INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perkembangan ekonomi memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan berbagai aspek. Sebagai pusat kegiatan ekonomi, Pulau Jawa berkontribusi sebagal penyumbang PDB Naslonallterbesar yaitu 58,49%, dengan kontribusi PDRB Jabodetabek sebesar 20,85% terhadap PDB Nasional.
Terpusatnya kegiatan ekonomi berdampak pada meningkatnya populasi di daerah tersebut. Pulau Jawa memiliki penduduk tertinggi mencapai 56.56% dari total jumIah penduduk Indonesia. Pemindahan ibu kota lantas menjadi salah satu solusi.
"Hal itu bisa menjadi langkah diversifikasi perekonomian dengan menciptakan pusat ekonomi baru dan membangun sektor yang lebih padat karya. Kesenjangan pendapatan regional dan nasional pun bisa diturunkan. Untuk itu ketika pemerintah bersiap menciptakan sepuluh kota metropolitan baru, kami siap mendukung dengan rencana pembangunan di 100 kota baru," ujar Founder & Chairman Jababeka Group S.D Darmono dalam forum Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (3/10/2019).
Selain tidak meratanya pendapatan, terpusatnya penduduk Indonesia di Pulau Jawa menyebabkan terjadinya konversi lahan yang diperkirakan sebesar 42,79% pada tahun 2030 serta pertumbuhan urbanisasi yang sangat tinggi dengan berkonsentrasi di Jabodetabek. Meningkatnya beban populasi di Jakarta dan sekitarnya berpengaruh pada penurunan daya dukung lingkungan dan ketersediaan air bersih.
Menurut Darmono, pengembangan ekonomi di luar Jabodetabek tentu harus dilakukan bersama tidak hanya pemerintah pusat, tapi juga dukungan swasta, termasuk pengembang. Sehingga harus ada diskusi dan forum untuk mendapatkan satu pemahaman antara pemerintah serta pihak swasta.
Jakarta CMO Club sendiri adalah komunitas dan forum eksekutif yang mempertemukan para petinggi berbagai korporasi, terutama direksi bidang marketing, CEO, sampai regulator. Aktivitas utama Jakarta CMO Club adalah menggelar forum diskusi yang membahas isu terkini dengan tujuan menghasilkan visi solutif bagi publik.
Jakarta CMO Club digelar sejak 2008 atas inisiasi Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK-CAM), dimana pendirinya adalah pakar marketing Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chairman MarkPlus, Inc.
"Forum ini adalah media komunikasi kami sebagai pihak swasta dengan pemerintah, sehingga kalangan dunia usaha bisa menyelaraskan regulasi. Agar upaya pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru juga bisa berjalan efektif dan efisien," lanjut Darmono.
Visi Jababeka adalah sejalan dengan pemerintah, dimana dalam acara Jakarta CMO Club kali ini hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Pemerintah lewat Kementerian PUPR secara resmi baru saja membuka sayembara gagasan desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN).
IKN rencananya didorong tidak hanya untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga dirancang untuk ditempati generasi muda atau milenial. Sehingga kota ini akan hadir sebagai kota modern, berbasis teknologi, dan berstandar Internasional. Keterlibatan pihak swasta seperti Jababeka diharapkan dapat menjadi salah satu cara mendukung dan mempercepat IKN menuju kota metropolis.