Kementerian PUPR Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung dan Jalan Lingkungan di Kabupaten Asmat

Oleh : Hariyanto | Rabu, 10 Juli 2019 - 08:20 WIB

Pembangunan Jembatan di Kabupaten Asmat
Pembangunan Jembatan di Kabupaten Asmat

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung dan jalan lingkungan di Kampung Kaye Distrik Agats Kabupaten Asmat, Provinsi Papua. 

Pembangunan jalan dan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari sejumlah infrastruktur dasar yang dibangun Kementerian PUPR untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Asmat yang mengalami wabah campak dan gizi buruk pada awal tahun 2018 lalu. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR telah memiliki daftar kegiatan pembangunan infrastruktur permukiman di Kabupaten Asmat, baik jangka pendek maupun menengah mulai dari infrastruktur air bersih, sanitasi, jembatan, perbaikan jalan kampung, bedah rumah, dan pembangunan permukiman baru. 

Kepala Balai Pelaksanaan ‪Jalan Nasional XVIII Jayapura‬ Osman H. Marbun mengatakan, tujuan utama dibangunnya jembatan gantung dan jalan lingkungan tersebut adalah untuk memberikan kemudahan pergerakan antardesa serta membuka isolasi daerah yang terpisahkan sungai.  Pembangunan jalan lingkungan menggunakan konstruksi jalan beton (pile slab) karena daerah Kabupaten Asmat merupakan daerah rawa. 

“Untuk jalan dan jembatan sudah selesai pembangunan fisiknya. Sejak tahun 2018 Kementerian PUPR telah melakukan pembangunan fisik untuk masyarakat, hal ini agar rentang waktu dan jangkauan antar kampung, distrik untuk dapat dilalui dengan menyingkat jarak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat” kata Osman melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (10/7/2019).

Osman mengatakan, masyarakat sudah dapat menggunakan fasilitas jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Keye menuju Ibu Kota Kabupaten Asmat, Agats. Pembangunan jembatan gantung dan jalan jembatan gantung sendiri menggunakan anggaran Kementerian PUPR dengan biaya Rp 89,1 milliar, yang telah dimulai sejak September 2018 dan selesai pada 30 Maret 2019. 

Jembatan gantung tersebut dibangun sepanjang 72  meter dengan lebar 1,6 meter, sedangkan untuk jalan lingkungan yang dibangun sepanjang 2,9 km dengan lebar sebesar 4 meter. Pembangunannya dilakukan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya dengan melibatkan pekerja lokal dari sejumlah kampung diantaranya Kaye, Syuru, dan Aswet. 

“Jalan dan jembatan yang dibangun ini mengeliling beberapa jalur tempat pemukiman masyarakat di Ibu Kota Agats Kabupaten Asmat,  seperti di Kampung Kaye, Kampung Suru dan juga jalur jalan ketempat fasilitas umum lainya seperti ke rumah sakit baru dan  museum Asmat. Sehingga keberadaannya akan sangat membantu aktivitas masyarakat di Asmat, termasuk akan meningkatkan perekonomian daerah setempat,” ujar Osman. 

Osman menambahkan, pada tahun 2019 hingga tahun 2020, Kementerian PUPR akan melanjutkan pembangunan jalan beton sepanjang 16 km, serta pembangunan 4 buah jembatan gantung dengan panjang total 330 meter yang akan dibangun pada beberapa distrik di Kabupaten Asmat. Pembangunan jembatan gantung juga sangat dibutuhkan untuk mendorong warga agar menempati rumah khusus yang telah dibangun Kementerian PUPR di sejumlah kampung yang terpisahkan sungai.

Sejak tahun 2016, Kementerian PUPR telah membangun 114 unit rumah khusus dengan biaya Rp 19,9 miliar di Kampung Amanamkai dan Kampung Syuru, Distrik Agats sebanyak 114 Unit . Tahun 2018 kembali dibangun sebanyak 100 unit rumah khusus yang tersebar di 4 kampung, yakni Kampung Priend Distrik Fayid (34 unit), Kampung Ass dan Kampung Atat Distrik Pulau Tiga (33 unit), dan Kampung Warkai Distrik Betsbamu (33 unit).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Rabu, 20 November 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet Dorong Perdagangan Produk Indonesia ke Negara Eropa Tenggara dan Timur Balkan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong perlunya Indonesia meningkatkan pasar perdagangan produk Indonesia hingga ke negara-negara di Eropa Tenggara dan Timur Balkan. Hal tersebut…

realme X2 Pro

Selasa, 19 November 2019 - 20:57 WIB

Rasakan Tampilan Terhalus Smartphone Flagship realme X2 Pro dengan Layar 90Hz dan Snapdragon 855+

Smartphone ini membawa standar baru ke dunia perponselan antara lain melalui kamera 64MP, In-display fingerprint, VOOC Flash Charge 3.0, dan desain trendi.

Samsung Memenangkan 46 CES 2020 Innovation Award

Selasa, 19 November 2019 - 20:45 WIB

Sebanyak 46 Inovasi Terbaru Samsung Menangkan CES 2020 Innovation Award

Samsung Electronics, pemimpin teknologi global, baru-baru ini mengumumkan bahwa 46 inovasi produk terbarunya telah mendapat pengakuan sebagai pemenang CES 2020 Innovation Awards, termasuk tiga…

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

Selasa, 19 November 2019 - 20:31 WIB

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

PT Piaggio Indonesia berkolaborasi dengan CV Kharisma Motor memperluas jaringan dengan pembukaan diler terbaru di Sleman, Yogyakarta untuk memberikan produk dan layanan berkualitas terbaik di…

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society

Selasa, 19 November 2019 - 20:29 WIB

Terima Pengurus Dekopin yang Sah, Teten Masduki: Munas Itu Wilayah Dekopin

Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society yang tidak bisa dimasuki oleh negara. Sesuai…