TOKOIN, Revolusi Masif Pengembangan Industri UMKM Berbasis Blockchain Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Oleh : Asep | Minggu, 19 Mei 2019 - 14:00 WIB

Tokoin ingin menunjukan tekad dan semangatnya dalam memberikan dukungan pada penopang utama perekonomian Indonesia yakni MSME
Tokoin ingin menunjukan tekad dan semangatnya dalam memberikan dukungan pada penopang utama perekonomian Indonesia yakni MSME

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kuatnya pondasi sektor riil perekonomian dalam negeri telah dibuktikan UMKM lokal dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian nasional. Namun, mayoritas UMKM di Indonesia belum sepenuhnya sadar akan pentingnya manajemen bisnis yang professional, transparan, dan menguntungkan dan membuat UMKM Nasional dapat mandiri dan berdaya saing, baik secara kapasitas bisnis, maupun kelembagaannya.

Sebagai platform yang menawarkan kemudahan akses bagi UMKM dalam mendapatkan pendanaan dari berbagai institusi finansial, Tokoin, platform pencatatan digital berbasis teknologi blockchain semakin agresif mengakselerasi UMKM dengan menggandeng para mitra dari institusi bisnis untuk turut serta meningkatkan perekonomian negara.

Sejak dilakukan sosialisasi atau roadshow di 16 Kota di Indonesia, kini TOKOIN tampil dalam acara Grand Launching 2019. Mengusung tema “The golden Era of MSME Massive Revolution”, Tokoin ingin menunjukan tekad dan semangatnya dalam memberikan dukungan pada penopang utama perekonomian Indonesia yakni MSME.

UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian Indonesia, selama ini terkendala oleh buruknya manajemen dan administrasi usaha, banyak pengeluaran dan pemasukan yang tidak tercatat, serta tak cakap menghitung harga pokok produksi secara cermat, dan mengalkukasi profit secara real time.

Menyadari hal tersebut,  TOKOIN memberikan solusi yang mudah, hasil yang optimal dan dapat dipantau secara realtime. Apalagi, peran strategis UMKM dapat menyumbangkan 60,3% pendapatan atas Produk Domestik Bruto (PDB) dan 97% atas tenaga kerja nasional.

Kendati demikian, UMKM masih belum bisa lepas dari permasalahan yang sedari dulu menghambat laju pertumbuhan bisnisnya. Sebanyak 40% UMKM di negara berkembang belum terakses bantuan dari lembaga-lembaga finansial. UMKM kesulitan untuk mendapatkan bantuan pendanaan dari instansi-instansi finansial.

“Dilandasi oleh fakta tersebut, Tokoin membangun sebuah platform untuk membantu UMKM mengakselerasi bisnisnya. Lewat implementasi teknologi blockchain, UMKM difasilitasi untuk membangun kredibilitas usaha valid, yang tak diragukan oleh pihak institusi keuangan non-bank, oleh karenanya tidak akan ada lagi “trust issue” yang selama ini menghambat akselerasi UMKM di negara2 berkembang.” Demikian jelas Reiner Rahardja, selaku CEO Tokoin.

Blockchain memfasilitasi UMKM untuk mencatat transaksi bisnisnya sebagai data berharga secara runut dan akurat, menyimpannya dan memungkinkan skema monetisasi pada data tersebut secara efektif. Lebih dari sekadar skema bisnis, Tokoin memungkinkan UMKM jadi lebih tepercaya dan kredibel dalam mengakses bantuan-bantuan solusi bisnis dari berbagai lembaga finansial.

Menjanjikan berbagai manfaat terapan teknologi blockchain, Tokoin juga menjanjikan adoption rate yang tinggi atas platform yang kini sedang dikembangkan. Dalam hal ini, kerjasama strategis dengan platform marketplace yang sudah berdiri menjadi langkah awalnya. Di Indonesia, kerja sama strategis Tokoin yang pertama kali terjalin dengan Ralali.com, platform B2B marketplace terbesar di Indonesia.

Tokoin juga telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Perdagangan, sebagai platform digital yang memiliki gagasan mendukung perekonomian negara lewat UMKM. Kementerian Perdagangan, melalui Kepala Subdit untuk Amerika dan Eropa, Bachtiar Pangaribuan, “TOKOIN adalah solusi pengembangan bisnis UMKM di Indonesia, mari kita kembangkan produk lokal dengan aplikasi Tokoin,” katanya saat memberi sambutan dalam acara Grand Launching.

CEO Tokoin, Reiner Rahardja mengatakan, “Kami yakin bahwa inklusi ekonomi akan tercipta dengan kemitraan bisnis yang berpihak pada kinerja UMKM. Tokoin akan menjadi penghubung UMKM dengan institusi yang bisa menyediakan fasilitas pengembangan bisnis”.

Melalui kesamaan visi, TOKOIN juga beerjasama dengan beberapa partner bisnis demi penguatan eksistensinya di pasar, dalam hal ini TOKOIN didukung oleh Shuttle One, project terbaik dari Singapore, untuk membantu UMKM di Indonesia dalam mengembangkan usaha mereka. Hongzhuang Lim, CEO dari Shuttle One Pte Ltd & XSQ Digital Pte Ltd mengatakan terkait teknologi yang akan menjadi basis platform Tokoin selain itu, Tokoin juga menggandeng Ralali.com, Pasar Polis dan Sahabat UMKM yang  menandai komitmen untuk kerja sama jangka panjang mengakselerasi UMKM Indonesia agar bersaing dan bisa menjadi pemain di pentas dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Harjunot Ali

Sabtu, 21 September 2019 - 21:00 WIB

Harjunot Ali Kembali Main Film Horor

Harjunot Ali dikenal sebagai bintang film drama mumpuni. Kalau kemudian Harjunot mau terlibat di film genre horor, karena ia melihat dari sutradara dan rumah produksi yang menggarapnya.

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Sabtu, 21 September 2019 - 18:00 WIB

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Ikatan Guru Indonesia(IGI) memberikan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia 2019” (API 2019) sebagai wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi bagi dunia pendidikan oleh pejabat…

Penjualan perdana OPPO A9 2020

Sabtu, 21 September 2019 - 17:41 WIB

OPPO Lakukan Penjualan Perdana Perangkat Teranyar A9 2020 di Bekasi

Setelah resmi diperkenalkan pada 17 September 2019 kemarin, OPPO melakukan penjualan perdana perangkat A9 2020 di enam kota yakni Bekasi, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Medan dan Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya seusai meluncurkan masterplan pengembangan wisata religi di Kecamatan Tanara

Sabtu, 21 September 2019 - 17:40 WIB

Menpar Luncurkan Masterplan Pengembangan Wisata Religi di Kecamatan Tanara

Masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, seiring dengan diluncurkannya rencana induk tersebut.

H. Priyadi Abadi, MPar Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) paling kiri

Sabtu, 21 September 2019 - 17:11 WIB

Halal Tour Jamin Makanan dan Waktu Ibadah ke Luar Negeri

Jakarta -- Kenapa harus Halal Tour? Sebuah pertanyaan yang untuk sebagian orang akan merasa kurang nyaman menyebutnya, kenapa harus halal? Tapi bagi umat Islam, persoalan halal menjadi penting…