Tingkatkan Air Baku di Bali, Kementerian PUPR Bangun Bendungan Sidan

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 10 Agustus 2019 - 15:39 WIB

Kementerian PUPR Bangun Bendungan Sidan
Kementerian PUPR Bangun Bendungan Sidan

INDUSTRY.co.id - Bali – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Bendungan Sidan di Kabupaten Badung, untuk mendukung ketersediaan air baku di Provinsi Bali yang menjadi destinasi wisata dunia.

Bendungan Sidan merupakan salah satu dari 65 bendungan yang dibangun pada periode 2015-2019, dimana progresnya hingga kini sebanyak 56 bendungan dimulai atau diselesaikan pembangunan fisiknya.
 
“Dari 7 juta hektar jaringan irigasi, baru 11% yang mendapatkan layanan air dari bendungan. Saat ini bendungan yang kita miliki sebanyak 231 bendungan. Diharapkan nanti pada tahun 2024 dengan bertambahnya 65 bendungan baru dapat mengairi 18-19% dari total jaringan irigasi di Indonesia,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Kepala Pusat Bendungan, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Ni Made Sumiarsih mengatakan, Bendungan Sidan dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Bali – Penida Ditjen Sumber Daya Air memiliki kapasitas tampung 3,82 juta meter kubik. Bendungan ini dibiayai menggunakan APBN dengan skema tahun kontrak jamak 2018 – 2021 senilai Rp 800 miliar.

“Pembangunan Bendungan Sidan akan memberikan manfaat bagi konservasi air, pariwisata, dan yang paling utama adalah penyediaan air baku sebesar 1,75 m3/detik, dan juga memiliki potensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) yang nantinya dikoordinasikan dengan pihak PLN” kata Ni Made Sumiarsih.

Bendungan Sidan adalah bendungan tipe Zonel dengan Inti Tegak memiliki Panjang puncak 158 meter serta lebar puncak 8,5 meter yang sumber airnya berasal dari Sungai Ayung. Bendungan juga dilengkapi terowongan pengelak sepanjang 555 meter dengan diameter 5 meter yang berfungsi untuk pengendali banjir dari debit masuk sebesar 405,09 m/detik menjadi 138,20 m/detik debit keluar.

Pembangunan dikerjakan oleh Konsorsium PT. Brantas Abipraya (Persero) – PT. Universal Suryaprima dengan progres fisik  mencapai 1,7 persen dan ditargetkan akan selesai tahun 2021.

Selain pembangunan bendungan, pada tahun 2019 Kementerian PUPR juga menganggarkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Kabupaten Gianyar. Program ini dilaksanakan secara bertahap dengan melakukan perbaikan, rehabilitasi, dan peningkatan 18 jaringan irigasi di 12 Kecamatan. Saat ini progres fisiknya mencapai 15,03% dengan masa pelaksanaan 4 bulan.

P3TGAI di Provinsi Bali tahun 2019 bertujuan untuk meningkatkan jaringan irigasi sebanyak 156 daerah irigasi di 117 Desa yang tersebar di 8 kabupaten dengan anggaran sebesar Rp 56,2 miliar. Program turut  memberikan manfaat perekonomian di daerah setempat dengan target jumlah tenaga kerja terserap sebanyak 68.060 hari orang kerja (HOK).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dahlan Iskan

Selasa, 21 Januari 2020 - 10:00 WIB

Beginilah TVRI

Pecandu Liga Inggris kelimpungan sejak tahun lalu. Sejak hak siar di Indonesia pindah ke MolaTV.

Para pemain, Kru, Sutradara dan Produser film 'Dignitate' produksi MD PIctures

Selasa, 21 Januari 2020 - 09:38 WIB

Ahmad Dhani Bangga Al Ghazali Mampu Mainkan Peran Emosional Di film Dignitate

Musisi senior Ahmad Dhani mengaku bangga terhadap putra pertamanya Al Ghazali yang mampu memainkan peran sebagai anak muda yang berusaha mengangkat kehormatan keluarganya di film Dignitate.…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 21 Januari 2020 - 09:19 WIB

IHSG Berpeluang Tertekan

Secara teknikal IHSG bergerak melemah break out MA200 dan menguji support lower bollinger bands dilevel 6220 sebagai konfirmasi pola double top. Indikator stochastic bergerak bearish dengan…

Para Pengurus Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) merayakan milad 1 di Ball Room JIexpo Kemayoran Jakarta.

Selasa, 21 Januari 2020 - 08:40 WIB

Himpunan Pengusaha Online Internasional Targetkan 1 Juta Anggota Di 2020

Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) mentargetkan jumlah anggota akan mencapai 1 juta orang hingga akhir tahun 2020 dari jumlah 200 ribu saat ini. Hal ini terungkap dalam Rakernas…

Dermaga IPCC (Foto Istimewa)

Selasa, 21 Januari 2020 - 07:57 WIB

Sepanjang 2019, IPCC Catatkan Pertumbuhan Dobel Digit

Di tengah masih menderunya kondisi perang dagang antara Amerika Serikat dan China hingga maraknya persepsi banyak kalangan pelaku usaha dan bisnis bahwa akan adanya resesi global yang dapat…