Lima Cara Cermat Mengelola THR

Oleh : Lydia Nurjanah | Jumat, 17 Mei 2019 - 14:09 WIB

Mata uang Rupiah (Foto Ist)
Mata uang Rupiah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Salah satu hal yang paling ditunggu oleh pegawai menjelang Lebaran adalah Tunjangan Hari Raya atau THR. Dengan adanya THR diharapkan semua kebutuhan saat Lebaran dapat terpenuhi. Tahun ini, pemberian THR jatuh pada akhir bulan atau berdekatan dengan gaji bulanan. Kalau tidak dikelola dengan baik dapat berisiko gaji ikut habis bersama dengan THR, sementara gajian bulan berikutnya masih lama.

 Lalu bagaimana cara mengelola THR dan gajian bulan ini yang diterima hampir bersamaan?

 Pisahkan langsung uang gaji dan THR. Masih ada kebutuhan satu bulan ke depan yang perlu dibiayai. Usahakan menyimpan gaji untuk kebutuhan hidup bulanan tersebut. Dan untuk THR, sesuai namanya Tunjangan Hari Raya, gunakan THR untuk kebutuhan saat Lebaran. Agar tidak kebablasan, buat daftar pengeluaran uang saat Lebaran dan strict menggunakan THR untuk pengeluaran tersebut. 

 Apa saja pengeluaran menjelang lebaran?

 1. Zakat Kewajiban pokok umat muslim saat Ramadan adalah membayar zakat, terutama zakat fitrah. Zakat fitrah wajib hukumnya untuk setiap muslim, termasuk anak-anak. Zakat fitrah dapat diberikan dalam bentuk beras atau uang. Apabila dinominalkan maka hitungannya zakat fitrah adalah 3,5 liter x harga beras di pasaran per liter. Contoh, jika harga beras di pasar rata-rata Rp. 10.000,- per liter, maka zakat fitrah yang harus dibayar per orang adalah sebesar Rp. 35.000,-. Selain zakat fitrah, ada baiknya kita juga membayar zakat maal atau zakat harta. Meskipun zakat harta dapat dibayarkan kapan saja ketika sudah lewat dari 1 tahun dan terpenuhi minimum nominalnya, kita dapat memperoleh pahala berlipat ganda apabila membayar zakat harta di bulan Ramadan.

 2. THR Pihak Ketiga Selama ini tentu kita bersinggungan dengan banyak orang, baik di kantor mau pun di area perumahan tempat kita tinggal. Ada banyak orang yang membantu kita, mulai dari asisten rumah tangga, petugas kebersihan, satpam, pengemudi, dan sebagainya. Mereka tentu juga mengharapkan mendapatkan THR dari kita. 

 3. Biaya Lebaran Lebaran adalah momen bersilaturahmi antar sanak saudara, tetangga dan sahabat. Ada baiknya kita mempersiapkan makanan dan minuman untuk menyambut tamu yang berkunjung ke rumah kita. 

Bagi sebagian orang dan keluarga, ada tradisi lebaran untuk memberikan angpao kepada anak-anak atau remaja. Bedakan besar uang yang diberikan sesuai dengan umur atau jenjang pendidikannya. Seperti untuk balita, TK, SD, SMP, SMA, atau kuliah karena berbeda kebutuhan dan kemampuan mengelola uangnya.  Kita juga dapat memberikan angpao dengan melihat pada tingkat ekonomi mereka. Anak yang kurang mampu dapat kita lebihkan dengan tujuan meringankan beban orang tuanya. Untuk kebutuhan membeli baju baru, jangan mengeluarkan uang terlalu berlebihan hanya untuk membeli pakaian baru. Seringkali pakaian lebaran hanya dipakai beberapa kali saja. Anda dapat menggunakan baju yang sudah ada dengan melakukan modifikasi seperti menambahkan aksesoris agar terlihat baru. Apabila mendesak harus membeli pakaian baru, tentukan bujet belanja pakaian untuk anda mau pun keluarga anda. Maksimalkan semua tawaran promo atau diskon belanja yang ada. Namun jangan gelap mata, dan hanya membeli yang betul-betul diperlukan.

 4. Mudik/Mengisi Liburan Lebaran tahun ini bersamaan dengan berakhirnya ujian akhir sekolah, tentu bagi yang sudah berkeluarga ingin menghabiskan libur lebaran dengan mudik atau berjalan-jalan bersama keluarga. Pengeluaran mudik atau liburan ini lah yang kemungkinan menghabiskan sebagian besar atau bahkan seluruh THR anda. Untuk mensiasatinya, apabila anda pergi menggunakan tiket pesawat, kereta api, atau bus, pesan tiket jauh-jauh hari atau saat ada promo. Beberapa situs tiket online memberikan potongan harga. Anda juga dapat membayar dengan menggunakan kartu kredit yang memberikan promo cicilan 0% agar tidak terlalu berat. Apabila anda mudik dengan membawa kendaraan pribadi, pastikan kondisi kendaraan layak menempuh perjalanan jauh.  Siapkan dana darurat untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan mendesak saat perjalanan.

 5. Biaya Infal ART Sebagian besar rumah tangga di Indonesia menggunakan jasa Asisten Rumah Tangga atau ART. Ketika menjelang Lebaran, hampir semua ART juga akan pulang kampung untuk merayakannya dan baru akan kembali seminggu setelah Lebaran. Kepulangan ART ini tentu membuat anda kerepotan mengurus rumah tangga terlebih yang memiliki anggota keluarga banyak sehingga menggunakan tenaga infal atau ART temporer sebagai pengganti sementara. Biaya infal ART ini lebih mahal dari biasanya, bahkan apabila anda menggunakan yayasan atau penyalur ART akan dikenakan tambahan biaya administrasi.  Siasati dengan mempersiapkan dari jauh hari dan bandingkan biaya antar yayasan. Sebagai alternatif, anda dapat menggunakan jasa pembersih rumah online dengan biaya perjam atau menggunakan jasa cuci baju dan setrika kiloan yang tentunya lebih hemat. Untuk tugas lainnya dapat dikerjakan gotong royong sesama anggota keluarga.

 Itu lah lima pengeluaran pokok menjelang Lebaran. Apabila ada sisa uang lebih, dapat anda gunakan untuk ditabung dan diinvestasikan. Yang terpenting, momen utama dari Lebaran yaitu bersilatuhrami bersama keluarga dapat tercapai.  Semoga libur Lebaran anda menyenangka

Lydia Nurjanah, Otoritas Jasa Keuangan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Duta Pertiwi Nusantara

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:40 WIB

Juni 2019, Duta Pertiwi Nusantara Tentukan Besaran Dividen

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menyebutkan untuk tahun buku 2018 Perusahaan belum memutuskan berapa jumlah dividen yang akan dibagikan, penentuannya pada saat RUPS bulan Juni 2019.

Plang Duta Pertiwi Nusantara Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:17 WIB

2019, Duta Pertiwi Nusantara Optimis Tumbuh

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk memproyeksikan Pendapatan Tumbuh mencapai Rp115 miliar dengan laba bersih Rp9 miliar. Pendapatan bersih pada tahun 2018 sebesar Rp 143,38 miliar. Jumlah…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 15:05 WIB

Peran Industri Daur Ulang Dorong Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran industri daur ulang atau recycle industry.

Siswa SD yang mendapatkan beasiswa BRI

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:25 WIB

Dukung Pemerataan Pendidikan, BRI Gelar Beasiswa Indonesia Cerdas

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli di bidang pendidikan. Sepanjang triwulan…

Banjir Sulteng

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:05 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Banjir di Sulawesi Tenggara

Bantuan tanggap darurat disalurkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi pengungsian…