INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT. Mediator Komunitas Indonesia (Crowdo) turut berpartisipasi dalam acara Digital Banking dan Fintech Ecosystem yang diadakan oleh AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) pada pekan lalu di Bali.
Pada kesempatan ini, Crowdo mengumumkan inisiasi kerja sama penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Adapun tiga BPR tersebut yakni BPR Perdana, BPR Fiducia Civitas dan BPR Supradanamas.
"Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital dan memberikan kontribusi positif dalam roda perekonomian di Indonesia," kata Joshua Sihombing, Head of Lender Relation Crowdo melalui siaran persnya baru-baru ini.
Melalui kolaborasi strategis ini diharapkan pola pembiayaan dan pertumbuhan UKM menjadi semakin meningkat sehingga dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan financing gap dan inlusi keuangan di Indonesia.
"Penandatanganan kerjasama ini membuktikan bahwa fintech dapat bekerjasama dengan dunia perbankan guna memperkuat ekosistem ekonomi digital," kata Joshua.
Direktur Utama BPR Perdana, Ricardo Simatupang mengatakan bahwa penandatanganan kerjasama sangatlah baik karena memperkuat jangkauan BPR dan Fintech dalam memberikan modal kerja bagi UKM yang tidak memiliki akses pembiayaan.
"BPR memiliki kekuatan dalam pemahaman industri UKM dan Fintech melengkapinya dengan kemampuan di sisi teknologi," terangnya.
Bachtiar M. Marbun selaku Komisaris Utama BPR Supradanamas dan BPR Fiducia Civitas juga menambahkan, dunia perbankan harus bersiap untuk menghadapi era digitalisasi.
"Penandatanganan kerjasama dengan Fintech akan memudahkan akses pembiayaan yang lebih luas lagi kepada masyarakat demi terciptanya pertumbuhan UKM dan juga ekosistem ekonomi di Indonesia," pungkasnya.