MRT JAKARTA, KARYA BESAR ANAK BETAWI

Oleh : Joko Intarto | Minggu, 24 Maret 2019 - 09:40 WIB

Joko Intarto
Joko Intarto

INDUSTRY.co.id - Jakarta mengukir sejarah baru. Dalam bidang transportasi massal. Setelah penantian panjang selama 34 tahun. Pagi ini, 24 Maret 2019, moda transportasi berbasis rel yang modern itu diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo.

Saya belum sempat mencobanya. Dan mungkin belum akan naik dalam waktu dekat ini. Tapi saya sudah melihat stasiunnya yang bagus. Di Jalan Sudirman. Dekat Semanggi. 

Untuk itu, saya harus memberi selamat dan penghargaan yang tinggi kepada tokoh di balik kehadiran moda transportasi modern Jakarta: Dr Ir H Fauzi Bowo. Anak Betawi asli. Mantan Gubernur DKI. 

Fauzi Bowo-lah orang di balik kehadiran MRT Jakarta. Dari pendirian perusahaan, pembiayaan proyek, desain, Amdal, lahan hingga pembangunan konstruksi. Hanya karena gagal terpilih menjadi gubernur lagi, bukan Fauzi Bowo yang manggung dalam peresmian hari ini.

Jajak digital tentang kiprah Fauzi Bowo dalam membangun MRT sangat mudah ditemukan. Googling saja. Atau baca website resminya www. Jakartamrt.co.id. Dijamin tidak hoax dan tanpa bau kampanye.

MRT Jakarta sudah digagas sejak tahun 1985. Atau 34 tahun lalu. Namun langkah konkritnya baru dimulai tahun 2005, setelah presiden menetapkan MRT Jakarta sebagai proyek nasional.

Setahun kemudian (2006), dilakukan penandatanganan pembiayaan antara Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Kyosuke Shinozawa dan Duta Besar Indonesia untuk Jepang Yusuf Anwar. JBIC kemudian mendesain dan memberikan rekomendasi studi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Disetujui pula kesepakatan antara JBIC dan Pemerintah Indonesia, untuk menunjuk satu badan yang mengorganisasi penyelesaian proyek MRT ini. Pemda DKI merespon dengan mendirikan perusahaan operator PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta pada tahun 2008. Pemegang saham PT MRT Jakarta adalah Pemprov DKI (99,98%) dan PD Pasar Jaya (0,02%).

JBIC kemudian melakukan merger dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). JICA bertindak sebagai tim penilai. JBIC selaku pemberi pinjaman. 

Dalam jadwal yang dibuat JICA dan MRT Jakarta, desain teknis dan pengadaan lahan dilakukan pada tahun 2008-2009. Sementara pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai tahun 2010 – 2014. Sayangnya, jadwal tersebut tidak terpenuhi. 

Desain proyek memang sudah selesai tahun 2009. Namun tahap pengerjaan konstruksi baru bisa dilakukan pada Oktober 2013 dengan  target selesai tahun 2018. Mestinya bertepatan dengan pelaksanaan Asian Games. MRT fase I memiliki panjang 16 Kilometer. Menghubungkan Bundaran HI dengan Lebak Bulus. Melewati 13 stasiun dan 1 depo. 

Waktu tempuh dari ujung ke ujung, kurang lebih 30 menit. Ada pun jeda keberangkatan kereta satu dengan lainnya adalah 5 menit. Dengan frekuensi tersebut, MRT diperkirakan bisa melayani 16 ribu penumpang per hari.

Berapa taripnya? Dalam siaran Metro TV Sabtu pagi, dilaporkan bahwa para penumpang MRT wajib membeli tiket elektronik. Harganya Rp 15.000 untuk single trip dan Rp 25.000 untuk multi trip. Selama masa ujicoba, penumpang tetap harus menggunakan tiket elektronik tersebut. Namun saldonya tidak akan dikurangi. 

Meski sudah dirilis, harga tiket tersebut sebenarnya masih menyisakan persoalan. Pemda DKI dengan Pemerintah Pusat masih belum sepakat dalam pembagian beban subsidi.  

Pemerintah pusat minta Pemda DKI menanggung seluruhnya. Sementara DPRD DKI tidak setuju kalau beban subsidi ditanggung Pemda DKI sendiri.

Penulis adalah Joko Intarto, Wartawan Senior.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…