INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Trisula Textile Industries Tbk (“BELL”) mencatat kenaikan penjualan selama sembilan bulan pertama tahun 2019 naik 27% dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun 2018. Kenaikan ini ditopang kenaikan penjualan di dalam negeri hingga 30% untuk periode yang sama. Kontribusi penjualan di dalam negeri ini mencapai 96% dari total penjualan Perseroan.

Advertisement

Sementara itu, meskipun beban pokok penjualan Perseroan juga naik 30%, namun BELL tetap mencetak peningkatan laba bersih sebesar 15%YoY, dari Rp19,58 miliar untuk sembilan bulan pertama tahun 2018 menjadi Rp22,61 miliar untuk periode yang sama di tahun 2019.

Karsongno Wongso Djaja, Direktur Utama PT Trisula Textile Industries Tbk mengatakan bahwa BELL melakukan continuous improvement melalui revitalisasi mesin dengan teknologi baru serta terus meningkatkan kompetensi karyawan di semua level. “Semua itu bertujuan akhir untuk meningkatkan kepuasan pelanggan melalui peningkatan kualitas, lead time serta keunikandaripada produk kami,” tambahnya.

Advertisement

Dengan bahan kain berkualitas yang diproduksi oleh BELL, dikenal di dalam dan luar negeri dengan merek Bellini dan Caterina, serta didukung dengan kelengkapan aksesoris yang berkualitas membuat penjualan produk seragam serta aksesorisnya melalui entitas anak PT Mido Indonesia terus mengalami pertumbuhan.

 “Pesanan pembuatan seragam terus meningkat dan kami melihat peluang besar di pasar seragam yang niche. Kain BELL menjadi bahan seragam favorit dipakai olehberbagai perusahaan dan instansi,” ungkap Karsongno.

Advertisement

“Kami fokus pada keunikan dari setiap seragam dan aksesorisnya, potongan dan material yang nyaman, serta disesuaikan dengan citra perusahaan yang memerlukan seragam.”

Dengan kualitas yang tinggi dan unik, kain BELL membuat permintaan di bidang fashion meningkat.

Advertisement

“Sebagai produk asli Indonesia, kami ingin mengambil bagian dalam mengembangkanindustri kreatif dalam negeri. Desainer dapat memesan kain BELL dengan warna khusus yangterjamin pengadaannya untuk pemesanan ulang. Itu salah satu faktor yang membuat kami dapatberkompetisi dengan produk kain impor yang banyak masuk di Indonesia,” kata Karsongno.

BELL juga terus meningkatkan kualitas proses instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar tetapsesuai dengan Baku Mutu yang ditetapkan dalam peraturan dan perundang‐undangan yang

berlaku serta untuk mendukung penuh program Citarum Harum yang dicanangkan Presiden dalam upaya memulihkan fungsi dari sungai terpanjang di Jawa Barat tersebut.

Perkembangan lain, saham BELL sedang dalam rencana diakuisisi sebesar 78,52% oleh PT TrisulaInternational Tbk (“TRIS”) agar tercipta sinergi untuk menghasilkan produk yang lebih kompetitif di industri garmen dan tekstil. “Sejalan dengan berbagai upaya peningkatan kualitas yang kami lakukan, kami optimis target Perseroan di awal tahun 2019 dapat tercapai,” ujar Karsongno menutup perbincangannya.