INDUSTRY.co.id - Wenzhou--Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke China 4-6  Desember 2019. Selain bertemu dengan sejumlah investor, Bahlil juga mensosialisasikan Instruksi Presiden (Inpres) No.7/2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha.

Advertisement

"Kepala BKPM tadi jumpa dengan investor-investor. Beliau sosialisasikan bahwa pemerintah melakukan banyak reformasi dan perubahan guna menjamin kecepatan dan  kemudahan berusaha di Tanah Air melalui Inpres No.7 tahun 2019. Beliau keliling datangi satu demi satu investor," ujar Rizal Calvari  Anggota Komite Investasi BKPM Bidang Komunikasi dan Informasi di Wenzhou, China hari ini.

Sebagaimana diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menetapkan BKPM sebagai satu-satunya lembaga untuk mengkoordinasikan untuk melaksanan perizinan berusaha.

Advertisement

Hal tersebut tertuang melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha. Instruksi tersebut mulai berlaku sejak inpres itu dikeluarkan, yakni 22 November 2019.

Dalam inpres tertulis, Kepala BKPM, bertugas untuk mengkoordinasikan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dalam rangka peningkatan peringkat kemudahan berusaha (ease of doing business).

Advertisement

BKPM juga diinstruksikan Jokowi untuk melakukan evaluasi pelaksanaan perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi, yang dilakukan dan diberikan oleh kementerian/lembaga. BKPM ditugaskan untuk menyampaikan rekomendasi hasil evaluasi kepada menteri/kepala lembaga.

Selain itu juga, BKPM bertugas untuk memfasilitasi dan memberikan layanan kepada pelaku usaha dalam pengurusan perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi.

Advertisement

BKPM juga diharuskan untuk menyusun Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi yang dilegasikan oleh menteri/kepala lembaga.

Rizal mengatakan, Selama di Tiongkok, Kepala BKPM memimpin delegasi berkunjung ke Shanghai, kota industri dan manufaktur Wenzhou, dan Tongxiang di Provinsi Zhejiang. Rombongan bertemu dengan para investor dan mengunjungi sejumlah pabrik dan pemerintah daerah di Kota Wenzhou, Provinsi Zhejiang. Selain mengunjungi pabrik-pabrik petrokimia dan baterai,serta pabrik smelter, delegasi juga melakukan tatap muka dan pembicaraan dengan Pendiri dan Top manajemen Huafon Group dan Tsingshan serta Walikota Wenzhou. Rombongan juga telah mengunjungi pembangkit listrik Shan Du Hydro, milik dari Tsingtuo Group.

"Investor di China menyambut baik Inpres tersebut dan siap meningkatkan investasinya di Indonesia," papar Rizal