Semester Pertama 2019, Huawei Umumkan Pertumbuhan Pendapatan Sebesar 23,2 Persen

Oleh : Hariyanto | Selasa, 06 Agustus 2019 - 16:38 WIB

Huawei
Huawei

INDUSTRY co.id - Jakarta – Huawei mengumumkan pertumbuhan pendapatan bisnisnya untuk semester pertama tahun 2019 ini mencapai CNY 401,3 miliar atau setara dengan Rp 818 triliun. Angka ini meningkat 23,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bersih Huawei untuk semester pertama tahun 2019 adalah sebesar 8,7%.

Berdasarkan pimpinan Huawei, Liang Hua, kegiatan operasional Huawei berjalan lancar dan perusahaan tetap berjalan seperti biasa. Dengan sistem manajemen yang efektif dan kinerja yang luar biasa di semua indikator keuangan, bisnis Huawei berhasil tetap kuat di semester pertama tahun 2019.

"Pendapatan kami bertumbuh cepat hingga bulan Mei. Mengingat dasar yang kami berikan pada semester pertama tahun ini, kami terus melihat pertumbuhan bahkan setelah kami dimasukkan ke daftar entitas. Hal ini bukan untuk menunjukkan bahwa kami tidak mengalami kesulitan. Kami punya kesulitan, dan kemungkinan besar hal ini dapat mempengaruhi pertumbuhan kami dalam waktu dekat." kata Liang di Jakarta, Selasa (6/8/2019)

"Tapi kami akan terus maju. Kami sepenuhnya yakin dengan apa yang akan terjadi di masa depan, dan kami akan terus berinvestasi sesuai yang kami rencanakan - termasuk total pendapatan sebesar CNY 120 miliar atau setara Rp 245 trilliun dari R&D tahun ini. Kami akan melalui tantangan ini, dan kami yakin Huawei akan memasuki tahap pertumbuhan yang baru setelah tantangan ini terlewati." tambahnya.

Dalam bisnis operator Huawei, pendapatan penjualan semester satu mencapai CNY 146,5 miliar atau setara dengan Rp 298 trilliun, dengan pertumbuhan yang stabil dalam produksi dan pengiriman peralatan untuk jaringan nirkabel, transmisi optik, komunikasi data, IT, dan domain produk terkait.

Hingga saat ini, Huawei telah mendapatkan 50 kontrak komersial untuk 5G dan telah mengirimkan lebih dari 150.000 BTS ke pasar di seluruh dunia.

Dalam bisnis perusahaan Huawei, pendapatan penjualan di semester satu ini adalah CNY 31,6 miliar atau setara dengan Rp 64 triliun. Huawei terus meningkatkan portofolio teknologi informasi dan komunikasi di berbagai domain, termasuk cloud, kecerdasan buatan (AI), jaringan kampus, pusat data, Internet of Things, dan komputasi cerdas.

Semua domain itu tetap menjadi pemasok terpercaya untuk pelanggan pemerintah dan utilitas, serta pelanggan di sektor komersial seperti keuangan, transportasi, energi, dan mobil.
Dalam bisnis konsumen Huawei, pendapatan penjualan pada semester pertama ini mencapai CNY 220,8 miliar atau setara dengan Rp 450 triliun.

Pengiriman smartphone Huawei (termasuk smartphone Honor) mencapai 118 juta unit, naik 24% YoY. Perusahaan juga melihat pertumbuhan pesat dalam pengiriman tablet, PC, dan produk wearables. Huawei mulai meningkatkan skala ekosistem perangkatnya dengan menghadirkan pengalaman cerdas yang lebih baik di semua skenario pengguna.

Hingga saat ini, ekosistem layanan seluler Huawei memiliki lebih dari 800.000 pengembang terdaftar, dan 500 juta pengguna di seluruh dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Airbus BelugaXL

Rabu, 22 Januari 2020 - 15:00 WIB

Airbus Demonstrasikan Kemampuan Lepas Landas Otomatis

Pesawat uji coba Airbus telah sukses melakukan lepas landas secara otomatis dengan panduan sistem yang berbasis penglihatan di bandar udara Toulouse-Blagnac, Prancis.

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:32 WIB

Triwulan IV 2019, Stabilitas Sistem Keuangan Terkendali

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyimpulkan stabilitas sistem keuangan triwulan IV 2019 tetap terkendali di tengah ketidakpastian perekonomian global yang menurun serta sorotan masyarakat…

Pentingnya Open Source di Industri Perbankan Indonesia

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:00 WIB

Pentingnya Open Source di Industri Perbankan Indonesia

Transformasi yang terjadi di dunia keuangan dan perbankan dari era analog ke digital telah mengubah banyak hal. Tak hanya perilaku bisnis namun juga bisnis itu sendiri. Menjadikan tingkat persaingan…

Jembatan Tumbang Samba Kalteng

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:20 WIB

Bentang Tengah Jembatan Tumbang Samba Kalteng Sudah Tersambung

Dengan telah tersambungnya bentang tengah jembatan, pembangunan Jembatan Tumbang Samba akan segera rampung untuk membuka kawasan terisolir di Utara Katingan dan melengkapi struktur jaringan…

Garuda Indonesia (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:05 WIB

Sah, Irfan Setiaputra Dirut Garuda, Triawan Munaf dan Yenny Wahid Komisaris

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan untuk menunjuk Irfan Setiaputra sebagai direktur utama (dirut) perusahaan.