Halal Taourisme Incaran Bisnis BNI Syariah

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 16 November 2019 - 10:38 WIB

BNI Syariah. (Foto: IST)
BNI Syariah. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah berkomitmen mendukung pengembangan industri halal di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 yang dilangsungkan pada 12-16 November 2019 di JCC Senayan, Jakarta.

Pada hari keempat rangkaian acara ISEF yaitu pada 15 November 2019 dilangsungkan International Summit and Conferences dengan salah satu agenda yaitu Indonesia Halal Tourism Conference (IHTC) yang diinisiasi oleh Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) di Cendrawasih Room, JCC Senayan.

Dalam IHTC digelar diskusi panel dengan tema Expanding and Growing Your Business in Halal Tourism Industry, dengan narasumber Direktur Bisnis SME & Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati; CEO CrescentRating GMTI Mastercard, Fazal Bahardeen; Vice President Market Management Accommodation Traveloka John Safenson; dan Ketua PPHI, Riyanto Sofyan. Pada kesempatan ini juga dilakukan business matching dengan anggota PPHI.

Dhias Widhiyati mengatakan gelaran ini diharapkan bisa meningkatkan awareness masyarakat terkait produk-produk halal. Selain itu peserta diharapkan bisa mengoptimalkan nilai bisnis terkait industri ini. Dalam hal ini, BNI Syariah memberikan fasilitas value chain financing bagi industri pariwisata untuk pengembangan usaha resort dan restoran halal,” kata Dhias di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 300 orang ini, dibahas mengenai potensi populasi muslim di dunia yang sangat besar sekitar 1,8 miliar menjadikan potensi pasar muslim sama dengan potensi pasar di Republik Rakyat Cina.

Selain itu, perubahan teknologi komunikasi dan transportasi telah banyak mengubah gaya hidup di dunia. Perjalanan wisata kini juga banyak melibatkan kelompok usia muda dan kaum perempuan sebagai faktor penting dalam gaya wisata dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Tekstil

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:30 WIB

Kemenperin Pastikan Pengembangan Kawasan Industri Tekstil Akan Fokus di Pulau Jawa

Pemerintah telah merencanakan setidaknya lima wilayah di Pulau Jawa yang di dalamnya terdapat industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Ilustrasi Industri Otomotif (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 13:01 WIB

Menperin AGK Pacu Produk Otomotif Berorientasi Ekspor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu daya saing industri otomotif nasional, agar mampu memberikan kontribusi positif terhadap devisa negara. Salah satu hal yang dilakukan adalah…

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Jumat, 13 Desember 2019 - 12:00 WIB

Ulang Tahun Slank Band ke 36 di Waingapu NTT

Bimbim Slank jatuh cinta dengan keperawanan dan keseksian Pulau Nusa Tenggara Timur (NTT) padahal sebelumnya Bim-Bim buta tentang NTT. Tapi lantaran keinginannya untuk membahagiakan keluarga…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:33 WIB

Perlakuan Benih Cegah Serangan Hama dan Penyakit

Karawang Pengendalian hama atau Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) tidak harus selalu dilakukan pada saat pertanaman sudah tumbuh. Akan tetapi bisa dilakukan juga pada benih padi sebelum ditanam.

Pengurus Asosiasi Bela Hak Cipta yang dipimpin oleh Erwanda Lukas alias Papa T Bob ( berdiri, paling kiri) beraudiensi dengan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) James F Sundah, Rien Uthami Dewi, Yessi Kurniawan dan Rapin Mudiarjo Kawaradji (Duduk).

Jumat, 13 Desember 2019 - 11:06 WIB

Di Hadapan Musisi Senior, LMKN Tegaskan Pembagian Royalti 2 X Setahun

Lembaga Manajemen Kolektif Nasional atau LMKN yang merupakan Lembaga resmi yang berwenang memungut royalti dan menyalurkannya ke pemilik karya dan hak cipta, menegaskan bahwa mereka menyalurkan…