Bidik Segmen Konsumer, BNI Syariah Jalin Sinergi dengan Sentul City

Oleh : Wiyanto | Senin, 18 Februari 2019 - 07:50 WIB

Direktur PT Izumi Sentul Realty, Ricky Kinanto Teh (kiri) memberikan penjelasan kepada SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (kanan) terkait proyek Apartemen Opus Park.
Direktur PT Izumi Sentul Realty, Ricky Kinanto Teh (kiri) memberikan penjelasan kepada SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (kanan) terkait proyek Apartemen Opus Park.

INDUSTRY.co.id -

Bogor - Melanjutkan pertumbuhan pembiayaan yang positif di awal tahun 2019, BNI Syariah kembali menggandeng developer yakni PT Sentul City Tbk dan PT Izumi Sentul Realty dalam memfasilitasi pembiayaan kepemilikan rumah melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi bersama Direktur Utama PT Sentul City Tbk, Tickey Mabbun Leuterio dan PT Izumi Sentul Realty, Ricky Kinanto The.

Turut hadir Associate Director Sales & Marketing PT Sentul City, Kevin Octavianus bertempat di Sentul City, Bogor.

Dalam rangka ekpansi bisnis konsumer, BNI Syariah menjalin kerjasama dengan berbagai pelaku bisnis diantaranya dengan salah satu developer besar di daerah Bogor, yaitu PT Sentul City Tbk. Perjanjian kerja sama tersebut mengenai penyaluran fasilitas pembiayaan BNI Griya iB Hasanah untuk seluruh proyek yang ada di kawasan Sentul City, termasuk Apartment Shaffron Noble dan Apartment Opus Park yang sedang dikembangkan oleh PT Sentul City Tbk.

Sampai dengan tahun 2018, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan griya sebesar Rp 11,86 Triliun, meningkat sebesar 10,81% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, dengan komposisi pembiayaan perumahan sebesar 41,92% dibandingkan dengan total pembiayaan BNI Syariah. Pada tahun ini pertumbuhan pembiayaan perumahan ditargetkan meningkat sebesar 10%.

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan, Iwan Abdi menyampaikan, Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk mewujudkan impian masyarakat dalam memiliki hunian bagi konsumen yang berkeinginan memiliki rumah idaman yang nyaman dan tentram sesuai prinsip syariah, sehingga Insya Allah berkah.

Untuk pembelian rumah atau apartemen, fasilitas pembiayaan yang digunakan memiliki jangka waktu paling lama 20 tahun, untuk pembiayaan ruko atau rukan jangka waktu maksimal sampai dengan 15 tahun. Sementara untuk fasilitas pembiayaan yang digunakan untuk pembelian tanah paling lama 10 tahun.

Iwan Abdi menambahkan, Melalui BNI Griya iB Hasanah, BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan untuk nasabah dengan maksimum pembiayaan 25 miliar rupiah, angsuran yang tetap, bebas biaya administrasi, bebas biaya provisi, bebas biaya appraisal serta bebas denda. Jangka waktu pembiayaan yang fleksibel sampai dengan 20 tahun untuk nasabah fix-income dan 15 tahun untuk nasabah non fix-income.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

Sabtu, 25 Mei 2019 - 00:25 WIB

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

Aksi sosial MINISO di bulan Ramadhan ajak konsumen berdonasi online untuk para korban banjir Sentani, Jayapura

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

Sabtu, 25 Mei 2019 - 00:13 WIB

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

LIBURAN SEKOLAH PLUIT VILLAGE HADIRKAN KARAKTER DORA DAN BOOTS

Dirut Perum Jamkrindo Randi Anto memberikan santunan Yatim di Jakarta

Jumat, 24 Mei 2019 - 22:42 WIB

Perum Jamkrindo Bagikan Ribuan Paket Sembako dan santunan

Jakarta - Perum Jamkrindo secara rutin melaksanakan kegiatan sosial untuk masyarakat sekitar dalam rangka berbagi berkah pada bulan Ramadan. Selain dilaksanakan di kantor pusat, kegiatan sosial…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 24 Mei 2019 - 19:45 WIB

Kemenperin Terus Bidik Investasi dari Taiwan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus membidik muculnya investasi-investasi baru bidang industri dari Taiwan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Jumat, 24 Mei 2019 - 19:00 WIB

Kemenperin Dorong Kerja Sama Industri 4.0 dengan Taiwan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan teknologi di sektor industri, salah satu upayanya dengan mendirikan Digital Capability Center (DCC).