INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga berita ini diturunkan pada pukul 09:14 WIB pada perdagangan Senin (06/03/2017) ini naik 11 poin, atau 0,2%, ke posisi 5.401,95.
Kenaikan IHSG tersebut ditopang oleh kenaikan harga 118 saham, terutama saham-saham sektor aneka industri dan sektor properti. Disamping itu, terdapat pula 364 saham yang harganya turun. Sementara itu, sebanyak 95 saham, harganya stagnan dan sebanyak 309 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 1,362 miliar unit saham bernilai total Rp441 miliar. Sedangkan investor asing mencatat aksi beli bersih saham (net buying) sebesar Rp7 miliar dengan volume transaksi sebanyak 5 juta unit saham.
Kenaikan IHSG di awal perdagangan hari ini ditopang oleh kenaikan selurun indeks sektoral, kecuali indeks sektor keuangan yang turun sebesar 0,04%. Kenaikan IHSG dimotori oleh kenaikan indeks sektor sebesar 7,05 poin, 0,5%, menjadi 1.424 dan peningkatan indeks sektor properti sebesar 1,7 poin, atau 0,34%, ke posisi 510.
Adapun saham-saham LQ45 yang termasuk dalam kategori top gainers pagi ini adalah saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yang harganya naik Rp100, atau 4,6%, menjadi Rp2.290 per unit, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya meningkat Rp350, atau 1,4%, menjadi Rp25.450 per unit dan saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang harganya terangkat Rp30, atau 1,2%, menjadi Rp2.440 per unit.
Sementara itu, saham-saham LQ45 yang masuk dalam kategori top losers pada pagi ini adalah saham PT Hanson International Tbk (MYRX) yang turun Rp2, atau 1,6%, menjadi Rp122 per unit, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang harganya tergerus Rp40, atau 1,2%, menjadi Rp3.180 per unit dan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang harganya susut Rp75, atau 0,7%, menjadi Rp11.275 per unit.***