Tingkatkan ROI, ACCESSTRADE Indonesia-SYNERGY-AcaraBaru Gelar Panel Diskusi Digital Marketing

Oleh : Ridwan | Selasa, 13 Agustus 2019 - 21:52 WIB

Accesstrade gelar Discussion tentang Growth Hacking Through Digital Marketing to Empower Your Business
Accesstrade gelar Discussion tentang Growth Hacking Through Digital Marketing to Empower Your Business

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Saat ini, cara orang bahkan suatu organisasi berpikir telah mangalami pergeseran (perpindahan) dari menjalani traditional marketing promotion menjadi media digital promotion untuk lebih di diprioritaskan. Bahkan, seakan kita telah menaruh seluruh hati kita untuk marketing channel digital yang terus menerus berkembang.

ACCESSTRADE INDONESIA berkolaborasi dengan SYNERGY dan AcaraBaru menghadirkan sebuah panel discussion tentang Growth Hacking Through Digital Marketing to Empower Your Business. Diskusi tersebut dipandu langsung oleh Prayudho Rahardjo, CEO dari ACCESSTRADE INDONESIA. 

"Melalui acara ini, kami mengharapkan bisa menjadi sarana untuk berbagi, bertukar insight serta networking untuk para pelaku bisnis, marketing entusias, juga para decision maker dalam menghadapi perubahan promosi saat ini," ungkap Ulung Sami Puspa D selaku PR & Marketing Communication ACCESSTRADE INDONESIA di Jakarta (13/8)

Panel Discussion yang di adakan di SYNERGI Innovation Hub by BCA, Manhattan Square Mezzanine floor mengahdirakn narasumber Yudhistira Ditya Pratama, Digital Marketing Manager Bukalapak, Usman Raezra, Business Director Digenesia, dan Bambang Triharto Head of Ecommerce Kalbestore,  yang membahas tentang efek dari perubahan dan pertumbuhan digital marketing serta bagaimana strategy untuk melewatinya juga panduan dalam memilih media promosi atau channel yang tepat untuk meningkatkan ROI. 

Prayudho Rahardjo, mengatakan dewasa ini transisi periklanan dan juga marketing kian pesat. Para pebisnis pun merubah strategi untuk meraih tujuan utama business serta factor pendukung terpenting. 

"Saat ini penting untuk memilih  strategi dalam memilih media promosi atau channel yang tepat untuk meningkatkan Return of investment (ROI)," kata Yudho sapaannya.

Sementara itu, Digital Marketing Manager Bukalapak, Yudhistira Ditya Pratama menjelaskan, tren penggunanaan digital marketing akan terus populer di Indonesia. Hal ini mengingat perusahaan yang biasa menjual secara offline kini mulai menggunakan platform digital.

"Adopsi pemasaran secara digital akan terus meningkat. Pemasangan iklan di berbagai platform juga demikian," kata Yudhistra. 

Selain menggunakan pemasangan iklan dari Facebook dan juga Google, Bukalapak ternyata juga menggunakan Affiliate marketing. Salah satunya yakni ACCESSTRADE Indonesia yang sudah digunakan sejak tahun lalu. "Affiliate marketing bermanfaat bila kita ingin mengejar performa sales yang baik. Kita juga memasarkan secara efisien dengan affiliate," tambahnya.

Yudhis menambahkan saat ini Bukalapak tak hanya mengejar awareness. Tapi juga jumlah transaksi, jumlah user dan juga nilai penjualan barang tersebut. "Intinya lewat digital marketing kita dapat sesuaikan target market dengan produk yang ditawarkan," terangnya. 

Catatan saja, Affiliate marketing hadir dengan menyediakan sistem CPA (Cost per Action), yang berarti Advertiser akan mengeluarkan biaya saat action/transaksi sudah terjadi dan disetujui. Action ini dapat disesuaikan bentuknya sesuai dengan kebutuhan para pengiklan. Untuk advertiser yang menjual produknya secara online, action dapat berupa sales atau penjualan. Bagi advertiser yang membutuhkan data action, maka action akan berupa registrasi, begitu pula dengan advertiser yang mempunyai aplikasi, action yang dapat dilakukan berbentuk instalasi Apps. 

Hal ini tentu akan lebih menguntungkan dari segi biaya karena selama belum terjadi Action, maka iklan dan traffic yang datang kepada mereka akan didapatkan secara gratis pada media Publisher. Sistem CPA yang digunakan juga akan membuat promosi lebih efektif dalam mencapai target yang diharapkan.

Selain dengan menggunakan CPA Model, Affiliate marketing juga hadir untuk mempertemukan para pengiklan atau Advertiser dan para pemasang iklan atau yang kita sebut dengan Publisher. Sehingga Affiliate marketing menjadi portal untuk memudahkan para Advertiser mendapatkan network media promosi online yang saat ini semakin berkembang, serta memudahkan paraPublisher untuk menemukan para Advertiser yang sedang mencari penyedia promosi online.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa OJK, Muhammad Maulana tengah

Senin, 16 Desember 2019 - 19:41 WIB

Waran Terstruktur Siap Menghiasi Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) terkait instrumen investasi Waran Terstruktur. Harapannya produk ini dapat dikembangkan sebagai produk derivatif.

Penghargaan diterima oleh Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa

Senin, 16 Desember 2019 - 19:19 WIB

Mandiri Syariah Dinobatkan Menjadi Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperoleh penghargaan sebagai Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019 dan Peserta Lelang SBSN Terbaik Tahun 2019 dari Kementerian Keuangan…

Diskusi media kebaikan nata de coco

Senin, 16 Desember 2019 - 18:33 WIB

Ramai Beredar Video Hoax Produk Nata de Coco, GAPMMI Ingin Pemerintah Bertindak Tegas

Sejauh ini, terhitung ada sebanyak lima video hoax yang beredar di masyarakat melalui sosial media. Diantara lima video tersebut menyebutkan bahwa produk nata de coco mengandung plastik dan…

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.