Menperin: Kawasan Industri Terus Bertumbuh, 90 Diantaranya Sudah Beroperasi

Oleh : Ridwan | Kamis, 20 Juni 2019 - 19:02 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

INDUSTRY.co.id - Karawang - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengemukakan, pertumbuhan jumlah kawasan industri di Indonesia terus tumbuh. Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 90 kawasan industri yang sudah beroperasi. Sementara itu, pada tahun 2014, baru ada 74 kawasan indutri.
 
"Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah kawasan industri terbanyak, yaitu lebih dari 25 kawasan industri," kata Airlangga seusai acara 2019 Group Groundbreaking Ceremony for Karawang New Industry City Tenants di Karawang, Jawa Barat, Kamis (20/6).

Airlangga menegaskan, berdasarkan amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, bahwa perusahaan industri wajib berlokasi di dalam kawasan industri. Oleh karena itu, kawasan industri berperan penting dalam mendorong peningkatan investasi sektor manufaktur. 

"Sebab, kawasan industri menyediakan lahan yang siap dibangun, adanya fasilitas dan infrastruktur yang lengkap serta berbagai kemudahan di dalamnya dengan pelayanan prima kepada para calon investor," tuturnya.

Namun demikian, menurut Menperin, pertumbuhan kawasan industri tersebut perlu dibarengi dengan pengembangan infrastruktur teknologi digital, seperti jaringan internet 5G. Hal ini dapat menopang akselerasi penerapan industri 4.0 di Indonesia.

"Tentunya, teknologi baru itu memberi dampak positif terhadap peningkatan daya saing industri manufaktur kita sesuai dengan implementasi Making Indonesia 4.0," tutur Airlangga.

Untuk itu, tambah Menperin, perlu adanya pemetaan klaster-klaster industri yang sudah siap memasuki era digital.

Menperin menambahkan, pengembangan kawasan industri perlu memperhatikan terhadap pengelolaan limbah dalam rangka mendukung konsep ekonomi berkelanjutan. 

"Pemerintah juga tengah melihat konsep ekonomi keberlanjutan sebagai peluang untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing sektor industri manufaktur. Upaya yang perlu dilakukan, misalnya melalui pelestarian lingkungan serta penggunaan teknologi bersih, biokimia, dan energi terbarukan," paparnya.

Kemudian, sektor-sektor industri yang menjadi prioritas dalam pengembangan industri 4.0 di Indonesia, diharapkan menjadi tenant utama di dalam kawasan industri. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, lima sektor manufaktur yang akan menjadi pionir, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronika.

"Seperti logistik dan warehouse itu menjadi bagian utama yang kami lihat demand-nya semakin tinggi. Jadi, smart logistic juga perlu diperhitungkan untuk meningkatkan pengembangan klaster industri. Kemudian, yang terkait dengan data center, ini menjadi penting karena merupakan otak dari industri 4.0 itu ada di big data," paparnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chief Marketing Officer (CMO) SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati dan Vice President IT SiCepat Ekspres, Billy Yosafat, menerima The Best GRC For Performance Management In Marketing & Information Technology in Logistic Service dan The Best CMO and GRC Leader 2020 dalam Governance, Risk, and Compliance (GRC) dan Performing Excellence Award 2020 yang digelar di Auditorium TVRI, Jakarta, 29 Juli 2020. (Foto: Istimewa)

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:53 WIB

Berkat Tata Kelola Secara Baik, Perusahaan Industri Pengiriman Ini Raih Penghargaan GRC Award 2020

Jakarta-SiCepat Ekspres Indonesia mendapatkan dua penghargaan pada acara Governance, Risk and Compliance (GRC) and Performance Excellence Award 2020

Pelayanan perbankan di Bank Bukopin (Foto: Doc Bank Bukopin)

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:05 WIB

Kookmin Bank Siap Kuasai 67 Persen Saham Bukopin

Bank Bukopin Tbk menargetkan Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) bisa mencapai 17 persen. 25 Agustus 2020, Bukopin akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna membahas…

CEO FIFGROUP Margono Tanuwijaya (kiri) menyerahkan secara simbolis streoform Tebar Kurban Nusantara kepada Camat Cilandak Mundari (tengah) didampingi oleh Human Capital, General Support And Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati. Pada musim haji Idul Adha tahun ini, FIFGROUP menyalurkan Dana Sosial Syariah untuk sedekah kurban senilai Rp 1,7 miliar untuk pembelian 537 kambing dan 2 ekor sapi.

Senin, 03 Agustus 2020 - 22:00 WIB

Dasyat! FIFGROUP Salurkan 579 Hewan Kurban di Seluruh Indonesia

Jakarta-PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan bagian dari Astra Financial dan juga salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk, menyambut Hari Raya Idul Adha dengan…

Bursa Efek Indonesia

Senin, 03 Agustus 2020 - 21:51 WIB

Kabar Gembira! Saham WSBP Dapat Diperdagangkan Kembali

Jakarta-Saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dapat kembali diperdagangkan sehubungan dengan adanya surat resmi dari PT Bursa Efek Indonesia tanggal 30 Juli 2020).

Bank Bukopin (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 03 Agustus 2020 - 21:46 WIB

Fokus UMKM Daya Pikat Kookmin Bank Perkuat Rasio Permodalan Bank Bukopin

Bank Bukopin Tbk mendapatkan dana segar hasil Penawaran Umum Terbatas ke-5 (PUT V) yang diserap Kookmin Bank (KB) sebanyak KB menyerap sekitar 2,97 miliar lembar saham baru selama masa perdagangan…