Pestisida Nabati Perbaiki Kualitas Lahan

Oleh : Wiyanto | Kamis, 28 Maret 2019 - 07:36 WIB

Pestisida
Pestisida

INDUSTRY.co.id

Brebes – Pengedar pestisida palsu yang beroperasi di Kabupaten Brebes ditangkap Satuan Reskrim Polres Brebes pada kemarin, Selasa (27/3). Pelaku berinisial SN (48) warga Desa Kejagan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto dan SY (48) warga Desa Pesaren Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang terciduk bersama 1.031 botol kemasan obat palsu berbagai merek.

Pelaku disinyalir telah lama berprofesi sebagai pengedar pestisida palsu yang meresahkan petani bawang merah di Brebes. Modus operandi para pelaku yaitu dengan menjual obat palsu tersebut di Brebes lebih murah, dengan selisih harga 20 sampai 30 persen dari produk aslinya.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI) Juwari, yang hadir saat gelar alat bukti usai penangkapan pengedar pestisida palsu mengaku lega dan puas atas kinerja Kepolisian yang bergerak cepat menangkap pelaku. Mereka ini sudah sangat meresahkan dan merugikan petani.

Menurutnya, petani bawang merah siang malam berjuang mengamankan tanamannya dari serangan hama dan penyakit. Petani bahkan terpaksa membeli pestisida berapapun harganya demi menyelamatkan tanamannya.

"Perbuatan pemalsuan pestisida tak hanya merugikan petani namun berpotensi merusak alam karena tidak jelas apa isinya," ujar Juwari.

Karena itu, Juwari yang memewakili para petani bawang merah meminta agar aparat kepolisian bertidak tegas pada pelaku pengoplos pupuk dan pestisida serta pemalsuan produk agar ada efek jera dan tidak main-main lagi dengan petani.

"Usut tuntas, kasih sanksi yang berat biar kapok” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang merangkap sebagai Ketua Champion Bawang Merah Nasional ini mengatakan penggunaan pestisida di kabupaten Brebes cenderung meningkat sehingga berpotensi dimanfaatkan para pelaku dengan mengedarkan pestisida palsu berbagai merk yang tidak memiliki khasiat apa-apa. Persaingan antar produsen atau distributor pestisida juga semakin sengit.

"Untuk itu saya mengingatkan agar petani tidak tergiur harga murah, cek benar apakah merek tersebut terdaftar di Kementerian Pertanian, kenali distributornya," ujarnya.

"Kalau mau pakai pestisida kimia, harus benar-benar teliti dan hati-hati sebelum membeli. Tanyakan ke petugas penyuluh, dinas atau setidaknya ke ketua kelompoknya," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, mengaku senang sekaligus prihatin dengan berita penangkapan pengedar pestisida palsu di Brebes. Kementerin Pertanian tentunya mengapresiasi kinerja Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas para pelaku beserta jaringannya yang jelas telah menipu dan merugikan petani ini.

"Selama ini mereka menyangka tidak bakal ditangkap, aman-aman saja. Alhamdulillah bisa ditangkap,” ungkapnya.

Suwandi menegaskan pihaknya tak henti-hentinya mengajak petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Caranya dengan menerapkan prinsip pengendalian hama terpadu ramah lingkungan.

"Ini pembelajaran untuk kita semua, ayo mulai sekarang petani bersama petugas saling bahu membahu menerapkan budidaya yang lebih ramah lingkungan. Gunakan pestisida nabati, toh bisa dibuat sendiri kok. Bahan bakunya melimpah, ada di sekitar kita. Selain ramah lingkungan juga lebih hemat biayanya," tegasnya.

Suwandi menjelaskan penggunaan bahan organik dan pestisida nabati akan berdampak positif untuk perbaikan kualitas lahan, mengefisienkan biaya produksi dan memperbaiki mutu produk bawang merah. Pihaknya pun telah melarang uang APBN digunakan untuk membeli pestisida kimia.

“Silakan kalau untuk membeli pengendali ramah lingkungan dan pupuk hayati, agar petani tidak tergantung dengan pestisida kimia” tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut IPCC Chiefy Adi Kusmargono saat peremian cafe di Tanjung Priok

Kamis, 25 April 2019 - 12:50 WIB

IPCC Kini Punya Cafe di Pelabuhan

Jakarta – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk / IPC Car Terminal (IPCC) mempunyai kantin/kafe perdana yang bernuansa milenial dan instagramable di tengah hiruk pikuk area pelabuhan untuk para…

Ilustrasi angkatan muda Partai Golkar. (Romeo Gacad/AFP)

Kamis, 25 April 2019 - 11:55 WIB

Ini 5 Caleg Kaltim Berpotensi ke Senayan

Partai Golkar menduduki posisi teratas perolehan suara sementara pileg daerah pemilihan Kaltim tahun 2019.m

OPPO F11 Pro Avengers

Kamis, 25 April 2019 - 11:39 WIB

OPPO Gandeng Marvel Studio Luncurkan F11 Pro Avengers: Endgame Edisi Terbatas

OPPO mengumumkan kerja sama dengan Marvel Studios yang memproduksi film Avengers: Endgame untuk meluncurkan edisi terbatas F11 Pro Avengers. Produk eksklusif ini akan menghadirkan pengalaman…

Ramadhan Buffet Millennium Hotel

Kamis, 25 April 2019 - 11:06 WIB

Berbagi Keindahan Semangat Ramadhan bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

Menyambut datangnya bulan suci penuh berkah yang menjadi perayaan penting bagi umat Muslim di seluruh dunia ini, Millennium Hotel Sirih Jakarta kembali hadir dengan berbagai penawaran promo…

Perkenalan jajaran direksi BGR Logistics

Kamis, 25 April 2019 - 10:49 WIB

Kementerian BUMN Lakukan Perubahan Susunan Direksi BGR Logistics

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini M. Soemarno, dalam lRapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, melakukan perubahan susunan direksi BGR Logistics…