Infrastruktur Untuk Empat Super Prioritas Bali Baru Selesai 2020

Oleh : Herry Barus | Selasa, 16 Juli 2019 - 10:00 WIB

Presiden Jokowi, Menteri Rini, Menpar Arief Yahya di KEK Mandalika NTB (Foto Setkab)
Presiden Jokowi, Menteri Rini, Menpar Arief Yahya di KEK Mandalika NTB (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.idMenteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengemukakan, dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas atau 10 Bali Baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan empat yang super prioritas, yaitu Danau Toba, Mandalika, Borobudur, dan Labuhan Bajo.

“Apa yang diinginkan oleh Pak Presiden secara singkat saja, tahun 2020 semua fasilitas, utilitas infrastruktur, dan utilitas dasar harus selesai. Jadi apa itu, 3A-nya harus selesai. Yang pertama, atraksinya harus kelas dunia. Yang kedua aksesnya. Yang ketiga amenitasnya,” kata Arief Yahya kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (15/7) sore.

Ia menunjuk conto Danau Toba misalnya, traksinya harus mendapatkan UGG, UNESCO Global Geopark, tahun ini. Yang kedua, aksesnya harus selesai semua. Bandara Silangit sudah jadi bandara internasional, tol dari Kualanamu sampai Tebing Tinggi harus sudah selesai, dan lain sebagainya. Lalu yang ketiga amenitas, orang sudah investasi.

Menteri Pariwisata mengingatkan, sekarang sudah ada investasi sebesar Rp6 triliun untuk pengembangan Danau Toba itu. Karenanya, amenitasnya contoh membangun hotel, dan itu semua harus yang nomor 2, 1 dan 2, atraksi dan akses selesai tahun 2020, dan amenitas sudah mulai tahun 2020.

Infrastruktur

Menanggapi penjelasan Menteri Pariwisata Arief Yahya itu, Gubernur Sumtera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengemukakan, masalah pengembangan Danau Toba adalah infrastruktur yang tinggal berjalan waktu dalam pembenahan.

Ia menyebutkan, Danau Toba dilingkari oleh tujuh kabupaten sehingga diperlukan infrastruktur menghubungkan antarkabupaten dan membuat jalan, rute, yang sepanjang keliling di ring dalamnya di Danau Toba itu. Itu yang prioritas.

Yang kedua, lanjut Gubernur Sumut, adalah mindset manusianya, yang untuk melayani para wisatawan. “Ini yang akan disiapkan. Kita akan merubah SMK itu lebih dominan daripada SMA, sehingga melatihkan pelayan-pelayan para wisatawan. Itu yang paling penting dan ini sudah berjalan semuanya,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkifliemansyah mengemukakan, terkait penunjukan Mandalika sebagai host atau tuan rumah untuk motor GP 2021 semua infrastruktur yang berkenaan dengan itu mudah-mudahan sesuai pada waktunya.

“Memang banyak temen-temen yang bertanya apa mungkin dalam rentang waktu yang begitu singkat akan selesai sirkuitnya. Sebenarnya ini bukan sirkuit yang di desain untuk balapan, tapi ini adalah jalan kawasan yang seperti Singapura sama di Monaco. Jadi kalau ada balapan tinggal jalan itu dijadikan sirkuit jadi banyak yang knockdown untuk panggung dan lain sebagainya,” terang Zulkifliemansyah seraya berhap mudah-mudahan pembangunan mulai dilakukan Oktober tahun ini dan mudah-mudahan tahun depan bisa selesai semuanya.

Menurut Gubernur NTB itu, Presiden melalui sudah memberikan semacam arahan pada Direktur Utama ITDC untuk juga menyiapkan kemungkinan sirkuit yang dipakai oleh MotoGP ini bisa menjadi host dari Formula One.

“Saya kira kalau Motor GP sama Formula One bisa diadakan di Mandalika kami harus bersiap-siap untuk kedatangan banyak tamu bukan hanya dari luar negeri tapi juga dari domestik Indonesia,” ucap Zulkifliemansyah.

Gubernur NTB tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang pada 9 Juni sudah membuka direct flight dari Perth, Australia ke Lombok. “Ini sangat membantu ramainya wisatawan yang hadir di Lombok. Mudah-mudaha  kami berharap dengan kolaborasi antara kami dan pariwisata direct flight bisa juga dibuka dari Darwin yang sangat dekat, juga dari Melbourne, Sydney ke Lombok,” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:46 WIB

Populasi Penduduk Indonesia Jadi Potensi Pasar Perbankan Syariah

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan lima faktor yang harus disiapkan agar bisa sukses meniti karir di dunia perbankan.

Kemenkop dan UKM

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:25 WIB

Hingga Kini Realisasi Penyaluran Dana PEN Capai Rp10,24Triliun, KemenkopUKM Pastikan Program Ini Tepat Sasaran

Realisasi penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) sampai tanggal 16 Juli 2020 mencapai Rp10,24 triliun dari total pagu anggaran…

Hanwha Techwin Gandeng BIGI.ID (PTI Group) Pasarkan Lini Produk Security System

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:17 WIB

Keren! Industri Terkemuka Korsel Gandeng BIGI.ID Sediakan Teknologi Handal dalam Bidang Keamanan Indonesia

Jakarta-Salah satu perusahaan terkemuka di bidang surveillance asal Korea Selatan (Korsel), Hanwha Techwin menggandeng PT BIGI Multi Internasional (BIGI.ID) – under PTI Group, untuk menjadi…

Founder & CEO Iconomics Bram S Putro

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:45 WIB

Wuih...Diprediksi Jasa Keuangan Bertahan Hingga Pendemi Usai

Mantan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution menilai Lembaga Jasa Keuangan seperti perbankan, pembiayaan dan pegadaian masih aman, meskipun beberapa bulan belakangan dihantam pandemi covid-19.…

Menkeu Sri Mulyani

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:40 WIB

Singapura Resesi, Menkeu Sri Mulyani Genjot Konsumsi, Investasi dan Ekspor Agar Tidak Tertular

Menteri Keuangan (menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan resesi yang dialami oleh Singapura diperkirakan tidak banyak mempengaruhi situasi di Indonesia.  Meski demikian, Pemerintah akan tetap…