Kementerian PUPR Rampungkan Rekonstruksi Pasar Wouma di Wamena

Oleh : Hariyanto | Kamis, 14 November 2019 - 09:06 WIB

Pasar Wouma di Wamena
Pasar Wouma di Wamena

INDUSTRY.co.id - Wamena – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan tugas rekonstruksi Pasar Wouma di  Wamena, Jayawijaya, Papua sesuai perintah Presiden Joko Widodo pada saat mengunjungi Wamena pada Senin (28/10/2019) silam. Presiden Jokowi memberi waktu dua minggu untuk rekonstruksi Pasar Wouma sebagai prioritas untuk pemulihan kegiatan ekonomi Kota Wamena.

Pasar Wouma merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Wamena dengan luas 740 m2. Tercatat usai kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019 lalu, sebanyak 128 lapak pedagang rusak terbakar sehingga mengalami rusak berat.

"Untuk mengembalikan kondisi pasar agar kembali berfungsi sebagai kegiatan jual beli kebutuhan logistik masyarakat, Kementerian PUPR telah menyelesaikan rekonstruksi pasar tersebut dalam 2 minggu dengan anggaran sebesar Rp 4,74 miliar sesuai dengan perintah Presiden," ungkap  Basuki, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (14/11/2019).

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PUPR menugaskan PT. Nindya Karya didukung Konsultan PT. Virama Karya dan personil TNI AD. Rekonstruksi dilakukan dengan memanfaatkan struktur beton bertulang dari bangunan eksisting sebelumnya. Perbaikan dilakukan pada rangka atap, penutup atap, meja lapak dengan dilapisi keramik, dan perbaikan lantai. 

Selain perbaikan Pasar Wouma, Kementerian PUPR juga melaksanakan perbaikan fasilitas sosial dan umum, seperti gedung pemerintahan, toko, sekolah dan rumah penduduk yang rusak akibat aksi massa di Wamena pada September 2019 lalu.

Dari hasil identifikasi di lapangan, sebanyak 6 kantor Pemerintahan mengalami rusak berat, seperti Kantor Bupati Jayawijaya, Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH), PLN, KUA dan Kantor Dinas Perhubungan.  Selain kantor Pemerintahan, menurut hasil identifikasi terdapat 18 sarana pendidikan, 403 ruko, dan 183 unit rumah warga mengalami rusak berat.

Untuk perbaikan kantor pemerintah baik yang rusak berat dan ringan, diperkiraan akan membutuhkan anggaran sekitar Rp 131,5 miliar dan untuk sarana serta prasarana pendidikan diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 13,9 miliar. Sementara untuk perbaikan rumah yang rusak, akan dilakukan melalui skema program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

UNEP : 76% Karhutla 2019 di Lahan Terlantar

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP) mengeluarkan data terbaru yang menyatakan luasan hutan dan lahan terbakar pada tujuh provinsi di…

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Sabtu, 07 Desember 2019 - 07:00 WIB

BKPM Kembali Gelar Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan KPBU Pengembangan Kawasan Jogja Agro Techno Park

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama Kerjasama…

Laksamana Muda TNI (Purn) Untung Suropati

Sabtu, 07 Desember 2019 - 06:00 WIB

Untung Surapati akan Merehab Rumah Bung Karno di Surabaya

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia, Surabaya memiliki peran penting. Selain sebagai kota perdagangan dan kota maritim, Surbaya juga menjadi kota pahlawan yang menyimpan berbagai sejarah…

Panglima TNI, Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Panglima TNI : Gunakan Filosofi Ala Bisa Karena Biasa

Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem dan metoda latihan yang berkelanjutan serta evaluasi dari setiap tahapan…

Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han),

Sabtu, 07 Desember 2019 - 05:00 WIB

Pangdivif 2 Kostrad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad di Merauke

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), didampingi Asops Kasdivif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi dan Danbrigif Mekanis Raider…