Pentingnya Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

Oleh : Herry Barus | Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:00 WIB

Pentingnya Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini
Pentingnya Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Maraknya bencana alam yang terjadi di Indonesia, mulai dari kebakaran hutan, gempa bumi, gelombang pasang hingga letusan gunung merapi yang baru- baru ini terjadi menginisiasi Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor dan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) menggelar simulasi tanggap bencana untuk murid sekolah dasar.

Mengusung tema “Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau sebagai edukasi tanggap bencana” ini dikarenakan korban jiwa dalam suatu bencana lebih banyak anak-anak karena kemampuan mereka menyelamatkan diri, dan pengalaman terhadap bencana minim.

“Edukasi tanggap bencana yang ditujukan bagi siswa SD dinilai penting karena bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.  Pada jenjang ini, anak-anak mulai belajar mandiri dan mulai menghabiskan waktunya di sekolah di luar pengawasan orang tua. Dikhawatirkan, bencana terjadi saat mereka sedang tidak bersama orang tua,” kata Ova Candra Dewi dari Departemen Arsitektur Fakultas Teknik UI dalam simulasi sigap kebencanaan, Kamis (17/10).

Lanjutnya, ada dua jenis bencana alam yang diambil sebagai tema simulasi yang disesuaikan dengan konteks geografis sekolah, yaitu gempa bumi untuk sekolah yang terletak di lokasi dengan kontur relatif berundak-undak dan banjir bandang untuk lokasi sekolah yang tepat bersebelahan dengan sungai.

Simulasi dilakukan dua kali di hari yang berbeda dengan melibatkan 15 siswa kelas 1-3 dan 15 siswa kelas 4-6.

Ova Chandra menambahkan bersama tim Sibat dan PMI Kabupaten Bogor, tim UI merancang skenario simulasi agar sedekat mungkin dengan keadaan sebenarnya. Keperluan yang mendukung simulasi tersebut seperti sirene, tenda P3K, titik dan arah evakuasi, dan lainnya telah disiapkan beberapa hari sebelum simulasi.

Beberapa hal menarik dari kegiatan simulasi ini adalah  sesuai SOP PMI, di akhir rangkaian mereka juga mendapatkan program healing seperti bernyanyi Bersama.

Healing untuk tanggap bencana sangatlah penting karena pada umumnya bencana meninggalkan trauma.

Setiap peserta diberikan lencana “Aku tanggap bencana” di akhir simulasi sebagai pertanda sebagaimana informasi ini penting bagi mereka, maka penting juga buat teman-teman sepermainan mereka.

"Karena itu mereka diminta agar berbagi tentang pengetahuan ini dengan teman-teman dan menjadi agen penyebar informasi sebagai wakil aku tanggap bencana,” tandasnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Cibinong New City

Minggu, 05 Juli 2020 - 22:17 WIB

Winner Group Hadirkan Cibinong New City, CBD Pertama Di Cibinong

Pengembang properti asal Batam, Winner Group berkolaborasi dengan Sapta Group, yang merupakan anak perusahaan PT. Bumi Citra Permai, Tbk,. tengah mengembangkan Cibinong New City. Proyek prestisius…

Ilustrasi Uang (ist)

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:53 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Tetapkan Dana Desa Rp71,19 Triliun, Keluarga Penerima Manfaat Mendapat Rp2,7 juta

Pemerintah telah menerbitkan PMK 50/2020 yang mengubah ketentuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang mengatur relaksasi persyaratan, tahapan penyaluran, serta prioritas penggunaan Dana Desa.…

Bank BNI

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:31 WIB

Rayakan Ulang tahun ke-74 di Tengah Pandemi, Dirut Herry Sidharta: Sikap Sense of Crisis Tertanam dalam Benak BNI

Ulang tahun ke-74, yang jatuh hari ini, 5 Juli 2020, menjadi momen istimewa bagi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI karena hari bahagia itu dirayakan ketika Indonesia tengah dilingkupi…

Lerby Eliandry Bali United FC

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:00 WIB

Lerby Penggawa Bali United Sap Berlatih Bersama Tim

Kompetisi Liga 1 2020 yang akan diselenggarakan kembali pada bulan Oktober mendatang mendapat respon positif dari salah satu penyerang Bali United. Kabar baik ini berdasarkan surat resmi PSSI…

Ilustrasi Rapid Test (ist)

Minggu, 05 Juli 2020 - 17:31 WIB

Pakar Anggap Rapid Test Tak Akurat Cuma Jadi Ladang Bisnis, Netizen: Semoga di Laknat Dunia Akhirat

Program Rapid Test atau tes cepat untuk mengetahui dugaan awal virus Covid-19 yang digunakan oleh otoritas kesehatan dan Pemerintah dinilai berbagai pihak sudah tidak lagi layak untuk diteruskan.…