Syukuran 67 Tahun Bang One

Oleh : Ilham Bintang | Sabtu, 28 September 2019 - 17:00 WIB

Karni Ilias
Karni Ilias

INDUSTRY.co.id - Hari Rabu 25 September lalu tokoh pers Nasional  Karni Ilyas menginjak usia 67 tahun. Syukuran ulang tahun presenter kondang Indonesia Lawyers Club TVOne berlangsung Rabu malam di Motion Blue Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Pusat.

Dihibur dua band Lumintu dan Jaya Blues. Tampil menghibur tamu penyanyi Eka Deli dan Vivick Tjangkung. Sekitar 300 tamu undangan terdiri keluarga  dan sahabat Pemimpin Redaksi TVOne itu  ikut berbagi kebahagiaan.

 

Tampak antaranya Oesman Sapta Odang, Gories Mere, Rachmat Gobel, Ardhie Bakri, Ary Ahmad,  Saleh Husin, Wahyu Muryadi, Marah Sakti Siregar, Ridwan Dalimunte, Ricky Rachmadi, Chris Kanter, Ira Sofwan, Henky Sanjaya, Gabril Mahal, Andriy Bima, Ferdy Hasan, Farhan, dan sebagainya.

 

Kewartawanan menjadi cita-cita Karni sejak kecil. “Kalau ditakdirkan lahir kembali, saya akan tetap memilih profesi sebagai jurnalis,” katanya. Profesi jurnalis menurut sarjana hukum lulusan Universitas Indonesia ini penuh tantangan, memberi kesempatan untuk berkenalan dengan banyak tokoh. Itu memang dibuktikannya. Rasanya tidak satu pun tokoh pengambil keputusan di negeri ini yang tidak mengenal dan dikenalnya.Sejak menjadi wartawan pergaulannya dengan praktisi dan aparat penegak hukum negeri ini sudah terjalin baik.

Karni Ilyas terlahir dengan nama Sukarni Ilyas di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, 25 September 1952. Dulu Karni - terutama di masa memimpin majalah, sering disapa anak buahnya dengan panggilan PKI - akronim Pak Karni Ilyas. Tetapi sejak memimpin tvOne tahun 2008, praktis sejak itu ia lebih akrab dengan panggilan Bang One.  Mengikuti nama kartun maskot tvOne yang selalu menyampaikan kritik pedas dengan cara jenaka.

Bang One mengawali karier sebagai wartawan pada usia  20 tahun di Harian Suara Karya (1972). Pada tahun 1978 ia bergabung di Majalah Tempo. Di media itu Karni dipercaya menangani liputan masalah hukum. Setelah 11 tahun mengabdi di Tempo, Bang One kemudian pindah dan menjadi pemimpin redaksi Majalah Forum Keadilan. Karni telah membukukan Catatan Hukum, kumpulan tulisannya di MajalahForum yang isinya mengkritisi praktek penegakan hukum di Indonesia. 

Ketika berhenti di Majalah Forum (1999) - dia sendiri menggunakan istilah dipecat - Karni berniat pulang kampung menghabiskan masa tuanya sambil menulis buku. Entah bagaimana ceritanya, dia kemudian menerima tawaran menjadi pemimpin redaksi Liputan 6 / Direktur Pemberitaan SCTV. Praktis sejak itu ia terlibat dalam jurnalisme televisi. Di SCTV  dia mengintrodusir program  diskusi Jakarta Lawyers Club (JLC) - tayang sekali sebulan. Saat itu kebetulan ia menjadi ketua forum para lawyer Jakarta, JLC. Kelak JLC menjadi ILC, Indonesia Lawyers Club.

Karni Ilyas sosok wartawan pekerja keras dan inovatif. Bekerja di manapun selalu melahirkan gagasan segar dan orisinil. Liputan tentang terorisme tiada yang bisa menandingi. tvOne melambungkan namanya setara pejabat penting negara dan bintang sinetron yang dipuja banyak orang. Disambut dimana-mana.

Dia sendiri sering geli melihat dirinya dikerubuti fans yang minta foto bersama dan tanda tangannya. Di tempat-tempat umum, seperti bandara, petugas selalu memberi perhatian lebih, tidak perlu sampai mengantre. Yang luar biasa, orang bisa mengenali cukup dengan mendengar selintas suaranya yang khas. Suatu kali di Palembang dalam keadaan gelap tukang duren pinggir jalan langsung mengenali Bang One hanya dari suaranya.

Suara khas Bang One itu boleh dibilang membawa rezeki. Suara serak menjadi ciri khasnya sekaligus selling pointnya. Tidak sedikit yang menyebut suaranya itu sexy. Pergaulannya amat luas di hampir semua kalangan. Tetapi kalau diminta memilih, ia lebih menyukai menggunakan sisa waktu sehari-hari kerja bertemu rekan satu komunitas di dunia pers.

Dalam bersahabat dia amat setia dan loyal. Ia menjadi tempat berguru banyak teman wartawan. Sebagian bahkan menganggapnya suhu. Banyak bekas anak buahnya kini memang menjadi pemimpin redaksi media. Hubungan pertemanan tetap dijalin sampai sekarang.

Karni salah satu  tokoh penting dunia televisi Indonesia sekarang ini. Prestasinya memang luar biasa, tak cuma  memimpin, tetapi juga berhasil "menemukan” tvOne. Yang utama : Bang One berhasil mengubah paradigma televisi swasta di Indonesia yang sebelum ini lebih  dianggap media hiburan semata. Berita yang selama ini terbatas di kalangan tertentu penontonnya, berhasil disejajarkan bahkan kadangkala melampaui sinetron dan acara hiburan yang menjadi mainstream televisi.

Melalui pelbagai program tvOne Karni mengedukasi masyarakat dengan wawasan berbangsa dan bernegara, serta berpikir merdeka. Dia berhasil mengubah kebiasaan rakyat Indonesia yang cuma memburu hiburan di televisi. Dia menyuntikkan daya tarik dalam program news. Kontribusi yang tak kalah penting : ikut juga mengubah pandangan masyarakat bahwa presenter tidak harus bersuara bagus dan handsome dengan dandanan kelimis kayak bintang sinetron.

Staminanya luar biasa. Ayah tiga anak dan kakek lima  cucu ini bekerja rata-rata lebih banyak dibandingkan  wartawan segenerasi atau seumur dengan dia. Ia  biasa  pulang kerja sampai rumah waktu dinihari. Setiap pekan sekitar  tiga jam harus berdiri mengawal tiap kali JLC/ILC (Indonesia Lawyer Club) tayang. Selama tiga jam itulah dia menyihir pemirsa. Di tvOne dia tidak hanya mengawal redaksi dan program ILC, tetapi ia juga sediakan waktu untukdubbing kartun Bang One yang kocak.

Suami Yulinas Sukarni, serta ayah tiga anak (Renold, Romy, Helen) dan kakek lima cucu ini meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta  tahun 2013

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Kaca Lembaran

Kamis, 14 November 2019 - 11:01 WIB

Bidik Pasar Ekspor, Kemenperin Dorong Industri Kaca Tambah Kapasitas Produksi

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong industri kaca nasional menambah kapasitas produksinya guna memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus membidik pasar…

Princess Cruises Perluas Manfaat Captain’s Circle Loyalty kepada Para Tamu Muda

Kamis, 14 November 2019 - 11:00 WIB

Princess Cruises Perluas Manfaat Captain’s Circle Loyalty kepada Para Tamu Muda

Princess Cruises akan memperluas program yang memenangkan penghargaan Captain’s Circle Loyalty kepada para tamu dari segala usia dengan memberi penghargaan kepada tamu-tamu muda setia dengan…

Luanada, Generasi Milenial yang ikut meramaikan Konser lagu -lagu 80-90an Hip Hip Hura Hura di Balai Sarbini 6 Desember mendatang (Foto: Amz)

Kamis, 14 November 2019 - 10:04 WIB

Luanada Meski Milenial Tapi Menyukai Lagu-lagu 80-90an Untuk Asah Kemampuan

Salah satu penyanyi yang ikut meramaikan Konser ‘Hip Hip Hura Hura’ yang khusus menyanyian lagu-lagu 80’s-90’s’ pada 6 Desember 2019 mendatang adalah Luanada. Nama ini memang terdengar…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Kamis, 14 November 2019 - 10:02 WIB

Kemenperin Pastikan Penurunan Bunga KUR Bakal Dongkrak Produksi IKM

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyambut baik penurunan bunga kredit usaha rakyat (KUR). Hal ini dinilai akan meningkatkan kapasitas produksi industri kecil dan menengah (IKM).

kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kamis, 14 November 2019 - 10:00 WIB

Cegah Karhutla, Pemegang Konsesi Harus Dibebani Tanggung Jawab

Pemegang konsesi wajib dibebani tanggung jawab atas setiap peristiwa yang terjadi di area konsesi hutan dan lahan yang dikuasainya. Cara pencegahan ini dinilai efektif dan tidak membutuhkan…