INDUSTRY.co.id - 

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal masih cenderung terkonsolidasi dengan peluang pelemahan yang lebih besar. Indikator Stochastic berada pada area overbought dengan RSI yang cenderung mahal.

"Candlestick membentuk 2 star in the north dengan potensi pulled back bearish trend line sehingga kami memperkirakan IHSG masih akan rentan terkena tekanan dengan support resistance 6340-6400," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Ia sodorkan saham-saham yang dapat dicermati yakni; JPFA, CPIN, MAIN, BRPT, GGRM, HMSP, UNVR, BBTN, TBIG, LPKR, LPPF, SCMA, AKRA, RALS.

IHSG (+0.08%) ditutup menguat pada detik terakhir sebesar 5.2 poin kelevel 6384.9 dengan saham-saham sektor Industri Dasar (+1.76%) mendorong penguatan sedangkan sektor Pertambangan (-0.88%) dan Pertanian (-0.78%) menekan pelemahan. Perusahaan peternakan memimpin dengan CPIN (+6.69%), JPFA (+3.26%) dan MAIN (+3.24%) menguat signifikan mendorong IHSG yang berhasil tutup pada zona positif.

Anjloknya harga ayam menjadi fokus investor melihat KPPU memperpanjang penyidikannya sebagai laporan turun tangan atau tidaknya pemerintah akan hal tersebut. Investor asing tercatat net buy cukup besar dilevel 912.77 Miliar rupiah.