INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) sedang bernegosiasi dengan Deutsche Bank terkait pelunasan sebagian pinjaman sindikasi yang diperoleh 21 bank pada September 2014. Rencananya, manajemen MNCN melunasi pinjaman sindikasi tersebut bernilai USD100 juta dari total nilai pinjaman sebesar USD250 juta. Untuk melunasi pinjaman tersebut, MNCN menggunakan dana kas internal.

Ketika sindikasi 21 bank tersebut memberikan pinjaman kepada MNCN, Deutsche Bank dan Standard Chartered bertindak sebagai bookrunners dan mandated lead arrangers (MLA). “Utang sindikasi tersebut akan jatuh tempo pada September 2017 dan kami akan melunasi sekitar USD100 juta dan sisanya sebesar USD150 juta akan di-refinancing,” ujar David Fernando Audy, Direktur Utama MNCN, di Jakarta, Jumat (03/03/2017).

David optimistis bahwa manajemen MNCN bakal mudah memperoleh pinjaman karena cash flow perseroan cukup kuat. Rencananya, MNCN akan meminjam dana dari lender (pihak pemberi pinjaman) yang sama. Tetapi, tidak menutup kemungkinan ada bank-bank lain yang ikut bergabung. “Sementara itu, jangka waktu pinjaman bernilai USD150 juta tersebut masih dinegosiasikan,” imbuh David.

Refinancing tersebut kemungkinan bakal dikenakan kupon yang sama oleh para kreditur. Pasalnya, kinerja MNCN saat ini masih lebih baik dibandingkan pada tiga tahun yang lalu. Jika tindakan korporasi tersebut berjalan lancar, maka MNCN akan melunasi pinjaman sindikasi tersebut seluruhnya pada tahun depan.***