Menteri Basuki Dorong Peneliti di Tanah Air untuk Terus Lakukan Riset dan Inovasi

Oleh : Hariyanto | Kamis, 14 November 2019 - 09:16 WIB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

INDUSTRY.co.id - Malang - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong para profesor dan peneliti di Tanah Air untuk terus melakukan riset dan inovasi sampai  karya atau  teknologi yang dihasilkan bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Basuki saat menghadiri acara Pengukuhan  Profesor Universitas Brawijaya Malang, Rabu (13/11/2019).

"Profesor harus bisa lebih lagi, sebelum hasil penelitiannya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya sering menyampaikan profesor tidak hanya smart tetapi juga wisdom dan akhlakul karimah," kata Menteri Basuki.

Gelar Profesor Universitas Brawijaya  diberikan kepada Pitojo Tri Juwono  atas penelitiannya tentang perspektif manajemen dan Rekayasa Sumber Daya Air dalam Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan Amin Setyo Leksono atas penelitianya tentang Peningkatan Peran Komunitas Arthropoda khususnya di Agroekosistem untuk Pengendalian Hama.

Menteri Basuki mengatakan profesor harus menjadi motor penggerak pengembangan sumber daya manusia di setiap institusi yang menaunginya, terlebih saat ini Pemerintah tengah  fokus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dalam program  lima tahun ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki mengapresiasi penelitian yang dilakukan Prof. Pitojo tentang pentingnya ketersediaan air, khususnya dalam pembangunan sebuah kota baru. "Paper-nya Prof. Pitojo tentang ketersediaan sumber air baku di calon Ibu Kota Negara di Kaltim adalah one step ahead, antisipasif, karena yang pasti dibutuhkan pertama kali adalah air dan energi," tutur Menteri Basuki.

Menurut Menteri Basuki, Kementerian PUPR telah mempersiapkan pembangunan 3 bendungan dan 1 Intake Sistem Penyediaan Air Minum dari Sungai Mahakam untuk mendukung ketersediaan air baku di IKN. Ketiga bendungan dan 1 Intake tersebut akan memenuhi kebutuhan air baku untuk 1,5 - 2 juta pupulasi dengan asumsi konsumsi air 300 liter/hari/orang.

"Bendungan yang kecil bisa untuk amenitis, sebagai komponen Kota Cerdas, Forest City maupun smart Metropolis. Sementara bendungan satu yang besar untuk ketersediaan air baku konsep perencanaan menggabungkan ruang biru dengan ruang hijau.," ujar Menteri Basuki.

Pada program kerja 2020-2024, Menteri Basuki juga menyampaikan, penyediaan sumber daya air tetap akan menjadi salah satu prioritas Kementerian PUPR, dimana  akan terus dilakukan pembangunan bendungan, jaringan irigasi, embung, dan penyediaan air baku.

"Untuk program 2020 – 2024, kita masih akan membangun bendungan. Dari 61 bendungan, 16 diantaranya sudah selesai pada kurun waktu 2015 – 2019. Sedangkan 45 bendungan lainnya saat ini dalam tahap konstruksi dan akan kita lanjutkan. Lima tahun kedepan (2020 – 2024) kita  akan tambah lagi 15 bendungan sehingga tahun 2024 diharapkan semuanya dapat selesai," tutur Menteri Basuki.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelaku Bisnis USA Sambut Baik Percepatan Perbaikan Iklim Investasi Indonesia

Sabtu, 07 Desember 2019 - 09:00 WIB

Pelaku Bisnis USA Sambut Baik Percepatan Perbaikan Iklim Investasi Indonesia

Pelaku bisnis Amerika Serikat menyambut baik gebrakan Kabinet Indonesia Maju dalam memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Hal tersebut diutarakan sejumlah pengusaha AS dalam forum “Indonesia…

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

UNEP : 76% Karhutla 2019 di Lahan Terlantar

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) mengeluarkan data terbaru yang menyatakan luasan hutan dan lahan terbakar pada tujuh provinsi di…

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama…

Laksamana Muda TNI (Purn) Untung Suropati

Sabtu, 07 Desember 2019 - 06:00 WIB

Untung Surapati akan Merehab Rumah Bung Karno di Surabaya

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Surabaya memiliki peran penting. Selain sebagai kota perdagangan dan kota maritim, Surbaya juga menjadi kota pahlawan yang menyimpan berbagai sejarah…

Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI : Gunakan Filosofi Ala Bisa Karena Biasa

Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan…