INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) membukukan pendapatan sebesar Rp228,70 miliar pada semester I 2019. Perolehan tersebut lebih rendah 8,62% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp250,27 miliar. Hal tersebut disebabkan pencapaian pendapatan pada segmen jasa terminal yang lebih rendah 8,90% (YoY) menjadi Rp212,72 miliar dari semester I tahun lalu sebesar Rp233,49 miliar.

“Kinerja Keuangan semester I 2019 ini tidak begitu menggembirakan dikarenakan kinerja Triwulan II yang kurang baik seiring adanya imbas faktor perhelatan pemilu dan lebaran serta ditambahkan faktor global dari masih adanya perang dagang antara AS dan China yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi hingga demand di pasar," ujar Chiefy Adi K, Direktur Utama IPCC di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Menurutnya, hal tersebut berimbas pada penurunan volume throughput, khususnya alat berat yang memberikan marjin pendapatan lebih besar. Jika dilihat sebelumnya, pada kinerja Triwulan I 2019 masih terlihat bagus (pendapatan naik dari 115,13 M di periode kuartal pertama tahun sebelumnya menjadi 117,41 M atau naik 1,98%, dan laba naik dari 49,03 M menjadi 54,71 M atau naik 28,24% secara YoY di kuartal pertama 2019.

Sepanjang semester I 2019 jumlah throughput kargo untuk aktivitas ekspor impor lebih rendah 2,16% atau tercatat sebanyak 214.025 unit. Jenis CBU naik 7,9% menjadi 173.126 unit, namun untuk jenis Alat berat dan Spareparts lebih rendah masing-masing sebesar 27,57% dan 30,37% atau sebanyak 7.229 unit dan 33.670 m3.

Kenaikan throughput yang signifikan terjadi di aktivitas domestik yang meningkat 45% dengan penyumbang kenaikan terbesar CBU yang naik 34,5% menjadi 36.128 unit dan jenis Spareparts yang naik 1273% menjadi 7.751 m3.

Lebih rendahnya aktivitas ekspor dan impor pada segmen alat berat akibat melemahnya harga komoditas batu bara dan CPO menyebabkan turunnya pendapatan perusahaan yang banyak dipengaruhi oleh sentimen global dan sentimen domestik terkait dengan pola musiman dan juga pelaksanaan Pemilu Nasional di kuartal II 2019.

EBITDA mengalami penurunan tipis dari perolehan sebesar Rp128,27 miliar di semester I tahun lalu menjadi Rp121,44 miliar atau lebih rendah 5,33% (YoY). Meski demikian, IPCC tetap mampu memperoleh laba bersih IPCC di semester I 2019 tercatat sebesar Rp90,57 miliar dibandingkan perolehan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp94,87 miliar.