INDUSTRY.co.id - Jakarta- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 3 poin, atau 0,1%, ke posisi 5.394,38 di sesi pertama perdagangan Senin (06/03/2017) dibandingkan di sesi penutupan perdagangan akhir pekan lalu pada posisi 5.391,22.

Kenaikan IHSG ditopang oleh kenaikan harga 137 saham, terutama saham-saham sektor perdagangan dan sektor aneka industri. Disamping itu, terdapat pula 328 saham yang harganya mengalami penurunan, 112 saham harganya stagnan dan sebanyak 189 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Total nilai transaksi jual-beli saham di sesi pertama perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp3,341 triliun dengan total volume transaksi sebanyak 6,969 miliar unit. Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian bersih saham (net buying) sebesar Rp151 miliar dengan total volume 8 juta unit saham.

Enam dari total 10 indeks sektoral di BEI mengalami peningkatan yang pada akhirnya berhasil mengangkat IHSG di rehat tengah hari ini. Kenaikan IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini dipimpin oleh kenaikan indeks sektor perdagangan sebesar 7,12 poin, atau 0,83%, ke posisi 865. Kemudian diikuti oleh peningkatan indeks sektor aneka industri sebesar 11,10 poin, atau 0,78%, ke posisi 1.428.

Sementara itu, saham-saham LQ45 yang masuk ke dalam kategori top gainers adalah saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang harganya naik Rp100, atau 4,6%, menjadi Rp2.290 per unit. saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang harganya terangkat Rp16, atau 4%, menjadi Rp414 per unit dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya meningkat Rp850, atau 3,4%, menjadi Rp25.950 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang masuk ke dalam top losers adalah saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) yang harganya tergerus Rp90, atau 1,9%, menjadi Rp4.590 per unit, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang harganya susut Rp40, atau 1,9%, menjadi Rp2.070 per unit dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang harganya anjlok Rp60, atau 1,9%, menjadi Rp3.160 per unit.***