Untuk Kali Pertama, PG Conference Asia 2019 Digelar di Luar Jepang

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 25 Juni 2019 - 21:31 WIB

PostgreSQL Security Team meyakini bahwa registrasi kerentanan keamanan yang terdaftar dalam sistem Common Vulnerabilities & Exposures (CVE) dengan nomor CVE-2019-9193 merupakan sebuah kekeliruan.
PostgreSQL Security Team meyakini bahwa registrasi kerentanan keamanan yang terdaftar dalam sistem Common Vulnerabilities & Exposures (CVE) dengan nomor CVE-2019-9193 merupakan sebuah kekeliruan.

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  PGConf.Asia 2019, perhelatan tingkat dunia yang menyuguhkan pemaparan tentang seluruh aspek PostgreSQL, akan digelar di Bali mulai 9 hingga 12 September 2019dengan tema “Saat bisnis bertemu Hacker”.

Konferensi tingkat dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia tersebut akan membahas tentang beragam solusi bisnis terkait finansial dengan menggunakan PostgreSQL.

Konferensi internasional di Asia ini hampir tiap tahun diselenggarakan di Tokyo, Jepang. Komunitas PostgreSQL tersebut empertemukan para pengguna, pengembang, dan ahli, untuk memaparkan implementasi bisnis, terobosan, peningkatan efisiensi, sekuriti, professional support, studi kasus, kisah sukses, fitur baru, dan best practice dari PostgreSQL database Open Source.

PGConf.ASIA 2019 akan menghadirkan para pembicara dari seluruh dunia untuk saling berbagi pengalaman kepada para peserta. Beberapa di antara yang telah menyatakan kesediaannya untuk menghadiri PGConf.ASIA 2019 adalah Bruce Momjian yang merupakan Core Developer dari PGDG; Hitoshi HEMMI, PhD dari NTT Japan; KIM Sangwook, Ph.D; Kohei KaiGai pencipta Komputasi GPU untuk PostgreSQL (PG-Storm).

“Terselenggaranya konferensi Postgres ini merupakan bentuk kepercayaan dunia Open Source terhadap Indonesia”, kata Julyanto Sutandang, CEO Equinox Business Solutions, Pte Ltd.

Bruce Momjian merupakan sosok legendaris dalam komunitas PostgreSQL dunia,. “PostgreSQL telah menunjukkan perkembangan pengguna yang pesat di dunia termasuk di Indonesia. PGConf.ASIA 2019 menjadi ajang penting bagi komunitas PostgreSQL untuk saling berkontribusi mendorong perkembangan PostgreSQL di masa mendatang,” ujar Bruce.

Ada topik yang sangat menarik dari PGConf.Asia kali ini, Apphosa membawa suatu terobosan besar dalam peningkatan kinerja sehingga PostgreSQL dapat bekerja 350% sampai dengan 600% lebih cepat daripada sistem yang menggunakan hanya NVMe. Hal ini suatu terobosan yang sangat besar, kita dapat menyelamatkan anggaran lebih dari tiga kali lipat. Terobosan ini dimungkinkan dari riset Sistem Operasi, Antrian sistem file, dan optimisasi thread dari tim Apphosa, Korea.

Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019, menunjukkan bahwa perkembangan serta popularitas PostgreSQL di Tanah Air kita telah mengalami pertumbuhan pesat. Perusahaan perbankan, telekomunikasi, ritel modern, dan instansi pemerintah telah menggunakan sistem database PostgreSQL.

Di tingkat global, selama dua tahun berturut-turut, PostgreSQL berhasil mempertahankan posisi puncak sebagai database dengan pertumbuhan tercepat di dunia menurut DB-Engines. Di sisi popularitas, DB-Engines melaporkan bahwa database open source mengalami peningkatan popularitas setiap tahunnya sejak 2013 dan telah menggerus pangsa pasar database komersial. Meskipun database komersial masih memimpin pasar, tapi database open source menunjukkan tren penguatan untuk menjadi mayoritas dalam tampo 12 hingga 18 bulan mendatang.

“Masyarakat bisnis Indonesia telah siap mengadopsi PostgreSQL dengan lebih mendalam. Indonesia membutuhkan open source untuk memperkuat perekonomian, menghemat biaya, dan menjamin integritas data serta keamanan. Perlu adanya dukungan semua pihak terutama kalangan enterprise dan pemerintah,” kata Julyanto.

Perhelatan PGConf.ASIA 2019 telah mendapatkan dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya adalah 5 perusahaan besar, yang menunjukkan kemajuan dukungan positif terhadap PostgreSQL. Dengan demikian, para peserta konferensi hadir secara independen tanpa aliansi industri sehingga mampu menyuguhkan pandangan yang realistis.

Terselenggaranya PGConf.ASIA 2019 juga berkontribusi terhadap industri Meeting, Incentive, Convention, & Exhibition (MICE) yang merupakan salah satu sektor pariwisata yang menjadi fokus pemerintah melalui kementerian pariwisata.

Menurut data International Congress & Convention Association (ICCA) 2018, peserta atau wisatawan MICE memiliki kemampuan berbelanja sekitar 7 kali lipat dari kemampuan wisatawan biasa. Dengan demikian, perlu dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah agar perhelatan internasional ini bisa terselenggara dengan baik dan sukses demi kemajuan perkembangan PostgreSQL di Indonesia.

“Kemajuan perkembangan PostgreSQL tidak hanya bergantung kepada komunitas, tetapi juga adanya dukungan dari semua pihak untuk membangun ekosistem bisnis yang membangun,” ucap Julyanto

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung Galaxy A01

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:40 WIB

Harga Sejutaan, Samsung Galaxy A01 Ditenagai Snapdragon 439 dan Dual Camera

Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung Galaxy A01 dengan sistem operasi Android 10, ditenagai Snapdragon 439, dan dilengkapi dual kamera berkapasitas 13MP+2MP untuk rear camera dan…

Nihayatul Wafiroh

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:30 WIB

RUU POM Permudah UMKM Peroleh Izin dan Pendampingan Produksi

RUU Pengawasan Obat dan Makanan (RUU POM) yang saat ini sudah masuk Prolegnas ditargetkan bisa selesai dalam 2 hingga 3 kali masa sidang tahun 2020 ini. Meski tidak termasuk dalam daftar carry…

Demo ojol

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:20 WIB

Ribuan Driver OJOL Serang DPR Minta Ojek Dilegalkan

Para driver ojek online menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada hari ini, Jumat (28/2/2020) yang ditengarai karena wacana penolakan angkutan roda dua untuk dijadikan transportasi…

Menko Maritim Kunjungi KEK Sorong

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:06 WIB

Siapkan Dana Rp1,1 Triliun, Pelindo IV Siap Kembangkan Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Arar di Papua Barat

Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) siap mengembangkan Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Arar di Papua Barat yang akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.

Uji Coba Penertiban Parkir di Pelabuhan

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:00 WIB

Pelindo IV Cabang Makassar Lakukan Uji Coba Penertiban Parkir di Pelabuhan

Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Cabang Makassar melakukan uji coba penertiban parkir kendaraan roda empat dan roda dua di area Pelabuhan Makassar selama satu minggu, mulai Kamis…