Gusti Kanjeng Ratu Hemas Calon Ketua DPD RI?

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 28 September 2019 - 14:45 WIB

Ratu Hemas (Foto Dok Industry.co,id)
Ratu Hemas (Foto Dok Industry.co,id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta — Lembaga Riset Investigasi dan Multimedia menyebut nama-nama yang berpeluang besar menjadi Ketua DPD RI, periode 2019-2024.   

“Ada tiga nama yang berpeluang kuat,” demikian rilis yang disebar, 27 September 2019.

Survei dilakukan secara random lewat  telepon genggam,  wawancara kepada  136 calon anggota DPD RI, hari ini pukul 19.30 WIB.

Untuk nama yang menonjol dan tetap kuat adalah:  Gusti Kanjeng Ratu Hemas, mantan wakil ketua DPD periode lalu dan sudah menjabat sebagai senator selama empat periode.

Ratu Hemas adalah istri dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Berikutnya, kandidat kuat adalah Nono Sampono.

Ia merupakan mantan wakil ketua DPD RI pada periode sebelumnya.

Sebelum menjadi politisi dia pernah menduduki posisi Kepala Badan SAR Nasional (2011), Danjen Akademi TNI  (2007-2011), dan Komandan Korps Marinir TNI AL (2006-2007).

Nama Jimly Asshiddiqie dari DKI Jakarta saat ini juga menguat.

Ikonik dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), pernah menjadi ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) periode 2012-2017. Ia juga pernah menduduki kursi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2003-2008.

Dukungan semakin menguat juga terhadap La Nyalla.

Pria yang pernah menjabat ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2015-2016. Dia juga pernah menjadi kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur dan ketua umum Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jatim.

Fadel Muhammad dari Gorontalo, yang merupakan mantan Gubernur Gorontalo juga disebut moncer. Ia pernah menduduki posisi Menteri Kelautan dan Perikanan di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Belakangan  ini, nama orang kaya ini menjadi pembicaraan. Anggota DPD 2019-2024 asal Kalimantan Mahyudin juga disebut-sebut sebagai sosok yang pantas.

Peta pemilihan pimpinan DPD RI memang akan berlangsung ramai, di tengah suhu politik kantor sebelah yakni DPR RI sibuk dengan RUU.  Untuk DPD RI, ternyata hanya tiga nama yang akan bertarung ketat. 

Untuk nama-nama Ketua DPD yang akan  menjadi  “kuda hitam” atau sosok yang  pantas, belum mengerucut pada satu nama. 

Hanya memang, ada yang disebut-sebut, didorong oleh partai politik menjadi pimpinan DPD RI, meskipun tidak terlibat langsung di DPD RI. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BPR Intidana Sukses Makmur

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:04 WIB

Lawan COVID-19, BPR Intidana Sukses Makmur Optimis Terus Berprestasi

Per September 2019, Aset BPR Intidana Sukses Makmur mencapai Rp764.658.000,00 dengan kredit diberikan sebesar Rp 562.896.000,00 dan penghimpunan dana pihak ketiga (Deposito dan tabungan) sebesar…

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Jumat, 05 Juni 2020 - 13:00 WIB

Nikmati Kemewahan Spa di Radisson Blu Cam Ranh Bay Vietnam

Nikmati kemewahan spa yang baru dibuka di Radisson Blu Resort Cam Ranh, resor tepi pantai yang elegan ini terletak di hamparan pasir sepanjang 18 km di pantai selatan-tengah Vietnam dan sebagai…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:43 WIB

Menteri PUPR Ajak REI dan Perbankan Tingkatkan Transaksi Digital Bidang Perumahan

Kementerian PUPR sendiri melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan telah meluncurkan Aplikasi…

Peternakan sapi perah

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:36 WIB

Sentra Susu Cipageran, Bukti Sukses Wirausaha Muda

Belakangan ini pengembangan usaha peternakan yang berorientasi bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan peternak banyak ditemui. Hal tersebut pun menjadi nyata ditangan seorang Rina Rosdianawati,…

Let Jen Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Penanganan Cofid 19

Jumat, 05 Juni 2020 - 12:08 WIB

Ketua Gugas Cofid 19 Sampaikan Akan Buka 9 Sektor Ekonomi di 102 Kab/Kota

Pemerintah telah memulai tahapan rencana pembukaan sembilan sektor ekonomi dan penetapan 102 Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan program masyarakat produktif dan aman Covid-19. Kesembilan sektor…