Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Gempa di Maluku Utara

Oleh : Hariyanto | Rabu, 17 Juli 2019 - 07:45 WIB

Tanggap darurat gempa Maluku Utara
Tanggap darurat gempa Maluku Utara

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan upaya penanganan tanggap darurat pascabencana gempa di Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara yang terjadi pada tanggal 14 Juli 2019.

Gempa yang mengguncang beberapa kali mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan korban jiwa akibat tertimpa runtuhan bangunan.

Bantuan tanggap darurat disalurkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi pengungsian korban bencana gempa di Kabupaten Halmahera Selatan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dalam masa tanggap darurat, yang paling penting adalah ketersediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi. 

“Kami sangat concern dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. Kita juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile  untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian”, kata Menteri Basuki melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id,  Rabu (17/7/2019).

Bantuan secara bertahap disalurkan Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara sejak 15 Juli 2019. Peralatan yang digunakan berupa 1 unit Mobil Tangki Air, 2 unit WC Darurat, 2 unit profil tank, 1 unit genset, dan 5 unit tenda darurat. Seluruh peralatani didistribusikan langsung ke lokasi terdampak bencana.

Dari hasil identifikasi sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, kerusakan rumah warga tersebar di sejumlah desa di wilayah Gane dan Bacan diantaranya di Desa Ranga-Ranga 300 unit,  Desa Gane Dalam  380 unit, Desa Sawat  6 unit,  Desa Gaimu  10 unit, Desa Kuo  10 unit, Desa Liaro  20 unit,  Desa Tomara  40 unit, dan  Desa Tanjung  Jere 2 unit. Gempa juga menyebabkan 2 sekolah dan 1 rumah ibadah di Desa Ranga-Ranga rusak berat dan 3 sekolah serta 1 masjid di Desa Gane rusak berat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Inovasi Laptop Acer gapai costumer

Rabu, 12 Agustus 2020 - 22:41 WIB

Acer Geber Pangsa Pasar Pelajar, Pekerja Work From Home

Acer optimis penjualan laptop keluarannya akan diserap pasar. Apalagi masa pandemi corona virus covid-19, menuntut bekerja atau sekolah dari rumah. Tentunya laptop pilihan yang nyaman.

Padi organik, cikal bakal pertanian organik Indonesia di masa depan. (Foto: Liputan6)

Rabu, 12 Agustus 2020 - 22:06 WIB

Pupuk Organik, Penopang Pertanian Organik Indonesia di Masa Depan

Jakarta - Rani baru pulang dari sebuah pasar swalayan di kawasan pusat kegiatan bisnis ibukota. Dia mengeluhkkan mahalnya harga sayur-mayur dan buah-buahan organik yang ditawarkan pasar swalayan…

Wapres KH Maruf Amin, Menaker, Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto dan Kemenko PMK

Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:25 WIB

Wujudkan Perlindungan Bagi Seluruh Pekerja, Wapres Serahkan Paritrana Award 2019

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kembali memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para…

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin

Rabu, 12 Agustus 2020 - 20:18 WIB

DPR Cantik Ini Minta Pemerintah Kebut BLT untuk Genjot Daya Beli Masyarakat

Wabah pandemi Covid-19 turut memukul kinerja perekonomian nasional pada kuartal II-2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 sebesar minus 5,32 persen…

Anggota Badan Legislasi DPR RI Arteria Dahlan

Rabu, 12 Agustus 2020 - 19:55 WIB

Arteria PDIP: Maju Pilkada Anggota DPR Harusnya Tidak Perlu Mundur, Cukup Cuti

Tim Kuasa DPR RI memberikan keterangan untuk Perkara Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 22/PUU-XVIII/2020 mengenai pengujian Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU…