untuk mencegah ruam dan inflamasi, Confidence juga memiliki dua varian produk, yaitu popok dewasa dengan tipe perekat dan tipe celana.

Tidak hanya itu, melalui merek Softex dengan varian Softex Daun Sirih, PT Softex Indonesia menawarkan produk pembalut dan pantyliner dengan ekstrak daun sirih. Ekstrak daun sirih telah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai salah satu antiseptik alami sehingga dapat menghambat tumbuhnya bakteri dan mengurangi risiko timbulnya bau.

Varian pembalut wanita lainnya, yaitu Softex Comfort Slim yang dibuat dengan desain Hello Kitty yang menarik untuk menyasar pasar remaja. Lapisannya disesuaikan untuk remaja aktif yang membutuhkan kenyamanan, kebersihan, dan keamanan saat sedang datang bulan.

Selain itu, PT Softex Indonesia memiliki dua merek tisu basah, yaitu Sweety Baby Wipes yang sesuai untuk kulit bayi dan Softies yang memiliki kandungan anti bacterial.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sri Mulyani Menteri keuangan (ist)

Rabu, 08 Juli 2020 - 09:22 WIB

Ketidakpastiaan Bikin Sri Mulyani 'Pusing' Susun Proyeksi Ekonomi

Sri Mulyani menjelaskan, ketidakpastian disebabkan karena tidak ada yang mengetahui mengenai kapan akan berakhir maupun apakah akan terjadi gelombang yang kedua atau tidak, serta apakah akan…

Sosialisasi Implementasi Indonesia Terhadap Perjanjian AHKFTA dan AHKIA

Rabu, 08 Juli 2020 - 09:15 WIB

AHKFTA dan AHKIA Dimulai, Peluang Indonesia Tingkatkan Ekspor di Pasar Asia Meningkat

Indonesia mulai mengimplementasikan Perjanjian ASEAN – Hong Kong, China Free Trade Agreement (AHKFTA) dan ASEAN – Hong Kong, China Investment Agreement (AHKIA) pada 4 Juli 2020.

Equnix Business Solutions

Rabu, 08 Juli 2020 - 09:00 WIB

Peran Open Source di Era New Normal

Tidak ada satupun yang memprediksi bahwa di triwulan pertama tahun 2020 merupakan momentum awal sebuah perubahan didunia. Virus Covid19 membuat hampir seluruh aktifitas masyarakat dunia berubah.…

Presiden Joko Widodo

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:55 WIB

Urusan Administrasi Jadi Hambatan Pembangunan Tol Cisumdawu, Jokowi Inginkan Ada Regulasi Sederhana

Saat ini, beberapa yang masih menjadi kendala antara lain adalah proses pembebasan lahan dan pengembalian dana talangan tanah yang juga terhambat karena urusan administrasi.

Menkeu Sri Mulyani

Rabu, 08 Juli 2020 - 08:53 WIB

Catat! Pemerintah Siapkan Rp123, 46 Trilun untuk Modal Kerja 60 Juta UMKM, Menkeu: Ini Menu Komplit Untuk Ekonomi Bergerak

Selain lebih dari 60 juta pelaku UMKM yang berada di bawah lembaga perbankan yang akan terbantu melalui program ini. Pemerintah juga tidak melupakan UMKM yang ada di bawah lembaga pembiayaan.…