INDUSTRY.co.id - Jakarta - IHSG secara teknikal bergerak rebound tepat pada level support psikologis 6000. Indikator Stochastic golden-cross dan RSI bullish reversal momentum dari area oversold. Peluang penguatan pada pergerakan IHSG cukup terbuka dengan pengujian level resistance hingga moving average 20 hari.

"Sehingga kami proyeksikan IHSG kembali bergerak menguat dengan support resistance 6000-6142," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal diantaranya; INKP, TKIM, WSBP, MAIN, TPIA, HMSP, UNVR, BBNI, BBTN, BMRI, BNLI, SRIL, PTBA, MEDC, PWON.

IHSG (+0.65%) ditutup menguat 39.02 poin kelevel 6040 dengan saham-saham sektor konsumer (+1.35%) dan Keuangan (+0.92%) memimpin penguatan. TBLA (+5.46%) naik signifikan menjadi salah satu kontributor penguatan sektor konsumer setelah pemerintah melarang minyak goreng curah yang diedarkan dan diperjualbelikan di pasar mulai awal tahun 2020.

Pada sektor keuangan saham-saham perbankan mulai rebound setelah terhempas kekhawatiran peningkatan NPL melihat adanya beberapa kasus gagal bayar pada perusahaan besar. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar 185.81 miliar rupiah dengan saham TLKM, BTPS dan BBRI yang menjadi top net sell value investor asing.