AMMDes Kemanakah Kau?

Oleh : Ridwan | Rabu, 26 Juni 2019 - 11:05 WIB

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat AMMdes di GIIAS 2018 (Foto: Dok. Liputan6)
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat AMMdes di GIIAS 2018 (Foto: Dok. Liputan6)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan atau AMMDes, sudah resmi diluncurkan di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018.

Peluncuran tersebut secara langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. 

Meski demikian, hingga kini kendaraan yang dirancang untuk menggantikan grandong itu belum terlihat dipakai oleh para petani di desa-desa.

Presiden Direktur PT. Kreasi Mandiri Wintor Distributor, Rio Sanggau mengatakan, AMMDes telah dibuat dalam berbagai purwarupa, dan sudah mulai masuk produksi.

"April itu kan kami buat prototipe. Produksi baru mulai bulan Juni, dan itu prosesnya memang enggak cepat," kata Rio di Jakarta (25/6).

Rencananya, AMMDes akan dijual untuk pasar komersial. Meski demikian, kata Rio, saat ini pihaknya fokus untuk memenuhi permintaan AMMDes dari pemerintah, yang nantinya akan dipakai di berbagai desa.

"Ini yang sedang kami rumuskan, karena memang di Indonesia itu ada puluhan ribu desa. Tidak mudah untuk bisa memilah-milah kebutuhannya. Mungkin, kami lihat satu sampai dua bulan ke depan untuk finalisasi," tuturnya.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, pihaknya mengapresiasi produsen AMMDes dan stakeholder terkait yang terus kerja keras berupaya mengembangkan alat angkut multiguna tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang terkait guna meningkatkan produktivitas kegiatan usaha masyarakat di wilayah pedesaan," kata Putu.

Tak hanya itu, lanjut Putu, pihaknya juga terus berupaya memasarkan AMMDes baik untuk pasar dalam negeri melalui e-Catalog dan pasar ekspor.

"Untuk pasar dalam negeri prosesnya sedang berjalan. Sedangkan untuk ekspor, kami sedang menindaklanjuti LOI dan MoU layanan purna jual di negara tujuan ekspor," terangnya.

Sebelumnya PT. Kreasi Mandiri Wintor Distributor telah melakukan Letter of Intent (LOI) dengan PT. Repindo Jagad Raya tentang rencana ekspor 10 ribu unit AMMDes hingga 2023 ke 49 negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara. 

"Permintaan negara tujuan pasar ekspor AMMDes cukup banyak, seperti negara anggota ASEAN, Afrika, Timor Leste dan Papua Nugini," tutup Putu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Senin, 18 November 2019 - 03:00 WIB

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Purwadi, M.M., mewakili Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) dengan di dampingi oleh Ketua Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Mira Ipung Purwadi,…

Arman, Pemulung milenial tinggal di Kampung Pemulung Lebak Bulus.

Minggu, 17 November 2019 - 23:40 WIB

Sanitasi Buruk Berasal dari Ekonomi yang Terpuruk

Jakarta - Penduduk miskin tidaklah terelakan di Indonesia. Upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan sedikit berhasil. Walaupun tidak sedikit yang masih hidup mengandalkan sampah sebagai…

realme XT

Minggu, 17 November 2019 - 18:49 WIB

Duduki Posisi 4 di Pasar Smartphone Indonesia, realme Siapkan Produk Flaghsip

realme merupakan brand yang penuh kejutan, dari strategi-strategi yang telah dilakukan membuatnya tercatat ke daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia, tepatnya berada di posisi empat.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 17 November 2019 - 18:10 WIB

Manufaktur Masih Jadi Kontributor Terbesar Ekspor Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, industri manufaktur masih menjadi kontributor paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 17 November 2019 - 17:10 WIB

Pemerintah Terus Pacu Investasi Sektor Manufaktur

Pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap upaya memacu nilai investasi khususnya dari sektor manufaktur. Sebab, aktivitas industrialisasi dinilai dapat membawa efek berganda yang…