INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak pada rentang 5.336-5.423 pada perdagangan di akhir Februari 2017 ini dengan kecenderungan menguat.

Dalam laporan riset harian, Selasa (28/02/2017), William Suryawijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities, mengemukakan, optimistis terhadap pergerakan IHSG hari ini didukung oleh adanya optimistis pasar menjelang publikasi data perekonomian domestik yang diprediksi relatif stabil.

William menjelaskan, IHSG hingga kini terus berupaya untuk mempertahankan titik support pada posisi 5.336. Potensi penguatan IHSG terlihat mulai membesar. Kendati demikian, kenaikan tersebut masih belum diikuti oleh aliran dana masuk (capital inflow) ke dalam pasar domestik sehingga IHSG masih rentan terhadap terjadinya penurunan.

William menambahkan, meski demikian, peluang untuk melanjutkan pola uptrend masih terbuka. Jika kondisi tersebut terus-menerus diikuti oleh capital inflow, maka IHSG diperkirakan mampu menembus titik resistensi terdekat 5.423.

Sementara itu, Yuganur Wijanarko, analis PT KGI Sekuritas Indonesia, mengungkapkan, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan menembus titik resistensi baru di posisi 5.410.

Yuganur memaparkan, kendati kenaikan IHSG sering dihambat oleh aksi jual harian, tetapi pergerakannya saa tini tinggal menunggu waktu untuk menembus titik resistensi 5.410. Jika titik resistensi tersebut tercapai, maka itu akan dijadikan IHSG sebagai titik support baru untuk terus merayap naik ke kisaran 5.490-5.550. ***