INDUSTRY.co.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 3 poin, atau 0,1 persen, ke posisi 5.389,50 pada perdagangan Rabu (01/03/2017) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin pada level 5.386,69.
 
Kenaikan IHSG pada sesi pembukaan tersebut ditopang oleh kenaikan harga 77 saham. Selain itu, terdapat 408 saham yang harganya turun dan sebanyak 91 saham yang harganya stagnan serta ada 359 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
 
Total nilai transaksi saham di BEI tercatat sebesar Rp127 miliar dengan total volume transaksi sebanyak 199 juta unit saham. Investor asing mencatat aksi beli bersih saham (net selling) senilai Rp10 miliar dengan volume transaksi sebanyak 1 juta unit saham.
 
Kenaikan IHSG pada sesi pembukaan perdagangan pagi ini juga ditopang oleh kenaikan indeks sektoral yang dipimpin oleh indeks pertanian yang meningkat 0,43 persen menjadi 1.845. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing naik 0,25 persen. Dari 10 indeks sektoral yang ada di BEI, hanya indeks sektor keuangan yang mengalami penurunan. Indeks tersebut turun 0,21 persen menjadi 829.
 
Saham-saham yang mengalami kenaikan harga yang cukup besar dan termasuk dalam kategori top gainers adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang harganya terkerek Rp15, atau 2 persen, menjadi Rp760 per unit, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang harganya terangkat Rp300, atau 1,2 persen, menjadi Rp24.950 per unit dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang harganya meningkat Rp175, atau 1,2 persen, menjadi Rp15.125 per unit.
 
Adapun saham-saham yang masuk ke dalam kategori top losers adalah saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang harganya susut Rp875, atau 6,4 persen, menjadi Rp12.775 per unit, saham PT PP Property Tbk (PPRO) yang harganya tergerus Rp4, atau 1,2 persen, menjadi Rp324 per unit dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang harganya turun Rp75, atau 1,2 persen, menjadi Rp6.175 per unit. ***