Tingkatkan Produktivitas Pertanian Rawa Dengan Membenahi Tata Air

Oleh : Wiyanto | Selasa, 23 Juli 2019 - 20:47 WIB

Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)
Ilustrasi Sawah (Dok. Kementan)

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian Prof. Dedi Nursyamsi menekankan pentingnya pembenahan tata kelola air makro maupun mikro untuk menunjang produktivitas pertanian di lahan tidur seperti rawa dan lebak.

"Pembenahan ini harus dimulai dari perbaikan infrastruktur seperti normalisasi saluran primer, sekunder, tersier, kuarter, serta perbaikan pintu air, gorong-gorong, border, dan lain-lain," ujar Dedi saat membuka Fokus Group Diskusi (FGD) Tata Kelola Infrastruktur Pertanian II di Balai Penelittian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (23/7).

Menurut Dedi, dengan pembangunan Infrastruktur, upaya pemerintah dalam membangunkan lahan tidur akan semakin mudah dan gampang. Apalagi kementerian pertanian sendiri saat ini sedang progres menjalankan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

"Upaya selanjutnya adalah mengimplementasikan inovasi teknologi pertanian rawa seperti varietas padi Inpara, pemupukan berimbang, pupuk hayati dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)," katanya.

"Yang tak kalah penting juga sebenarnya pemberdayaan petani rawa baik melalui penyuluhan dan demonstration Farm dalam menggarap lahan rawa pertanian," katanya.

Guru besar Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Prof. Budi Indra Setiawan menuelaskan bahwa secara garis besar tata air makro di lahan rawa nasional ada dua macam. Keduanya masing-masing sistem garpu dan sisrtem sisir.

"Sistem garpu dikembangkan di Kalimantan Selatan, sedangkan sistem sisir dikembangkan di Sumatera Selatan dan Riau," katanya.

Budi mengatakan, secara teknis kedua sistem tata air itu merupakan pengembangan dari sistem handil kearifan lokal masyarakat Banjar di lahan rawa. "Kemudian jika sistem ini diterapkan dengan benar, maka air di lahan rawa bisa dikendalikan dengan baik," katanya.

Kepala Balittra, Ir Hendri Sosiawan Cesa mengatakan bahwa daerah yang sudah menerapkan tata air makro dan mikro ini antara lain ada di Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan. Di sana, lahan yang ada menjadi sentra produksi jeruk dan padi dengan kualitas bagus.

"Petaninya hidup makmur bahkan mereka mampu melaksanaan ibadah haji dan umroh beberapa kali," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Kalimantan Selatan Ir. Syamsir Rahman menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung suksesnya program serasi secara masif.

"Dukungan kami antara lain berupa penyelesaian survey investigasi desain (SID), pemeliharaan alsintan termasuk eskavator, dan pengadaan bahan bakar minyak," katanya.

Sekedar diketahui, program serasi sendiri sudah masuk tahap progres panen yang tersebar di beberapa propinsi. Antara lain ada di Kalsel, Sumsel, dan Sulsel. Adapun kegiatan utama dari program ini memfokuskan garapan lahan pada sawah eksisting.

Sedangkan untuk Fokus Group Diskusi ini bertujuan untuk menjaring masukan tentang pengelolaan infrastruktur air, implementasi inovasi teknologi, dan pemberdayaan petani mendukung program serasi. Acara sendiri dihadiri oleh Dinas Pertanian propinsi, Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Badan Litbang Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDMP.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.

Selasa, 17 September 2019 - 05:19 WIB

PT Adhi Commuter Properti (ACP) Akuisisi Perusahaan untuk Gerak Cepat Kembangkan Kawasan TOD di Stasiun Bogor

Jakarta-PT Adhi Commuter properti (ACP) melakukan gebrakan terbaru yaitu dengan melakukan akuisisi terhadap PT Mega Graha Cipta perkasa (MGCP) yang merupakan anak usaha PT Cowell Development.…

Para penyelenggara pameran International Electronic & Smart Appliances Expo 2019 Hadirkan Produk Elektronik Terunik dan Terinovasi

Selasa, 17 September 2019 - 05:03 WIB

Sebanyak 31 Ribu Produk Elektronik dari Cina Akan Hadir di JIExpo Kemayoran

Jakarta-Chaoyu Expo kembali akan menyelenggarakan pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics & Smart Appliance Expo 2019 (IEAE) di JIExpo Kemayoran pada tanggal 25…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Selasa, 17 September 2019 - 05:00 WIB

Presiden Jokowi Ingatkan Pimpinan KPK Bijak Dalam Bernegara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) adalah lembaga negara, institusi negara. Untuk itu, Presiden mengingatkan pimpinan KPK untuk bijak dalam bernegara.…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Selasa, 17 September 2019 - 04:12 WIB

Enam Pernyataan Sikap MPD Agar Presiden Jokowi Buka Dialog dengan KPK

Menyikapi perkembangan polemik terhadap revisi UU KPK yang semakin meruncing dan berpotensi mengganggu upaya pemerintah dalam memperbaiki perekonomian yg saat ini sedang mengalami goncangan…

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara

Selasa, 17 September 2019 - 03:00 WIB

Garuda Indonesia-KPK Gelar Forum Profesional Berintegritas

Maskapai Nasional Garuda Indonesia bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan forum Profesional Berintegritas (PROFIT) dan Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi yang…