INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah membidik para travel agent untuk berbisnis remittance. Tarifnya lebih ringan provinsinya Rp1/$1 di area Islamic Tourisme Expo (ITE) 2019 yang berlokasi di Assembly Hall, JCC Senayan Jakarta.

Advertisement

"Keringan tarif penerbitan bank guarantee under counter guarantee - provider visa dengan tarif promo $1.600 nett dengan syarat adanya penyetoran komitmen saat event berlangsung, pemberian special kurs transaksi jual valas," kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di Jakarta, Jumat (30/8/2019).

"Serta solusi pembayaran transaksi B2B melalui Hasanah Card dengan limit dapat mencapai Rp900 juta," kata dia

Ia menjelaskan, ITE 2019 peran BNI Syariah sekaligus sebagai agregator bisnis dan kolaborator selain intermediasi keuangan.

Advertisement

Menurutnya, untuk transaksi di event ini ditargetkan sebesar Rp126 Milyar, meningkat 17% dari tahun sebelumnya. Pada event yang sama pada 2018 BNI Syariah berhasil mencatat total realisasi bisnis sebesar Rp 108,6 miliar yang terdiri dari pembiayan produktif sebesar Rp 56,7 miliar; pembiayaan konsumtif Rp 51,2 miliar dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 577,6 juta.

ITE sendiri menurut Ketua EO ITE Abdul Hamid diikuti oleh 141 peserta tenant supply chain, diantaranya 38 perusahaan travel, 57 international sellers, 8 national tourism organization, 12 perusahaan perlengkapan perjalanan, 3 maskapai penerbangan, 13 lembaga pemerintahan dan asosiasi, serta 10 peserta lain.

Advertisement

"Ditargetkan jumlah pengunjung BNI Syariah Islamic Tourism Expo tahun ini sebesar 30 ribu orang, meningkat 25% dibanding tahun lalu," katanya.

Wati Sales Anjum Hotel, yang menjadi peserta ITE menjelaskan alasan ikut event ini agar dapat bekerjasama secara B2B debgan para travel agent. Anjum merupakan hotel bintang 5.

Advertisement

"Memiliki 1700 kamar dengan dua tower, memiliki 27 lantai," katanya.

Adapun Ida salah satu pengunjung ITE mengungkapkan kunjungannya dalam rangka melihat travel agent yang sesuai dengan pilihan hatinya. Ia berniat kembali ke tanah suci, baginya Kota Mekkah tempat kerinduan.

"Saya mau bayar Umroh dengan uang sendiri. Ketanah Suci itu harus mampu, itu memang diharuskan," katanya.