Modal Rp 4 Milyar, Anda Bisa Miliki Usaha SPBU Shell

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 05 Juli 2019 - 19:52 WIB

Head of Dealer Owned Network Shell Indonesia, Agung Saputra Foto: INDUSTRY.co.id
Head of Dealer Owned Network Shell Indonesia, Agung Saputra Foto: INDUSTRY.co.id

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Punya keinginan investasi di pengisian bahan bakar umum, kenapa tidak? Yah bisnis ini memang menarik bila dilakukan di kota besar, investasi dalam jumlah besar pun bukan masalah karena antrian mengisi bensin akan selalu ada siang maupun malam.

Dan kali ini ajang International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2019, Shell Indonesia menawarkan kemitraan dealer owned dealer operated (DODO). Melalui program ini calon investor dapat bekerja sama dengan Shell untuk mendirikan SPBU yang akan dikelola dan dimilikinya.

“Kami beri kesempatan bagi pengusaha lokal untuk memiliki dan mengoperasikan bisnis Shell,” kata Head of Dealer Owned Network Shell Indonesia, Agung Saputra di JCC, Senayan, Jumat (5/7/2019).

Calon dealer atau mitra bisa bekerja sama dengan Shell untuk mendirikan SPBU dengan lokasi yang sudah dimiliki seperti luas lahan minimal 1.000 meter persegi (m2) dengan lebar 25 meter persegi, Memenuhi uji analisa kelayakan dan potensi keuntungan bisnis dari lahan yang tersedia bersama Shell.

Agung mengatakan, Shell akan memberikan dukungan konsultasi dalam persiapan pembangunan SPBU, termasuk perizinan, desain dan proses pembangunan SPBU. Selain itu, Shell akan turut memberikan dukungan melalui program marketing dan pelatihan teknis baik teori maupun praktik hingga SPBU siap beroperasi.

Lantas berapa investasi yang harus disiapkan untuk menjadi mitra Shell? Mitra bisnis ini cukup mengalokasikan modalnya Rp 4 milyar dengan kontrak kerja sama selama 20 tahun dan diperkirakan akan segera balik modal selama 4-5 tahun.

Sedangkan untuk target penjualan volume juga tergantung lokasi pembukaan SPBU. Misalnya untuk daerah Jakarta target akan lebih dari 10.000 liter per harinya.

“Balik lagi semua tergantung lokasinya, mungkin kalau di luar kota tidak perlu volume sales yang besar per harinya,” Katanya

  

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Diskusi Pencak Silat Betawi di TIM

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:17 WIB

Ini Arah Pencak Silat Betawi Sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan pencak silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia dari Indonesia dalam…

Tol Hutama Karya

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:00 WIB

Hutama Karya-BPJT dan ATI Gelar Aksi Keselamatan di Jalan Tol

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali melanjutkan kampanye peningkatan kesadaran keselamatan dalam berkendara di jalan tol yang dikelolanya. Kampanye bertajuk SETUJU yang merupakan…

Traktor untuk pertanian

Minggu, 26 Januari 2020 - 15:57 WIB

Kementan Dorong Pemanfaatan Lahan Di Wilayah Perhutanan Sosial

Kementan sejak tahun 2017 sudah mulai memanfaatkan lahan di perhutanan untuk pertanaman komoditas tanaman pangan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 26 Januari 2020 - 14:00 WIB

Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Korban Banjir Cililitan Jakarta Timur

- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali menyalurkan bantuan sosial kepada saudara-saudara yang terkena musibah banjir di Kelurahan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 26 Januari 2020 - 13:45 WIB

Ekspor Kian Melaju, Investasi Industri Mamin Terus Dipacu

Kementerian Perindustrian fokus memacu pengembangan industri makanan dan minuman (mamin) agar terus memiliki kinerja yang gemilang.