Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Oleh : Andi Mardana | Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Ilustrasi 5G.(Ist)
Ilustrasi 5G.(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Indonesia saat ini sedang mempersiapkan kebijakan untuk 5G dan persiapan spektrum, dan akan berpartisipasi dalam Konferensi Radio Dunia (WRC) 2019 pada bulan November, dimana isu spektrum ini akan dibahas.

5G dan beragam teknologi dan pelayanan terdepan yang akan menyertainya akan menjadi penggerak penting untuk strategi Industri 4.0 dan inisiatif pemerintah yaitu Making Indonesia 4.0.

"Indonesia memiliki market dan industri-industri yang unik, termasuk sektor-sektor prioritas tersendiri, sehingga membutuhkan aplikasi-aplikasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di sini," kata Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di Jakarta baru-baru ini.

Salah satu masalah di Indonesia saat ini adalah kita belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan, baik infrastruktur maupun industri komersial. Kita dapat meraih kesejahteraan melalui konektivitas dan pemanfaatan data.

"Pertanyaannya bukan kapan Indonesia siap untuk 5G, tapi Indonesia harus siap. Untuk 5G, kita harus mempersiapkan tidak hanya alokasi spektrum, tapi mulai dari teknologi dasar seperti optical fiber dan kompetensi teknis pembangunan hingga akses pelanggan," jelas Ismail.

Transformasi digital juga bukan hanya tentang teknologi, namun transformasi kultur dan mindset. Beragam isu ini adalah prasyarat-prasyarat, dan pemerintah dan rekan-rekan industri perlu bekerjasama agar 5G yang nanti akan diterapkan di Indonesia benar-benar bermanfaat.

"Kami membentuk 5G Task Force karena kami ingin mendiskusikan model partnership antara industri dan pemerintah untuk benar-benar mempersiapkan landasan 5G agar investasi kita tepat sasaran dan sukses," kata Ismail.

Dengan spesifikasi 5G New Radio (NR) yang telah distandarisasi oleh 3GPP - kumpulan organisasi penetapan standar global yang bertanggung jawab atas teknologi 2G, 3G, 4G dan 5G - para pemimpin teknologi global seperti Qualcomm, Ericsson, Huawei, Nokia dan perusahaan terkemuka lainnya telah bekerja sama dengan pemerintah-pemerintah di seluruh dunia untuk memungkinkan penerapan 5G skala besar sejak awal 2019.

Negara-negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Cina, Eropa dan Australia telah meluncurkan jaringan 5G komersial, dan banyak negara Asia Tenggara seperti Singapore, Vietnam, Thailand dan Malaysia sedang merencanakan jaringan 5G komersial pada 2019 dan 2020.

"Dasar teknologi 5G telah dirancang untuk dapat diadaptasi sesuai dengan beragam persyaratan teknis. Dengan kebutuhan penyesuaian teknis yang lebih sedikit untuk menyediakan perangkat dan layanan yang lebih terjangkau bagi pelanggan, maka pelanggan sudah dapat merasakan manfaat 5G segera," jelas Shannedy Ong, Country Director Indonesia, Qualcomm.

Ketika spektrum telah ditetapkan dan dialokasikan, kata Shannesy para pemain industri dapat bekerja lebih lanjut untuk meraih peluang yang dipersembahkan oleh 5G di seluruh vertikal, terutama Industrial Internet of Things (IIoT) untuk memicu revolusi industri 4.0.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SKYE Suites Sydney

Senin, 16 September 2019 - 13:40 WIB

SKYE Suite, Hotel Milik Pegusaha Kelahiran Indonesia Jadi Salah Satu yang Terbaik di Australia

SKYE Suites Sydney meraih posisi teratas sebagai Best Technology Hotel di HM Awards (Hotel Management Magazine) di Sydney pada Jumat malam waktu setempat.

Pengembangan Pariwisata Nias Didukung Multisektor

Senin, 16 September 2019 - 12:00 WIB

Pengembangan Pariwisata Nias Didukung Multisektor

Pengembangan pariwisata Nias di Sumatera Utara (Sumut) yang kaya dengan beragam potensi alam dan budaya mendapatkan dukungan banyak pihak atau multisektor.

Menteri PUPR Basuki dan para insinyur Muda

Senin, 16 September 2019 - 10:28 WIB

Menteri Basuki: Kolaborasi Insinyur Muda ASEAN Perlu Terus Ditingkatkan

Menteri Basuki berpesan untuk para insinyur muda ASEAN untuk dapat mempelajari lebih lanjut dan menerapkan konsep Lean Construction.

Tanaman kacang hijau

Senin, 16 September 2019 - 09:23 WIB

Kementan: Keuntungan Budidaya Kacang Hijau Menggiurkan

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menilai budidaya kacang hijau akhir-akhir ini memberikan keuntungan yang mengiurkan. Mengapa demikian? Karena kacang hijau produksi dalam negeri ternyata…

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Senin, 16 September 2019 - 09:00 WIB

Gojek-Blibli Sepakat Tingkatkan Industri Pariwisata Melalui Platform Digital

Dua perusahaan berbasis digital yakni PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menyatakan dukungannya dalam pengembangan pariwisata melalui platform digital.