INDUSTRY.co.id - Jayapura– Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke 91, PT Hutama Karya (Persero)(Hutama Karya) kembali menyelesaikan salah satu mega proyek infrastruktur kebanggaan diujung negeri yaitu Jembatan Youtefa, Papua. Jembatan sepanjang 733 meter ini merupakanhasil karya BUMN Karya, yaitu Hutama Karya dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero),Tbk. (PP) dan PT Nindya Karya (Persero) (Nindya Karya) dengan PP sebagai leader project -nya.
Pada Senin (28/10/2019), Presiden RI, Joko Widodo meresmikan secara langsung jembatan yangterletak di bagian timur Indonesia tersebut dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umumdan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian;Plt. Kapolri, Komjenpol Ari Dono; Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto; Kepala BIN, Budi Gunawan; Guberur Provinsi Papua, Lukas Enembe; dan Direktur Operasi Hutama Karya, Mohammad Indrayana.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa senangnya dapat meresmikan jembatan ia impikan di kota Jayapura tersebut. “Jembatan menjadi tonggak sejarah di tanahPapua. Bukan hanya simbol penting yang menyatukan kita sebagai saudara sebangsa dansetanah air namun juga simbol sumpah kemajuan untuk membangun tanah papua. Tanahpapua harus maju seperti daerah lain di Indonesia karena papua adalah surga kecil yang jatuhke bumi menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan merawat tanah papua,” tutur Jokowi.
Ia juga menambahkan bahwa ini adalah kunjungan kerja pertama yang ia lakukan setelahdilantik sebagai Presiden RI periode 2019-2024.
Di sela-sela kegiatan peresmian tersebut, Indrayana menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Jembatan Youtefa ini akan menjadi solusi permasalahan kepadatan pendudukdi Kota Cendrawasih tersebut. “Hutama Karya sangat bangga dapat terlibat dalampembangunan jembatan ikonik ini. Tentu dengan terbangunnya Youtefa ini manfaatnyasangat banyak. Yang paling terlihat adalah waktu tempuh dari Kota Jayapura jika ingin menuju
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw akan lebih cepat menjadi hanya sekitar 30-45 menit
saja, dari semula 1,5 hingga 2 jam. Seperti kita tau Skouw juga menjadi embrio pusatpertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan,” ujar Indrayana menjelaskan.
Lebih lanjut Indrayana juga memaparkan kabar gembira lainnya dimana jembatan ini akanmenjadi sarana pendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diselenggarakandi Papua. “Untuk persiapan PON, jembatan ini akan memudahkan para peserta karena dapatmemperpendek waktu tempuh menuju venue beberapa cabang olahraga di Kawasan Koya,Muara Tami,” pungkasnya menambahkan.
Jembatan Youtefa merupakan proyek Sinergi antara Hutama Karya, PP, dan Nindya Karyayang pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2015 lalu. Pembangunan jembatan inimenelan dana sekitar 1,8 triliun rupiah dengan sumber pendanaan dari APBN. Jembatan yangmembentang di atas Teluk Youtefa ini dihiasi dengan dua buah pelengkung baja berwarnamerah nan megah.
Jembatan Youtefa membentang sepanjang sekitar 1.800 meter dengan lebar 17 meter.jembatan tersebut dihiasi oleh dua buah pelengkung baja berwarna merah dan terlihatmegah.
Jembatan ini digadang-gadang menjadi Ikon baru Kota Jayapura sebagai simbolpertumbuhan ekonomi dan kemajuan infrastruktur di wilayah timur. Dengan warna merahmencolok, pembangunan jembatan ini sempat meraih rekor dari Museum Rekor Indonesia(MURI) yakni rekor pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh dan rekorpemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang.
Menariknya, perakitan bentang tengah jembatan ini tidak dilakukan di lokasi pembangunanmelainkan di Surabaya oleh PT PAL Indonesia. Setelah dirakit, Bentang Tengah kemudiandikirim menuju papua menggunakan kapal. “Ini merupakan amanah bagi Hutama Karya dankami akan terus hadir untuk membangun infrastruktur besar lainnya yang dapat bermanfaatbagi masyarakat Indonesia hingga ke pelosok negeri,” ungkap Indrayana.