BPDPKS Gandeng Kominfo guna Sampaikan Peran Strategis Sawit Indonesia

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 21 September 2019 - 04:00 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id -Jakarta – Menanggapi isu kampanye negatif sawit di luar negeri, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam kegiatan kampanye sawit.

Kominfo dalam hal ini sebagai Government Public Relations (GPR),  sesuai dengan Inpres No.9 tahun 2015, berfungsi mengedukasi serta menyampaikan informasi terkait program kebijakan pemerintah kepada publik.

“Kegiatan sawit ini bertujuan mengedukasi masyarakat bahwa sawit merupakan komoditas paling strategis di Indonesia, bukan untuk membela perkebunan kelapa sawit apalagi membenarkan pembukaan lahan dengan pembakaran hutan,” kata Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Dono mengingatkan, kampanye negatif soal isu sawit yang terjadi di luar negeri harus direspon melalui konten positif yang berdasarkan fakta dan data.

“Hal ini harus dilakukan karena kampanye negatif ini telah berdampak pada kehidupan jutaan petani sawit Indonesia, serta jutaan orang lainnya yang bergantung hidupnya pada kelapa sawit,” ujarnya.

Sebagai komoditas strategis nasional, Dono juga menyinggung soal keuntungan yang didapat Indonesia dari sektor sawit.

Ia mengungkapkan, sektor sawit Indonesia menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia, berperan terhadap 3,5% GDP Indonesia, berpengaruh positif terhadap neraca perdagangan, juga sebagai instrumen ketahanan energi nasional.

"Sejak Agustus 2015 sampai dengan Juli 2019, hasil olahan sawit (biodiesel) telah menggantikan lebih dari 12,61 juta Kilo Liter (KL) bahan bakar fosil," tegas Dono.

Kemudian Dirut BPDPKS itu juga menyebutkan hasil olahan sawit Indonesia yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga tidak bisa terlepas dari sawit yang merupakan komponen dalam berbagai kebutuhan pokok untuk makanan, keperluan mandi, kosmetik, dan bahan bahan konsumsi lainnya,” papar Dono.

Sementara itu, sebelumnya pada 29 Agustus lalu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian mendorong seluruh perusahaan sawit untuk berpartisipasi dalam program sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO).

Diungkapkan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang, sertifikasi ISPO ini wajib dilakukan agar minyak sawit Indonesia dapat diterima dan memikili posisi tawar yang tinggi di pasar ekspor.

"Maka setelahnya pengelolaan perkebunan sawit Indonesia juga dapat dilakukan secara berkelanjutan," tandas dia.

Selain itu, penerapan ISPO juga merupakan langkah yang harus ditempuh Indonesia guna menghadapi tudingan-tudingan negatif yang di alamatkan kepada sawit Indonesia.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Siti Badriah Foto MALE Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 12:00 WIB

Siti Badriah Berharap Punya Momongan

Meski karir Siti Badriah (Sibad) tengah di puncak popularitas tidak membuat pelantun tembang Lagi Syantik ini menunda momongan. "Nggak, lebih cepat lebih baik. Tapi kalau Allah belum ngasih,…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:47 WIB

Dukung Kebutuhan Air Baku IKN, Bendungan Sepaku Semoi Mulai Dibangun Tahun 2020

Bendungan dengan kapasitas volume sekitar 11 juta m3 ini sudah cukup lama direncanakan, awalnya untuk memenuhi kebutuhan air baku Kota Balikpapan sebesar 2.000 liter/detik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:40 WIB

Kementerian PUPR Siap Resmikan Jalan Tol Balsam Seksi 2-4 Sebelum Natal 2019

Untuk mendukung pengembangan kawasan calon Ibu Kota Negara (IKN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda (Balsam)…

Rizal Mantovani

Jumat, 06 Desember 2019 - 11:00 WIB

Rizal Mantovani Terpacu Menggarap Lebih Bagus

Menggarap judul film yang sudah sukses digarap sutradara lain buka perkara mudah. Hal itu yang tengah dirasakan Rizal Mantovani, ketika menggarap film Rasuk 2 produksi Dee Company dan Bluewater.…

Dolar AS (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 10:36 WIB

Cadangan Devisa November US$126,6 Miliar

Jakarta - Posisi cadangan devisa Indonesia tercatat 126,6 miliar dolar AS pada akhir November 2019, tidak banyak berubah dibandingkan dengan posisi pada akhir Oktober 2019 sebesar 126,7 miliar…