Cinta Laura Dan Herjunot Ali Berpadu Akting Di Film ‘Jeritan Malam’

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 20 September 2019 - 08:27 WIB

Cinta Laura dan Herjunot Ali Berpadu Akting Dalam Film Jerita Malam
Cinta Laura dan Herjunot Ali Berpadu Akting Dalam Film Jerita Malam

INDUSTRY.co.id - JAKARTA—Dua aktor muda yang saat ini tengah berada di posisi puncak karir, Herjunot Ali dan Cinta Laura Kiehl berpadu akting dalam film horor ‘Jeritan Malam’. Sebuah film yang diadaptasi dari thread cerita seram berjudul sama karya Ade Prihatin yang ramai dibicarakan di platform Kaskus tahun 2015 silam.

Dalam film produksi Soraya Intercine Films dengan arahan sutradara Rocky Soraya, Cinta berani tampil beda dengan mengubah warna rambutnya yang semula pirang menjadi hitam. Sebuah film yang beda dari kebanyakan film horor Indonesia pada umumnya. Mulai dari jalan ceritanya, horornya, dan pesan yang diangkat juga berbeda.

"Peran yang aku dapatkan dalam film ini beda banget sama aku aslinya. Aku kan orangnya berani banget, tegas, gesture aku juga lebih kelihatan berani, sedangkan Wulan itu sangat pemalu, sangat feminin, itu beda banget sama aku," kata Cinta Laura dalam press conference peluncuran teaser film ‘Jeritan Malam’ di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).

Artis kelahiran Quakenbrück, Jerman, 17 Agustus 1993 itu membeberkan, bukan hanya masalah gesture, bahasa juga menjadi salah satu kendala terbesar dalam memerankan sosok Wulan. Di film ini Cinta dituntut untuk menggunakan bahasa Indonesia yang jelas sedangkan bahasa pertama Cinta adalah bahasa Inggris.

"Aku mengalami banyak kesulitan soal bahasa Indonesia. Ada beberapa kata yang pengucapannya sulit dan itu tantangan besar buat aku. Harus belajar ngomong bahasa Indonesia yang jelas dan benar," beber putri pasangan Herdiana, S.H. dan Michael Kiehl.

Menurut Cinta, film ‘Jeritan Malam’ juga mengharuskan dirinya untuk mengubah warna rambutnya yang semula pirang menjadi hitam. Pastinya, penonton akan melihat penampilan Cinta yang berbeda dari dia biasanya mulai dari gesture, penampilan sampai cara bicara.

”Untuk film ini aku bener-bener rambutnya dicat sangat gelap dan dari body language aku pun harus sangat dirubah. Aslinya kan aku sangat berani, i’m very offer, i’m not scared to express my opinion, i’m very straight forward, dan karakter Wulan ini sangat pemalu, sangat cewek banget lah and that’s not who I am in a real life,” papar Cinta.

Sementara itu Herjunot Ali mengaku tidak merasa turun derajat keaktorannya karena harus membintangi film horor yang bagi sebagian masyarakat dianggap film murahan.”Sama sekali tidak merasa turun derajat. Karena tergantung kita memainkannya seperti apa, Horornya seperti apa, Siapa yang sutradarai, Ceritanya bagaimana. Pokoknya banyak pertimbangan sebelum saya mengambil sebuah peran,” tegasnya.

Itu sebabnya Herjunot, meminta masyarakat nanti memberikan penilaian setelah filmnya beredar. “Saya belum boleh membocorkan ceritanya seperti apa. Tunggu tanggal mainnya,” pungkas Herjunot. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Asuransi (bisnisasuransiindo.com)

Kamis, 23 Januari 2020 - 10:00 WIB

Industri Asuransi Jiwa Merupakan Industri dengan Prinsip Kehati-Hatian

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), sebagai asosiasi tunggal bagi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang diakui berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian (“UU…

Kakao (kakaoindonesia)

Kamis, 23 Januari 2020 - 09:38 WIB

Gerakan Ekspor Pertanian Terbukti Mampu Dongkrak Sektor Ekonomi

Gerakan ekspor tiga kali lipat (Gratieks) yang dilaksanakan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam waktu singkat membuktikan kenaikan kontribusi pertanian terhadap PDB Nasional. hasil ekspor…

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

Kamis, 23 Januari 2020 - 09:00 WIB

TSG Global Holdings Kembangkan Megaproyek di Republik Demokratik Kongo

The Sandi Group (TSG) Global Holdings bersama entitas bisnisnya yakni PT TSG Utama Indonesia dan Titan Global Capital Pte Ltd menggandeng 10 perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi melakukan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:05 WIB

IHSG Terkonsolidasi Mengarah ke Zona Hijau

Secara teknikal IHSG melemah dibawah MA200 dengan signal negatif apabila lanjut melemah dan break out level support neckline dikisaran 6200. Meskipun demikian indikator stochastic tiba pada…

Menteri Sosial Juliari P Batubara

Kamis, 23 Januari 2020 - 08:00 WIB

Mensos Juliari Yakin Angka Kemiskinan Semakin Cepat Diturunkan

Pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menurun 0,19 persen poin menjadi 9,22 persen pada tahun 2019. Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan penurunan angka kemiskinan tersebut…