Perkuat Infrastruktur, Seam Group Gandeng BUMN China dalam Pengadaan Alat Berat

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 19 September 2019 - 23:07 WIB

Untuk memenuhi kebutuhan alat berat tersebut,pada tanggal 17 September 2019,SEAM Group mengadakan penandatanganan kerjasama dengan XCMG Mining Machinery Co
Untuk memenuhi kebutuhan alat berat tersebut,pada tanggal 17 September 2019,SEAM Group mengadakan penandatanganan kerjasama dengan XCMG Mining Machinery Co

INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Sumber Energi Alam Minera (.SEAM.) adalah grup usaha dengan bisnis utama infrastruktur dan energi terpadu berlokasi di Kalimantan dan Subang, Jawa Barat. Di tahun ini,SEAM Group melebarkan fokus usaha dari Katingan, Kalimantan Tengah ke Muara Badak,Kalimantan Timur karena tambang yang dimiliki SEAM Group di Kalimantan Timur telah siap berproduksi dalam waktu dekat dan investasi infrastruktur pendukung yang jauh lebih kecil dari pada tambang di Kalimantan Tengah.

Lini bisnis SEAM Group di Kalimantan Tengah sama dengan di Kalimantan Timur, yaitu tambang batubara, hauling road dan conveyor serta pelabuhan laut. Dengan pengembangan usaha tersebut, SEAM Group membutuhkan alat berat yang berkualitas dan andal dalam kegiatan operasional.

Untuk memenuhi kebutuhan alat berat tersebut,pada tanggal 17 September 2019,SEAM Group mengadakan penandatanganan kerjasama dengan XCMG Mining Machinery Co.,Ltd,diwakili oleh CEO SEAM Group, Asep Sulaeman Sabanda dan LiZhong, Vice Chairman of XCMGand General Manager of XCMG Mining Machineryco.,ltd.

Kerjasama ini meliputi penyediaan 150 mining dump truck,13 XE3000 Excavator Crawler,17 XE1300C Excavator Crawler dan 2 XE900D Excavator Crawler, dan akan berlangsung selama 5(lima) tahun dari sejak tahun 2019 hingga tahun 2023. Sebelumnya, XCMG menyediakan beberapa alat yang telah tiba dan telah digunakan dalam kegiatan operasional SEAM Group di Kalimantan, yaitu XE1250 Excavator dan XE900D Excavator Crawle.

XCMG (Xuzhou Construction Machinery Group) yang didirikan sejak tahun 1943 merupakan perusahaan terkemuka dari China yang telah berpengalaman dalam penyediaan alat berat dalam bidang alat penambangan, penggalian, transportasi, peremukan dan peralatan bantu.

Asep Sulaeman Sabanda -CEO SEAM Group menyatakan, dirinya yakin dengan dukungan dari XCMG sebagai BUMN terbesar di Negeri China dan No.6 terbesar di dunia, kegiatan operasional SEAM Group akan berjalan lancar dan Perusahaan akan dapat berproduksi secara lebih optimal.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:15 WIB

TIKI Luncurkan SERLOK, Bayar Fleksibel hingga Diskon Harga bagi Online Seller

PT Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, hari ini, mengumumkan peluncuran layanan terbarunya TIKI Seller Online Booking (SERLOK) yang memberikan…

JTTS Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Siap Diperasikan

Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:00 WIB

JTTS Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Siap Diperasikan

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berupaya menjalankan mandat pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.765Km. Setelah dilakukan Uji…

BKPM ilustrasi

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:45 WIB

Luluh Lantah Dirayu BKPM, Perusahaan Asal AS Pindahkan Pundi-pundi Uang dari China ke Indonesia

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berhasil merayu PT CDS Asia (Alpan Lighting) asal Amerika Serikat untuk merelokasi pabrik nya ke Indonesia.

Menteri PUPR Bertemu Mentan Bahas Food Estate Kalteng

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:36 WIB

Menteri PUPR Bertemu Mentan Bahas Food Estate Kalteng, Lahan Seluas 28.000 Hektare Akan Jadi Prioritas di 2020

Dalam pengembangan food estate ini, menurut Menteri Basuki, Kementerian PUPR mendukung manajemen water melalui rehabilitasi dan peningkatan saluran dan jaringan irigasi, baik mulai irigasi primer,…

Tenaga Medis Memeriksa Sampel darah Pasien

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:25 WIB

Pasien Positif COVID-19 Jadi 60.695, Yurianto: Tertinggi Jatim 13.048, Jakarta 11.961, Sulsel 5.559, Jateng 4.293 dan Jabar 3.374

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 60.695.