Menpar AY: Konektivitas Kunci Sukses Pariwisata Indonesia

Oleh : Herry Barus | Jumat, 22 Maret 2019 - 11:00 WIB

Menteri Pariwisata Arief Yahya
Menteri Pariwisata Arief Yahya

INDUSTRY.co.id -Jakarta - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menegaskan, konektivitas udara menjadi kunci sukses pariwisata Indonesia untuk menjaring kunjungan wisman sekaligus mewujudkan target kedatangan 20 juta wisman ke Indonesia.

Saat berkunjung ke BUMN PT Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara di Indonesia di Jakarta, Kamis (21/3/2019), mengatakan, selama ini konektivitas udara masih menjadi problem mendasar untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air.

“Kunjungan kepada pengelola bandara mempertimbangkan karena otoritas bandara menjadi salah satu faktor kunci kesuksesan atau KSF bagi pencapaian target kunjungan wisman ke Indonesia,” katanya.

Kemudian arus lalu-lintas di sebagian besar bandara Internasional di Indonesia telah melampaui kapasitas, seperti halnya di DPS (Bali) dan CGK (Banten) yang merupakan pintu gerbang utama bagi wisman, juga beberapa bandara lainnya yang banyak diminati wisman, seperti SUB (Surabaya), JOG (Jogja), dan BDO (Bandung).

Kementerian Pariwisata mencatat, data kunjungan wisman yang datang ke Indonesia pada 2017 rata-rata lebih dari 55 persen menggunakan full service carrier, dan sisanya menggunakan low cost carrier (LCC).

Namun, ternyata pertumbuhan FSC rata-rata hanya 12 persen jauh di bawah LCC yang tumbuh rata-rata 21 persen pertahun.

“Untuk itu Indonesia harus mempunyai low cost carrier terminal (LCCT). Secara de facto Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta sudah menjadi LCCT bandara sejak 1 Maret 2019, dan pada 1 Mei 2019 secara de jure Terminal 2F sudah menjadi LCCT,” kata Yahya.

Untuk sarana-prasarana bandara sendiri saat ini sedang terus dikebut. Pembangunan sarana-prasarana baru, di antaranya Bandara Internasional Yogyakarta Baru Airport  (NYIA) yang akan beroperasi pada April 2019 dan beroperasi untuk internasional pada Oktober 2019 akan mendongkrak jumlah pengunjung ke Candi Borobudur.

“Pengoperasian NYIA akan meningkatkan jumlah wisatawan di Borobudur yang semula berkisar 1 juta bisa meningkat mencapai 2 juta orang. Lalu second rapid Exit Taxi Way di Ngurah Rai diharapkan rampung pada Oktober, dampaknya akan menambah jumlah penumpang sampai 39 juta yang saat ini sebanyak 29 juta,” katanya kepada awak media.

Dari sisi maskapai, kata Yahya, tidak kurang dari 40 maskapai (berbendera nasional maupun asing) terbang membawa wisman ke Indonesia.

Terdapat lima maskapai penerbangan besar dengan share international seats capacity terbesar yang pertama adalah AirAsia Group 22 persen, lalu Garuda Indonesia Group 16 persen, Lion Air Group 14 persen, Singapura Airlines Group 10 persen, dan JetStar Group 7 persen yang berkontribusi terbesar dalam membawa wisman ke Indonesia.

“Berkat sinergi kerja bersama pengelola bandara AP1 dan AP2 serta AirNav-lah yang memungkinkan kemampuan bandara di Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta meningkat, sehingga memungkinkan maskapai penerbangan untuk menambah kapasitas kursi internasional,” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 18 September 2019 - 18:15 WIB

Menperin Akui Investasi Korsel Perkuat Struktur Industri Manufaktur RI

Kementerian Perindustrian aktif menarik investor Korea Selatan untuk terus menanamkan modalnya di Indonesia agar bisa memperkuat struktur sektor manufaktur di dalam negeri. Langkah ini juga…

Noesita Indriyani Ketua Panitia Pelaksana HLN ke-74.

Rabu, 18 September 2019 - 18:00 WIB

MKI Dukung Pengembangkan Energi Terbarukan dan Teknologi Terkait Listrik 4.0

Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) mengadakan press conference terkait “Road to HLN”, 20 Hari Menjelang Penyelenggaranaan Acara Hari Listrik Nasional ke-74. Pelaksanaan Press Conference…

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Rabu, 18 September 2019 - 17:12 WIB

Indonesia Fintech Expo 2019 Komitmen Regulator dan Industri Fintech Terhadap Inklusi Keuangan

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) akan menyelenggarakan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 pada tanggal 23 dan 24 September 2019 di…

Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara

Rabu, 18 September 2019 - 17:05 WIB

Kemenperin Tunjuk 10 Perusahaan Jadi Pilot Pendampingan Industri 4.0

Kementerian Perindustrian telah melakukan pendampingan implementasi perdana industri 4.0 kepada 10 perusahaan manufaktur nasional.

Direksi PT Kimia Farma (Persero) Tbk

Rabu, 18 September 2019 - 17:00 WIB

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Kimia Farma (Persero) Tbk

PT Kimia Farma (Persero) Tbk (Kimia Farma) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada Rabu, 18 September 2019. Keputusan RUSPLB menyetujui Penambahan Modal Perseroan…