Kuliner Khas Bandung dan Cirebon Bakal Tutup JFFF 2019 di Kelapa Gading

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 04 September 2019 - 12:00 WIB

Kuliner Khas Bandung dan Cirebon Bakal Tutup JFFF 2019 di Kelapa Gading
Kuliner Khas Bandung dan Cirebon Bakal Tutup JFFF 2019 di Kelapa Gading

INDUSTRY.co.id -Jakarta - Penganan atau kuliner khas Bandung dan Cirebon akan menutup rangkaian acara Food Festival dalam program Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019 pada 7 dan 8 September 2019 di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam penutupan rangkaian acara JFFF tersebut, kuliner kedua kota tersebut akan diwakili oleh Kupat Tahu Gempol 1965, Batagor Abun, Ayam Madu Sibangkong, Es Duren Sakinah Pak Aip, Iga Bakar Si Jangkung, Nasi Jamblang Mang Dul, Mie Koclok Edi, Empal Gentong Mang Darma Asli dan Kerupuk Sambal.

Rangkaian acara Food Festival dalam program Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019 ditampilkan dengan adanya kehadiran Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai 7 Agustus hingga 8 September 2019. Program ini adalah salah satu signature event kuliner Jakarta yang setiap tahun selalu dinanti kehadirannya. Acara pesta kuliner nusantara ini diikuti oleh lebih dari 100 pedagang makanan terpilih, dan 60% diantaranya adalah pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Kampoeng Tempo Doeloe dalam setiap tahun penyelenggaraannya selalu menampilkan hal yang baru dan berbeda. Pada tahun ini KTD hadir dengan tema Kuliner Legendaris. Menu-menu makanan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Kuliner Legendaris ini dipilih berdasarkan riset tim KTD dimana rata-rata pedagang telah dikenal luas masyarakat, dan eksis melakukan usaha selama lebih dari 3 dekade.

Sebelumnya, kuliner legendaris Jakarta telah hadir pada 17 dan 18 Agustus 2019, yang diwakili oleh Soto Tangkar Tanah Tinggi 1946, Bakmi Amoy Gang Gloria Kota Glodok 1980, nasi Uduk kebon Kacang, Rujak Shanghai Encim 1950, Ketan Susu Kemayoran, Pempek Megaria 1989, Es Teler sari Mulia Megaria, Soto Betawi H. Ma’Ruf Sejak 1940.

Pada pekan berikutnya, yaitu 24 dan 25 Agustus 2019, menghadirkan kuliner legendaris dari Bogor dan Sukabumi, seperti Soto Kuning Pak Aming, Cungkring Pak Jumat, Martabak Air Mancur, Es Bir Kotjok Si Abah Sejak 1965, Toko Asinan “Asli Bogor” Sejak 1967, Asinan Jagung Bakar Pak Sabur Sejak 1968, Bubur Ayam Bunut Siliwangi Sukabumi.

Kuliner Legendaris Jawa, dari Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya hadir pada 31 Agustus dan 1 September 2019, yang diwakili oleh Mangut Kepala Manyung Bu Fat, Asem-Asem Daging Koh Liem Semarang, Lunpia Super Cik Yoen, Semarang, Tahu Lek Telor Cak Kahar Surabaya, Nasi Liwet Bu Wongso Lemu, Pisang Goreng Madu Bu Nanik, dan Gudeg Sagan Yogyakarta.

Melengkapi suasana santap siang dan malam para pengunjung, KTD menampilkan dekorasi unik khas tradisional Indonesia dimana para pengunjung dapat berfoto dan mengabadikan momen kebersamaan dengan rekan dan keluarga.

Tidak ketinggalan hiburan akustik musik, juga menemani para pengunjung menghabiskan waktu di KTD dengan penampilan spesial dari Maria Calista, Fourtwenty, The Overtunes dan lain sebagainya. Kehadiran musik dan tarian khas betawi juga semakin menambah semarak suasana KTD.

Beragam promo menarik juga ditawarkan bagi para pengunjung yakni cashback 30% dengan menggunakan DANA sebagai alat pembayaran, lucky dip berhadiah menarik untuk 150 orang pertama serta extra saldo untuk 100 orang pertama. KTD dibuka setiap hari, pada hari Senin hingga Kamis memiliki jam operasional 16.00-22.00 WIB, Jumat 16.00-23.00 WIB, Sabtu 11.00-23.00 WIB, dan Minggu jam 11.00-22.00 WIB.

Melihat jumlah pengunjung yang berlimpah pada penyelenggaraan KTD tahun sebelumnya, maka untuk memberikan kesempatan kepada warga Jakarta agar dapat menikmati kuliner dengan nyaman, maka pada tahun ini, area KTD diperluas hampir dua kali lipat.

Selain itu, dengan hadirnya fasilitas transportasi terbaru di Kelapa Gading yang dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, maka KTD pada tahun ini semakin mudah dijangkau oleh masyarakat dengan menggunakan LRT (Lintas Rel Terpadu) Jakarta. Terlebih area KTD berada di depan halte LRT Bulevard Utara, Summarecon Mall Kelapa Gading.

Seluruh rangkaian acara JFFF, termasuk Kampoeng Tempo Doeloe di dalamnya merupakan wujud nyata kepedulian JFFF terhadap perkembangan industri lokal berbasis budaya. Kepedulian terhadap UKM juga menjadi bagian yang penting, terlihat dari banyaknya jumlah UKM yang terlibat dalam event ini. Diharapkan melalui acara ini, KTD akan membawa banyak manfaat dan kemajuan bagi industri kuliner tanah air, yang pada akhirnya turut menggerakan perekenomian bangsa. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Tampubolon Ketua Dewan Pengurus AAJI

Minggu, 05 April 2020 - 06:30 WIB

Pandangan AAJI Atas Kebijakan Countercyclical OJK bagi Perusahaan Perasuransian

Jakarta-Menindaklanjuti surat OJK nomor S-11/D.05/2020 tanggal 30 Maret 2020 perihal tersebut diatas, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Fitur Smart Shodaqoh BNI Syariah

Minggu, 05 April 2020 - 06:20 WIB

Rilis Fitur Smart Shadaqah, Cara BNI Syariah Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Sampai Desember 2019, outstanding pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebesar Rp 345,76 miliar dengan jumlah pengguna sebesar 312,535 nasabah.

Surat Himbauan Menunda Mudik Dari Gubernur Sumbar

Minggu, 05 April 2020 - 05:32 WIB

Tulis Surat Kepada Perantau Minangkabau Terkait Covid-19, Gubernur Sumbar: Dunsanak Kami Dimanapun Berada, Mohon Tunda Rencana Pulang Kampung

"Sekali lagi kami mengimbau untuk para perantau Bapak/Ibu/Sdr-i, dan dunsanak kami dimanapun berada, untuk menunda rencana kepulangan ke kampung halaman," tutup Irwan Prayitno.

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Minggu, 05 April 2020 - 04:40 WIB

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Virus Corona (COVID-19), Kamla Zona Maritim Tengah meningkatkan pengawasan terhadap personel Bakamla RI sebagai tindakan preventif penyebaran virus corona di wilayah kerja Sulawesi Utara, Sabtu…

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Minggu, 05 April 2020 - 04:20 WIB

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas…