Telkom Peringkat Pertama Brand Paling Bernilai di Indonesia

Oleh : Wiyanto | Selasa, 18 Juni 2019 - 06:38 WIB

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)
PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id

Jakarta – Sebagai wujud komitmen dalam berinovasi untuk terus meningkatkan nilai perusahaan dan brand, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali meraih penghargaan Indonesia’s Most Valuable Brand 2019 yang diserahkan oleh Pemimpin Redaksi SWA, Kemal E. Gani didampingi Direktur Pengelola Brand Finance Asia Pasifik, Samir Dixit kepada Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah di Hotel Shangri-La, Jakarta (12/6).

Telkom kembali dinobatkan sebagai peringkat pertama perusahaan paling bernilai di Indonesia, dengan Brand Value senilai USD 4,615 miliar dan Brand Strength Index 85,54 dengan Brand Rating Triple A (AAA).

Indonesia’s Most Valuable Brand 2019 merupakan pemeringkatan 100 merek perusahaan yang dilaksanakan secara tahunan oleh Lembaga riset independen internasional Brand Finance bekerjasama dengan Majalah SWA. Pemeringkatan brand value dilakukan dengan memperhitungkan brand strength index, brand royalty rate dan brand revenue. Selain itu yang diperhatikan dalam penilaian ini mencakup corporate brand dan product brand.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom tengah bertranformasi dan memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital. Hal tersebut diharapkan menjadi kekuatan bagi Telkom ke depan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan serta stakeholders lainnya.

“Telkom terus memperkuat kapabilitas bisnis digital melalui pertumbuhan pendapatan bisnis digital yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan serta didukung oleh investasi pada infrastruktur broadband yang berkelanjutan. Hal ini juga merupakan upaya Telkom untuk membangun dan meningkatkan merek perusahaan secara kontinyu. Telkom senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan,” kata Ririek.

Pada kuartal pertama tahun 2019 ini Telkom mencatat kinerja yang jauh lebih baik dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp34,84 triliun, tumbuh 7,7% dibanding kuartal pertama 2018. Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp17,53 triliun, begitupun dengan laba bersih yang tercatat naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,22 triliun.

Selain pemeringkatan brand di Indonesia, Brand Finance juga membuat pemeringkatan Brand Finance Global 500 tahun 2019, dimana Telkom berada di posisi 442 dan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar merek paling bernilai di pentas global. Tidak hanya itu, dalam pemeringkatan brand telekomunikasi yang paling kuat dan bernilai, Telecom 300, Telkom berada di posisi pertama di Asia Tenggara dan peringkat 36 di dunia.

“Pencapaian ini menjadi kalibrasi bagi Telkom dan memastikan bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat. Tentunya apresiasi Most Valuable Brand ini menjadikan Telkom semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas dan nilai brandnya demi memantapkan posisi Telkom sebagai operator kelas dunia,” ungkap Ririek.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life meluncurkan WanaArtha DPLK sebagai solusi untuk merencanakan hari tua bagi peserta individu maupun perusahaan kepada karyawannya.

Kamis, 05 Desember 2019 - 22:09 WIB

WanaArtha Life Luncurkan WanaArtha DPLK Sebagai Solusi Perencanaan Hari Tua Bagi Individu dan Perusahaan

Jakarta-PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau yang lebih dikenal dengan WanaArtha Life meluncurkan WanaArtha DPLK sebagai solusi untuk merencanakan hari tua bagi peserta individu maupun…

Truck logistik Ritase

Kamis, 05 Desember 2019 - 21:48 WIB

Perkembangan Mobilitas Barang Membutuhkan Solusi Multimoda Digital

Jakarta - Dinamika ekonomi yang makin cepat dan terintegrasi membutuhkan solusi logistik yang mampu mengikuti akselerasi itu. Pada saat yang sama, penyedia jasa logistik harus memutar otak agar…

Dorong Penetrasi Bursa Berjangka, “Indonesia Derivative Reach International Market” Summit 2019 Diselenggarakan

Kamis, 05 Desember 2019 - 21:41 WIB

Jurus Mentari Mulia Berjangka, Gairahkan Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia

Jakarta-Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), sebagai salah satu bentuk investasi di antara beragam pilihan, kian menarik perhatian para pengelola dana.

PT Mentari Mulia Berjangka Peking University menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pertukaran informasi dalam penelitian dan data di bidang derivatif dan perdagangan berjangka

Kamis, 05 Desember 2019 - 21:27 WIB

Dorong Penetrasi Bursa Berjangka, Mentari Mulia Berjangka Teken Mou di Bidang Derivatif dan Perdagangan Berjangka

Jakarta--PT Mentari Mulia Berjangka Peking University menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pertukaran informasi dalam penelitian dan data di bidang…

Menteri BUMN Erick Thohir

Kamis, 05 Desember 2019 - 21:00 WIB

Menteri BUMN akan Copot Dirut Garuda

Menteri BUMN Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara terkait kasus sepeda Brompton dan motor Harley yang ditemukan di dalam pesawat baru Garuda Airbus A330-900…