BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Oleh : Herry Barus | Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara
BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan masyarakat Indonesia.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan komitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan dialog nusantara, dalam rangka melestarikan budaya nusantara yang beragam dan mendorong masyarakat untuk memiliki apresiasi dan penghormatan terhadap kehidupan yang multikultural tersebut.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui dukungan terhadap gelaran Dialog Budaya Nusantara dan Anugerah Nusantara Award yang diadakan oleh Nusantara Institute dan Nusantara Kita Foundation di Jakarta, pada Rabu (17/07). Hadir pada acara tersebut Komisaris BCA Sumantri Slamet, Direktur BCA Santoso bersama Pendiri dan Direktur Nusantara Institute Sumanto Al Qurtuby, Ketua Nusantara Kita Foundation Ida Widyastuti, didampingi oleh Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati dan Vice President CSR BCA Ira Bachtar. Hadir sebagai pembicara dalam Dialog Budaya Nusantara adalah Ida Rsi Wisesanatha, Prof Dr Ahmad Syafii Maarif, dan Romo Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno

Sementara itu, Santoso mengatakan, pelestarian dan penghormatan terhadap kultur dan budaya yang beragam di Indonesia mutlak dibutuhkan mengingat bangsa ini merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan jumlah pulau sekitar 17.499, Indonesia memiliki suku, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda-beda. Pelestarian harus terus dilakukan agar kekayaan budaya dan kultur tersebut terus dapat dipelihara dan menjadi khasanah kekayaan yang memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah internasional. Sementara itu, dialog kebudayaan mendorong terciptanya situasi yang kondusif agar perbedaan dan keberagaman tersebut menjadi perekat dalam membangun Indonesia secara berkelanjutan.

Sumanto Al Qurtuby mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab moral-intelektual sebagai anak bangsa untuk turut serta menjaga, merawat, memerjuangkan, dan melestarikan aneka ragam tradisi dan budaya Nusantara agar tetap lestari sepanjang masa. “Kegiatan seperti ini harus terus digalakkan apalagi sekarang mulai bermunculan berbagai kelompok primordial-sektarian yang tidak lagi peduli dan bahkan antipati terhadap keragaman tradisi dan budaya Nusantara.”   

“Dukungan terhadap dialog kebudayaan seperti yang dilakukan BCA saat ini sebenarnya merupakan rangkaian dari komitmen yang sudah dilakukan BCA di berbagai daerah. Berbagai kegiatan dalam payung program Bakti BCA dengan konsep desa binaan telah mengangkat budaya lokal menjadi industri kreatif baru yang memberikan manfaat berkelanjutan untuk komunitas lokal di berbagai daerah tersebut,” ujar Santoso.

Pada kesempatan yang sama, BCA memberikan penghargaan kepada pejuang budaya, baik akademisi maupun bukan, yang secara konsisten melestarikan budaya Nusantara. Penghargaan terbagi menjadi dua kategori yakni Nusantara Academic Award dan Waskita Nusantara Award. Nusantara Academic Award adalah penghargaan untuk karya akademik hasil riset ilmiah seperti disertasi doktor dan tesis  master yang membahas aneka ragam kebudayaan Nusantara.

Sedangkan Waskita Nusantara Award adalah penghargaan non-akademik untuk para pelestari budaya Nusantara. Tahun 2019 ini yang berhasil meraih Nusantara Academic Award adalah Badrus Shaleh dan Siti Mariatul Kiptiyah sedangkan untuk Waskita Nusantara Award diraih oleh Goenawan Agoeng Sambodo.

Inge menambahkan, program desa binaan melalui Bakti BCA adalah upaya membangun ketahanan nasional berbasis potensi dan budaya lokal untuk memperkuat komunitas lokal. Program tersebut dikembangkan dengan tren ekowisata yang saat ini sedang gencar dilakukan Pemerintah Indonesia. Desa-desa wisata yang saat ini menjadi desa yang konsisten didampingi BCA, antara lain komunitas masyarakat di Goa Pindul, Desa Pentingsari, Desa Tamansari, Desa Wukirsari, Desa Gemah Sumilir, Desa Tinggan, komunitas Petani Jahe Emprit di Pemalang dan Jepara, serta desa binaan Bukit Peramun & Wisata Aik Rusa’ Berehun di Belitung.

“Sebagai bank swasta nasional, BCA memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi komunitas lokal yang kaya akan budaya dan tradisi, serta memiliki kehidupan yang multikultural. Ketahanan ekonomi melalui desa binaan BCA menjadi fondasi untuk memitigasi berbagai risiko sosial dan memperat hubungan masyarakat yang beragam tersebut,” tutup Santoso.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Jaringan Internet (KTSDESIGN/Getty Images)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Peningkatan Kapasitas Jaringan Seluler Sangat Diperlukan

Hal ini dapat dicapai melalui tiga cara, yaitu penambahan Base Transceiver Station (BTS), penambahan frekuensi dan perbaruan teknologi.

Ilustrasi 5G.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 12:03 WIB

Menyambut 5G, Ini Tantangan yang Dihadapi di Indonesia

Indonesia belum memanfaatkan secara penuh data dalam pembangungan.

Sony luncurkan kamera Alpha 7R IV dan RX100 VII di ajang Alpha Festival 2019.(Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:40 WIB

Alpha Festival 2019 Luncurkan Sony α7R IV dan RX100 VII

Mempersembahkan kamera Sony bagi semua tipe fotografer di berbagai experience zone.

Mandiri Syariah sedang bertransaksi dengan nasabahnya

Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:14 WIB

Gandeng Metland, Mandiri Syariah Genjot KPR

Jakarta -Menawarkan pembiayaan kepemilikan rumah dengan prinsip syariah, Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) bekerja sama dengan pengembang perumahan (developer) besar diantaranya PT Metropolitan…

PT FWD Life Indonesia (FWD Life), (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 11:00 WIB

FWD Luncurkan FWD Elite Signature di INSEAD

FWD Group (“FWD”) baru-baru ini mengumumkan peluncuran FWD Elite Signature di Program INSEAD, sebuah platform pengembangan pertama di industri asuransi untuk para agency leaders guna mentransformasi…