Brand JOMOO Resmi Memasuki Pasar Sanitary Indonesia

Oleh : Amazon Dalimunthe | Sabtu, 11 Mei 2019 - 08:15 WIB

Brand JOMOO Resmi Memasuki Pasar Sanitary Indonesia (Foto AMZ)
Brand JOMOO Resmi Memasuki Pasar Sanitary Indonesia (Foto AMZ)

INDUSTRY.co.id - Jakarta -- Perusahaan perlengkapan kamar mandi  merek JOMOO hadir di Indonesia. Produsen berskala internasional, asal Tiongkok ini menawarkan berbagai produk eksklusif  sanitary ware; berkualitas tinggi.

Produk JOMOO meliputi seluruh produk kamar mandi dan dapur, termasuk smart toilet, keran, shower set, shower screen, bak mandi, produk sensor, dan berbagai produk lainnya.

Kehadirannya di Indonesia ditandai dengan pengumuman publik, serta penanda tanganan kerjasama strategis yang diwakili Li Wanpeng selaku General Manager JOMOO Indonesia, dan Will Weng Wakil Presiden Gree Indonesia.

“JOMOO Indonesia dan GREE Indonesia akan menjalin kerjasama strategis jangka panjang di pasar Indonesia. Berbagai kesiapan telah kami dilakukan, antara lain kesiapan produk berkualitas tinggi untuk pelanggan dan proyek di Indonesia,” terang Li Wanpeng, General Manager JOMOO Indonesia, pada acara Opening & Brand Launching JOMOO, yang berlangsung di Ritz Carlton Hotel - Pacific Place, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.

Hadir di acara tersebut Mr. Gao Tianyu, Sekretaris kedua Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina di Republik Indonesia. Lin Sinan, Wakil Ketua JOMOO Group, Tang Honglei, Direktur Direksi PT. JHome, Mr. Wu Rui, Manajer Umum Gree Indonesia, Himawan Tjahyadi, General Manager PT. Bersama Vialli Jaya, Mr. Chen Shudeng, General Manager PT. Luas Sukses Abadi, dan perwakilan dari banyak perusahaan Indonesia. Juga hadir para perancang pemenang penghargaan asal Jerman, pengusaha pengembang properti di Indonesia.

Pada saat yang sama, juga diadakan acara pemotongan pita besar, di showroom JOMOO Indonesia yang berlokasi di kawasan Fatmawati Jakarta Selatan. “Sebagai showroom andalan JOMOO di Indonesia, ini mencakup produk Full-line dari JOMOO dan dapat menyediakan solusi One-Stop dapur dan Bath untuk pelanggan,” terang Li Wanpeng.

Menurut Li Wanpeng, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia berada dalam pelukan laut dan memiliki hubungan yang erat dengan air.  “JOMOO berada dalam industri yang berhubungan dengan air. Kami terus meningkatkan dan berinovasi untuk membuat hubungan antara orang dan air yang lebih baik. Menyesuaikan hubungan antara manusia dan kesehatan,’ ujarnya.

JOMOO adalah merek terkemuka peralatan dapur dan kamar mandi dengan pola distribusi yang terintegrasi, antara riset dan pengembangan _(research & development)_, manufaktur, penjualan dan layanan. Produknya telah dijual ke lebih dari 80 Negara dan wilayah. Memiliki showrooms khusus di lebih dari 50.000 toko retail, dengan tenaga pelayanan lebih dari 80.000 orang di seluruh dunia.

“JOMOO adalah pemasok eksklusif _sanitary ware_ untuk stadion utama Olimpiade Musim dingin tahun 2022,” kata Johann Duck, Design Director of JOMOO European Operation Center, dalam presentasinya.

JOMOO terus melakukan inovasi karena melihat dampak positifnya terhadap kinerja bisnis. Inovasi, kata Johann Duck, menjadi inti strategi di JOMOO. “Kami memiliki 16 laboratorium, 8 pusat penelitian global yang berbasis di Jerman, Amerika, dan Cina. Hampir 3000 paten dan tim lebih dari 2000 profesional, dan menginvestasikan lebih 5% dari pendapatan penjualan dalam penelitian dan pengembangan tahunan,” ujarnya.

JOMOO merupakan anggota German Design Council dan telah dianugerahi sejumlah penghargaan desain terkemuka secara global. Termasuk mendapat penghargaan 21 iF Design Awards, 21 Red Dot Design Awards, 3 German Design Awards dan German ICONIC Award.

Kemitraan strategis jangka panjang dibangun antara JOMOO dan tim global kelas atas. Kerjasama terjalin antara lain dengan Siemens, IBM, Huawei, Giugiaro desain dari Turin Italia, dan Patrick Leung Design Firm, Dirk Schumann, Paolo Cesaretti.

JOMOO mewarisi semangat desain Eropa, standar manufaktur Jerman, dan teknologi canggih dari Amerika, Cina, Jepang, Korea, dan Negara lainnya. JOMOO juga memprioritaskan aspek kesehatan dan produk yang lebih manusiawi ke dalam desain inovatifnya.

Menandai JOMOO resmi memasuki pasar Indonesia, Sekretaris kedua Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina di Republik Indonesia, dan sejumlah pejabat JOMOO Group, serta pengusaha rekanan, bersama-sama menekan tombol menyalakan visual logo JOMOO. Hal ini menjadi simbol dimulainya babak baru dari dapur cerdas dan mandi hidup dari JOMOO untuk pelanggan Indonesia. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bank BTN akan menjaga laju bisnis perseroan tetap on track hingga akhir 2019

Senin, 19 Agustus 2019 - 14:56 WIB

Aset BTN Tumbuh Tertinggi di Antara 15 Bank Besar

akarta-Bisnis PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. yang terus melaju positif sukses mengantarkan perseroan mencatatkan diri sebagai bank dengan pertumbuhan aset tertinggi di antara 15 entitas…

Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen, saat paparan publik

Senin, 19 Agustus 2019 - 14:55 WIB

Telkom Ikuti Proses Tender BTS Menara Indosat

Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sedang mengikuti proses tender (Base Tranceiver Station/BTS) dari PT Indosat TBK (ISAT).

Arc by Crown Group

Senin, 19 Agustus 2019 - 14:30 WIB

Dua Menara Megah Crown Group Sabet Penghargaan Bergengsi dalam UDIA NSW Awards 2019

Pengembang properti terkemuka di Australia, Crown Group berhasil meraih penghargaan bergengsi untuk dua proyek huniannya di Sydney pada perhelatan UDIA NSW Awards for Excellence 2019, akhir…

Suryadi Willim, Marcomm Manager Evercoss

Senin, 19 Agustus 2019 - 13:41 WIB

Evercoss Optimis Validasi IMEI Berdampak Positif Terhadap Pertumbuhan Industri Ponsel Tanah Air

EVERCOSS brand smartphone nasional yang masih eksis di pasaran optimis terhadap rencana validasi IMEI akan berdampak positif terhadap industri smartphone tanah air.

Said meminta pemerintah agar mengurungkan niatnya membuat kebijakan tax amnesty jilid II ini

Senin, 19 Agustus 2019 - 12:53 WIB

Wakil Banggar DPR RI Meminta Pemerintah Menyiapkan Grand Strategi Mengantisipasi Dampak Perang Dagang AS dan China

Jakarta-Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah memperkirakan tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih belum mereda sebagai dampak dari kondisi ekonomi global yang belum membaik.