Masyarakat Akan Usir LSM Penolak PLTA Batangtoru

Oleh : Wiyanto | Senin, 29 April 2019 - 20:16 WIB

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan
Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

INDUSTRY.co.id

Medan – Masyarakat Tapanuli Selatan menyatakan solid mendukung pembangunan PLTA Batangtoru. Keteguhan hati ini mereka sampaikan mengingat pembangunan proyek pembangkit listrik berkapasitas 510 MW yang juga menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut akan meningkatkan taraf hidup mereka.

"Kami dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Sipirok, Marancar dan Batangtoru (Simarboru) sudah membuat tandatangan dukungan agar proyek tersebut tetap jalan," kata Tokoh masyarakat yang juga menjadi Ketua Paguyuban Peduli Lingkungan Hidup Simarboru, Abdul Gani Batubara, Senin (29/4/2019).

Abdul Gani menjelaskan, seluruh masyarakat di sana sangat menginginkan peningkatan kesejahteraan dari sisi ekonomi. Pembangunan PLTA Batangtoru menurut mereka akan menjadi salah satu stimulus untuk mendorong hal tersebut. Karenanya mereka sangat menentang munculnya pihak-pihak seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berupaya untuk menggagalkan proyek tersebut.

"Kami disini tetap solid, kami akan tetap menolak apa yang disampaikan LSM Walhi yang mengatakan pembangunan tersebut merusak lingkungan, membunuh orangutan dan macam-macam alasan lainnya," ujarnya.

Disebutkannya, masyarakat sudah ratusan tahun menempati wilayah tersebut, mereka sama sekali tidak melihat adanya ancaman kepunahan terhadap orangutan. Dalam aktivitas keseharian di perkebunan, mereka kerap bertemu dengan orangutan, namun tidak pernah saling mengganggu. Selain itu luasnya hutan yang ada di Batangtoru mereka yakini tidak akan membuat habitat orangutan tersebut terganggu dengan lokasi proyek pembangunan sumber energi listrik ramah lingkungan tersebut. Karena itu, masyarakat menurutnya sudah sangat berang dengan isu perusakan lingkungan yang terus digaungkan Walhi Sumut yang menurut mereka dibonceng pihak asing sebagai pendana.

"Sudah tahu kita Walhi itu didanai PanEco sama YEL (Yayasan Ekosistem Lestari). Padahal beberapa tahun lalu, mereka juga sudah ada di sini dan tahunya mereka kalau proyek itu tidak merusak lingkungan. Mereka pura-pura nggak tahu saja," katanya.

Belakangan ini kata Abdul Gani, pihaknya mendapat informasi bahwa beberapa LSM lain seperti SOCP-OIC (Sumatera Orangutan Conservation Program-Orangutan Information Centre) turut bergabung dengan YEL dan Walhi memfasilitasi sejumlah pihak datang Batangtoru. Hal ini membuat masyarakat semakin berang karena menilai isu yang dihembuskan merupakan hal yang sangat tidak masuk akal.

"Makanya kami sudah bentuk tim mau menghadang biar jangan masuk. Andaipun masuk tetap kami kawal, sudah kami siapkan orang-orang. Kami makin solid masyarakat di sini," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OVO Dukung Edukasi Penggunaan QRIS di Cirebon

Rabu, 13 November 2019 - 09:30 WIB

OVO Dukung Edukasi Penggunaan QRIS di Cirebon

OVO, platform pembayaran digital terdepan di Indonesia senantiasa berperan aktif dalam mendukung inisiatif Bank Indonesia untuk mempercepat penetrasi ekonomi digital di kalangan UMKM, dengan…

JDMU SELECTION #2019

Rabu, 13 November 2019 - 09:00 WIB

Menata Masa Depan Tari Indonesia JDMU SELECTION #2019

JDMU Selection merupakan kelanjutan dari JDMU Reguler .JDMU Reguler adalah pertemuan antar komunitas tari di Jakarta tersebut diharapkan menghasilkan karya-karya baru lewat pertunjukan yang…

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

Rabu, 13 November 2019 - 08:30 WIB

Pelindo 1 Lhokseumawe Ekspor Perdana CPO ke India

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Lhokseumawe melakukan kegiatan ekspor perdana komoditas Crude Palm Oil (CPO) sebanyak 5.442 Metrik Ton yang akan dikirimkan ke Pelabuhan…

OttoPay jalin kerja sama dengan aplikasi pembayaran digital dari Bank

Rabu, 13 November 2019 - 08:20 WIB

Permudah Transaksi, OttoPay Jalin Kerja Sama dengan Aplikasi Pembayaran Digital dari Bank

Aplikasi pembayaran non tunai, OttoPay menjalin kerja sama dengan berbagai bank yang memiliki aplikasi pembayaran digital.

Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian

Rabu, 13 November 2019 - 08:02 WIB

Mentan SYL Lawan Alih Fungsi Lahan Pertanian Dengan Insentif

Jakarta - Adanya kecenderungan meluasnya alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian saat ini, telah menyebabkan susutnya lahan pertanian secara progresif. Sejatinya pemerintah telah memiliki…