INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan membagikan dividen untuk tahun buku 2016 sebesar Rp513 miliar (Rp37,87 per saham). Itu mencapai sekitar 30% dari laba bersih 2016 perseroan sebesar Rp1,71 triliun. Pembagian dividen tersebut akan dilaksanakan sebulan setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan.
“Sisa laba bersih 2016 perseroan, setelah dikurangi oleh berbagai keperluan untuk dialokasikan, akan dibukukan ke dalam laba ditahan (retained profit),” ujar M. Choliq, Direktur Utama WSKT, dalam konferensi pers usai RUPST di Kantor Pusat Waskita Karya di Cawang, Jakarta Timur, Jumat (17/03/2017).
Choliq juga menuturkan, perseroan sepanjang Januari-Februari 2017 baru memperoleh kontrak baru sebesar Rp8,6 triliun, atau baru mencapai sekitar 11% dari target kontrak baru 2017 sebesar Rp80 triliun.
“Penjualan perseroan per Februari 2016 tercatat sebesar Rp5,3 triliun, atau sekitar 13,59% dari target penjualan 2017 sebesar Rp39 triliun. Laba sepanjang periode tersebut sebesar Rp350 miliar, atau baru 10% dari target laba bersih 2017 sebesar Rp3,5 triliun,” papar Choliq.
Choliq mengemukakan, total proyek jalan tol yang dimiliki Waskita Karya dan ditandatangani oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) dalam hal ini Kementerian PU adalah sepanjang 962 kilometer (km). “Kami berharap memperoleh proyek tol lagi sepanjang 840 km,” tukasnya.
Choliq mengungkapkan, proyek tol tersebut akan diperoleh melalui tender sepanjang 194 km, melalui amandemen BPJT yang dimiliki Waskita Karya sepanjang 86 km, melalui prakarsa atau inisiatif sepanjang 378 km dan melalui akuisisi lain-lain sepanjang 219 km. “Sehingga total proyek tol yang dikerjakan Waskita Karya akan mencapai 1.839 km,” pungkas Choliq.
Choliq menjelaskan, total ruas tol yang sudah dibangun Waskita Karya hingga kini sepanjang 50 km. Sepanjang 30 km adalah ruas tol hingga Pejagan dan sepanjang 21 km adalah ruas tol Pejagan-Pemalang hingga ke Brebes Timur.
“Hingga akhir 2017, total tol yang dibangun Waskita Karya ditargetkan sepanjang 300 km, hingga akhir 2018, total tol tersebut menjadi 800-900 km, dan hingga Juni 2019, Waskita Karya diharapkan sudah membangun jalan tol sepanjang 1.100 km,” pungkas Choliq.***