CAP Gandeng Total Solar untuk Hasilkan Energi Terbarukan

Oleh : Herry Barus | Senin, 21 Januari 2019 - 15:54 WIB

PT Chandra Asri Petrochemical (Foto Dok Tribunnews)
PT Chandra Asri Petrochemical (Foto Dok Tribunnews)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), perusahaan petrokimia terintegrasi yang terbesar di Indonesia, bermitra dengan Total Solar untuk menginstalasi panel surya yang akan menyediakan energi bagi laboratorium, gudang, dan gedung perkantoran CAP di Cilegon, Indonesia.

Total Solar hadir di 130 negara di dunia dan merupakan penyedia energy ramah lingkungan rendah karbon terdepan. Total Solar merupakan salah satu dari perusahaan terkemuka di industri energi ramah lingkungan sejak 2011, dan telah membangun serta mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya di seluruh dunia mulai dari California di Amerika sampai Uni Emirat Arab.

Gavin Adda, CEO Total Solar Asia Tengara menjelaskan, "Chandra Asri, sebagai perusahaan petrokimia terbesar yang tercatat di Indonesia, memimpin dalam menunjukkan bagaimana perusahaan dapat mengambil manfaat dari energi terbarukan untuk menurunkan biaya listrik dan mengurangi emisi karbon. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap keberlanjutan dan kepercayaan diri mereka bekerja dengan para pemimpin surya global. Total berkomitmen untuk mengembangkan kemitraan energy jangka panjang dengan Chandra Asri. "

Investasi panel surya ini adalah bagian dari komitmen CAP dalam menerapkan prinsip-prinsip green manufacturing yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mengurangi emisi karbon dan menghasilkan zero-waste di seluruh rantai nilainya.

"Instalasi panel surya ini akan membantu kami mengurangi hingga 644 ton CO2 per tahun. Kami percaya bahwa izin beroperasi bergantung pada komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di semua operasi bisnis mereka. Kemitraan kami dengan Total Solar akan membantu kami mewujudkan hal itu," kata Erwin Ciputra, Presiden Direktur CAP.

CAP juga telah dievaluasi oleh pihak ketiga yang independen sebagai panutan untuk ISO 26000 karena telah berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip tanggung jawab sosial dengan cara yang diterima dan diakui secara global di bidang-bidang yang penting, seperti menerapkan prinsip operasi yang adil, pencegahan polusi, keterlibatan dan pengembangan masyarakat, dan kesehatan dan keselamatan di tempat kerja.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…

The Museum of Innocence Turki (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:00 WIB

Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi Para Kutu Buku di Hari Buku Dunia

Buku dapat membawa Anda ke tempat-tempat yang baru dan menarik, bahkan dunia yang sama sekali baru. Di Hari Buku Dunia (World Book Day, 23 Maret 2019) kali ini, Agoda akan membawa Anda dalam…

Huawei Undang Penggunanya Ikuti Huawei Next-Image Masterclass

Sabtu, 20 April 2019 - 18:40 WIB

Huawei Undang Penggunanya Ikuti Huawei Next-Image Masterclass

Huawei Indonesia mendorong pengguna memandang dengan lebih luas melalui smartphone mereka lewat HUAWEI Next Image Masterclass

Direktur Kesehatan Hewan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa bertemu produsen obat hewan

Sabtu, 20 April 2019 - 18:24 WIB

Dorong ekspor, Kementan ajak produsen tingkatkan kualitas obat hewan Indonesia

Jakarta - Kementerian Pertanian mengajak seluruh Produsen Obat Hewan Indonesia untuk terus memperluas akses pasar melalui peningkatan kualitas obat hewan dengan penerapan Cara Pembuatan Obat…