Pegadaian Bersinergi dengan Kawasan Berikat Nusantara Dalam Pemanfaatan Produk dan Pelayanan

Oleh : Hariyanto | Selasa, 12 November 2019 - 11:27 WIB

Pegadaian Bersinergi dengan Kawasan Berikat Nusantara
Pegadaian Bersinergi dengan Kawasan Berikat Nusantara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam rangka mewujudkan semangat sinergi bisnis antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pegadaian (Persero) menjalin kerja sama untuk pemanfaatan produk dan pelayanan dengan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Direktur Utama KBN Sattar Taba.

"Kerja sama ini merupakan bentuk semangat sinergi BUMN guna pemanfaatan produk dan pelayanan antar perusahaan. Pada kerja sama kali ini Tabungan Emas Pegadaian menjadi produk unggulan yang ditawarkan pada KBN," kata Kuswiyoto pada acara Penandatanganan Kerja Sama Pegadaian dan KBN, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Kuswiyoto menerangkan, jumlah tabungan emas per September 2019 sebesar 3,6 ton dari sebelumnya hanya sebesar 3,4 ton. Sementara jumlah nasabah tabungan emas sudah mencapai 3,3 juta orang atau naik dari posisi sebelumnya sebanyak 3,1 juta nasabah.

Kuswiyoto juga mengungkapkan, kerja sama dengan KBN sebagai pedoman dan langkah awal dalam meningkatkan sistem penjualan dan pemasaran dengan kompetensi, fasilitas serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan. Sehingga, kerja sama ini juga untuk mengembangkan jaringan kedua BUMN.

"Dengan kerja sama dengan KBN, bisnis gadai akan semakin meningkat. Karena, kami meyakini akan membawa dampak usaha kedua belah pihak akan lebih meningkat." kata Kuswiyoto. 

Penandatangan kerja sama antar dua perusahaan BuMN ini bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing-masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bidang usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti diketahui di tahun 2019, Pegadaian telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan Instansi Pendidikan di seluruh Indonesia. Perusahaan besar yang sudah jalin kerja sama dengan Pegadaian diantaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Bank Mandiri (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), dan PT Telekomunikasi Selular (Persero).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tenaga Medis Memeriksa Sampel darah Pasien

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:25 WIB

Pasien Positif COVID-19 Jadi 60.695, Yurianto: Tertinggi Jatim 13.048, Jakarta 11.961, Sulsel 5.559, Jateng 4.293 dan Jabar 3.374

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 60.695.

Sertifikasi pekerja

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:22 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Sertifikasi Pekerja Bangunan Program Sarhunta

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembekalan dan sertifikasi pada para pekerja bangunan. Salah satunya pekerja bangunan yang mengerjakan program Sarana Hunian…

The NextDev Hub Virtual Talks

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:15 WIB

Telkomsel Gelar The NextDev Hub Virtual Talks untuk Dorong Komunitas Startup dan Penggiat Ekosistem Digital Terus Produktif

The NextDev Hub Virtual Talks menghadirkan rangkaian diskusi panel, webinar dan loka karya (workshop) yang diselenggarakan melalui siaran langsung di platform YouTube. Topik-topik yang dibahas…

Gubernur Kalbar Sutarmidji (Detik.Com)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:06 WIB

Cara Gubernur Kalbar Sutarmidji Tekan COVID-19: Gelar Rapid Test hingga Cek Langsung Menu Makanan di Rumah Sakit

Gubernur Kalbar Sutarmidji Tekan Sebaran COVID-19: Gelar Rapid Test Massal hingga Mengecek Langsung Menu Makanan di Rumah Sakit Jakarta, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji mengungkapkan…

Protes PPDB soal batas usia siswa dan zonasi sekolah Jakarta (foto CNNIndonesia)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:02 WIB

Pak Anies Tolong Turun Tangan Langsung Urusi PPDB DKI

Jakarta-Fraksi Golkar meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerangkan kepada masyarakat soal kebijakan PPDB tersebut.